My WordPress Blog

Pembunuhan karena sengketa warisan 1 miliar, Yansah tewas ditusuk kerabat

Peristiwa Tragis di Lubuklinggau: Seorang Pria Tewas Ditusuk Kerabatnya

Sebuah kejadian tragis terjadi di wilayah Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Jumat, 10 April 2026. Sugiansyah alias Yansah (36), seorang warga Desa Muara Tiku, Karang Jaya, Kabupaten Muratara, tewas ditusuk oleh kerabatnya sendiri saat sedang meninjau pembangunan rumah barunya. Peristiwa ini diduga dipicu oleh perselisihan warisan senilai Rp1 miliar yang berujung pada perkelahian dan penusukan.

Awal Peristiwa

Pada pukul 16.40 WIB, Yansah bersama anak dan istrinya sedang mengontrol pembangunan rumah baru mereka di RT 05 Kelurahan Batu Urip. Saat itu, pelaku bernama Farid Pardian Mahardika (26) datang dan menanyakan permasalahan uang kepada korban. Dugaan awal menyebutkan bahwa permasalahan ini berkaitan dengan warisan yang diterima Yansah dari orang tuanya.

Kedua belah pihak terlibat dalam cekcok mulut, yang akhirnya memicu perkelahian. Dalam perkelahian tersebut, Farid menusuk Yansah sebanyak lima kali. Anak dan istri korban serta para tukang yang ada di lokasi langsung berteriak meminta bantuan. Warga setempat kemudian berusaha membawa korban ke Rumah Sakit Ar Bunda Lubuklinggau.

Upaya Penyelamatan dan Kematian Korban

Sayangnya, nyawa Yansah tidak berhasil diselamatkan. Setelah dilakukan upaya pertolongan medis, jenazah korban dibawa kembali ke Desa Muara Tiku, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara. Kejadian ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat.

Penangkapan Pelaku

Setelah menerima laporan, petugas Inafis dan tim Macan Sat Reskrim Polres Lubuklinggau langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan informasi yang diperoleh, pelaku berada di Kecamatan Muara Kelingi. Tim kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku.

Menurut Kapolsek Lubuklinggau Utara, IPTU Sumardi Chandra melalui Kanit Reskrim, Ipda Benny Kurniawan, penyelidikan dilakukan secara cepat. “Setelah mendapat laporan, Tim Macan, Sat Intelkam, dan Polsek Lubuklinggau Utara langsung melakukan penyelidikan,” ungkap Benny.

Motif Perselisihan Warisan

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa peristiwa ini bermula dari perselisihan warisan. Yansyah diduga menerima warisan uang sebesar Rp1 miliar dari hasil penjualan tanah. Farid merasa memiliki hak atas bagian dari warisan tersebut dan meminta 20 persen dari jumlah tersebut. Namun, permintaan ini tidak dipenuhi, sehingga memicu konflik.

Seorang kerabat korban yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, Yansah dan Farid pernah terlibat cekcok karena masalah warisan. “Sebelumnya memang pernah ribut karena masalah itulah (warisan). Infonya pelaku minta 20 persen, tak diberi. Kemarin didatangi pelaku rumah yang tengah dibangun korban, cekcok lagi, korban ditusuk,” kata kerabat tersebut.

Peran Keluarga Pelaku

Selain Farid, beberapa anggota keluarga lainnya seperti Ariansyah, Ranawati, dan Fedril juga diduga terlibat dalam kejadian ini. Ria, istri almarhum, berharap agar semua pelaku dapat ditangkap oleh polisi. “Pelakunya itu 4 orang, saya minta semuanya ditangkap jangan hanya 1 orang,” ujarnya.

Proses Penangkapan dan Penyelidikan

Tim Macan Linggau kemudian melakukan pemeriksaan saksi-saksi serta olah TKP untuk mengungkap pelaku. Setelah mengantongi sejumlah keterangan, polisi mulai menelusuri keberadaan pelaku. Pada pukul 22.30 WIB, tim memperoleh informasi bahwa salah satu pelaku berada di Desa Bingin Jungut, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas.

Setibanya di lokasi tersebut, petugas melakukan pendekatan kepada pihak keluarga dan mendapatkan informasi lanjutan mengenai posisi pelaku yang berada di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Lakitan, Kabupaten Musi Rawas. Tim kemudian melanjutkan pengejaran dan berhasil mengamankan satu orang pelaku.

Setelah diamankan, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan penusukan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Hingga saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap seluruh pelaku dan motif lengkap dari kejadian ini.

Kesimpulan

Peristiwa tragis ini menjadi peringatan akan pentingnya menjaga hubungan keluarga dan menyelesaikan konflik secara damai. Dengan adanya penangkapan pelaku, diharapkan keadilan dapat ditegakkan dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *