My WordPress Blog

Megawati Jelaskan Cedera Lutut, Jakarta Pertamina Enduro Dukung Penuh Pemulihan



Megawati Hangestri Pertiwi, pemain voli yang bermain untuk Jakarta Pertamina Enduro, mengungkapkan kondisi cedera lutut yang dialaminya sejak tahun lalu. Cedera ini terjadi akibat tekanan berlebih selama playoff dan final Liga Voli Korea 2024-2025 bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks.

Selama kompetisi tersebut, Megawati dan timnya harus menjalani delapan pertandingan dengan hanya jeda istirahat satu hari di antaranya. Hal ini memperparah kondisi fisiknya. Selain itu, tenaga Megawati juga terkuras karena serangkaian turnamen yang dijalaninya tanpa henti.

Dari Liga Voli Korea musim 2023-2024 hingga 2024-2025, Megawati turut serta dalam berbagai ajang seperti Proliga, SEA V League, Piala Kapolri, Pekan Olahraga Nasional, hingga KOVO Cup di Korea. Setelah kembali dari Korea dengan cedera, jadwal turnamen Megawati tetap padat meski lebih sering duduk di bangku cadangan.

Beberapa turnamen yang ia ikuti antara lain Proliga 2025 (sejak final four), SEA V League, Livoli Divisi Utama, SEA Games, hingga turnamen pramusim di Turki. Meskipun musim ini kembali menjadi andalan timnya di Proliga, performa Megawati belum sepenuhnya optimal, salah satunya dalam hal melompat.

Kebugaran Megawati menjadi perhatian media Korea, dengan berbagai rumor menyebut bahwa ia mungkin akan kembali berkompetisi di sana. Namun, Megawati hanya menjawab singkat tentang cederanya.

“Iya efek dari tahun lalu, terus lagi proses (pemulihan) aja sih. Doain aja yang terbaik,” kata Megawati kepada awak media.

Manajer tim Jakarta Pertamina, Widi Triyoso, menjelaskan bahwa klub sangat memprioritaskan kesehatan seluruh pemain, termasuk Megawati. Ia memberikan contoh bagaimana legiun asing timnya, Wilma Salas, sempat mengalami diare sebelum laga melawan Jakarta Electric PLN.

“Kami punya kekuatan di tim itu ada triangle, yaitu Irina Voronkova, kemudian Wilma Salas sama Megawati. Tiga ini harus dalam kondisi fit semua,” ujar Widi.

“Kalau buka rahasia permainan, Wilma Salas dengan yang kemarin, kalau secara statistiknya, mungkin lebih baik yang kemarin.”

“Tapi kemarin terus terang dia (Salas) masih kena ini diare tadi malam. Tadi sempat diinfus. Jadi jangan khawatir.”

“Kemudian Mega yang isunya cedera, tapi kami punya tim medis yang lengkap.”

“Kami obati, terapi. Nah, jadi dengan begitu kita mempersiapkan pemain-pemain ini dalam kondisi fit,” tambah Widi.

Menurutnya, Wilma Salas, Irina Voronkova, dan Megawati menjadi aset penting Jakarta Pertamina dalam upaya mempertahankan gelar. Pertamina Enduro masih membutuhkan 1 poin lagi untuk memastikan diri lolos kembali ke final Proliga musim ini.

“Ketiga pemain ini cukup berkualitas. Yang penting mereka dalam kondisi fit.”

“Insyaallah kalau yang berikutnya Salas sudah enggak sakit perut, Mega juga 100 persen bisa recovery. Irina tidak ada masalah.”

“Insyaallah tim kami siap untuk menghadapi pertandingan berikutnya,” pungkas Widi Triyoso.

Erina Syifa

Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *