My WordPress Blog
Daerah  

Trotoar Medan Rusak, Wali Kota Rico Waas Kritik Kinerja Dinas: Jangan Asal Bangun

Kondisi Trotoar di Medan yang Menimbulkan Keluhan Warga

Di beberapa ruas jalan kota Medan, kondisi trotoar menjadi perhatian serius dari warga setempat. Banyak trotoar yang rusak, tidak rata, dan terlihat semrawut secara estetika. Salah satu lokasi yang menjadi sorotan adalah Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Petisah, yang merupakan salah satu pusat aktivitas warga.

Batako dan fasilitas pedestrian di trotoar sudah mengalami kerusakan parah, dengan banyak bagian yang hancur dan berlubang-lubang. Hal ini sangat mengganggu pejalan kaki, terutama saat malam hari ketika cahaya minim.

Menanggapi keluhan tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya perencanaan matang dalam penataan trotoar agar tidak terkesan asal jadi dan cepat rusak. Ia menekankan bahwa pembangunan Medan harus memiliki konsep yang benar dan bertahan lama.

Beberapa dinas yang terlibat dalam penataan trotoar, taman, dan pedestrian antara lain Dinas Lingkungan Hidup, Dinas SDABMBK (PU), Dinas Perhubungan (urusan Lampu Penerangan Jalan Umum), serta Dinas Perkimcikataru. Rico juga meminta jajaran dinas terkait untuk tidak menyamaratakan desain trotoar di semua kawasan tanpa mempertimbangkan kondisi di lapangan.

Perencanaan yang Sesuai dengan Kondisi Lapangan

Ia menegaskan bahwa perencanaan harus menyesuaikan kondisi di lapangan, bukan dipaksakan sama semua. Setiap blok harus dilihat dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Rico bahkan secara tegas meminta peningkatan kualitas pembangunan trotoar di Kota Medan, baik dari sisi fungsi maupun tampilan.

“Jangan lagi kita bangun trotoar biasa. Skala Kota Medan harus naik, kualitasnya juga harus naik,” katanya.

Selain itu, Rico menekankan agar pembangunan trotoar tidak hanya sekadar jalur pejalan kaki, tetapi harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung. Mulai dari material yang kuat, sistem drainase yang baik, pencahayaan, hingga akses ramah bagi penyandang disabilitas.

“Trotoar itu bukan sekadar jalan kaki. Harus ada ruang hijau, penerangan, dan akses yang baik untuk semua, termasuk penyandang disabilitas,” jelasnya.

Keluhan Warga atas Kondisi Trotoar

Di sisi lain, sejumlah warga mengaku kondisi trotoar di Medan masih jauh dari kata layak. Rina (34), warga Medan Kota, mengatakan banyak trotoar yang rusak dan berlubang sehingga membahayakan pejalan kaki.

“Banyak yang pecah-pecah, kadang naik turun juga. Kalau malam gelap, bisa jatuh,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Amera (28), warga Medan Baru. Ia menilai penataan trotoar selama ini terkesan tidak konsisten. Bahkan dalam setahun belakangan tidak ada dilakukan sama sekali.

“Kadang bagus di satu titik, tapi di sebelahnya sudah rusak atau sempit. Jadi tidak nyaman untuk jalan kaki,” katanya.

Menurutnya, trotoar di sejumlah lokasi juga kerap digunakan untuk parkir kendaraan hingga berjualan, sehingga fungsi utamanya sebagai jalur pejalan kaki terganggu.

“Percuma bagus kalau dipakai parkir atau pedagang. Harus ada penertiban juga,” ucapnya.

Penataan Ulang Sejumlah Ruas Jalan

Adapun sejumlah ruas jalan yang direncanakan akan dilakukan penataan trotoar antara lain Jalan HM Yamin, Jalan Zainul Arifin, Jalan Juanda, Jalan Monginsidi, Jalan Setia Budi, Jalan Masjid Raya hingga Jalan Mahkamah, serta Jalan Brigjen Katamso di kawasan Masjid Raya Al Mashun dan Istana Maimun.

Rico pun meminta seluruh pihak terkait merancang pekerjaan secara detail dan menyeluruh agar hasilnya benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Semua harus direncanakan secara detail dan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Intinya, kita ingin hasil yang terbaik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.




Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *