My WordPress Blog
Daerah  

Sinergi Damkar dan BBKSDA: Trenggiling Dewasa Dievakuasi dari Pemukiman Trowulan Mojokerto

Penyelamatan Trenggiling Jawa di Mojokerto

Sebuah kejadian penyelamatan satwa liar yang dilindungi terjadi di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Satwa yang diselamatkan adalah Trenggiling Jawa (Manis javanica) dewasa dengan berat sekitar 3-4 kilogram. Hewan langka ini ditemukan oleh warga di kawasan Dusun Mulyorejo, Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan.

Proses Evakuasi dan Penyerahan ke BBKSDA

Penemuan tersebut terjadi pada tengah malam saat sekelompok pemuda sedang berkumpul di pos ronda. Saat itu, Trenggiling ditemukan berjalan di depan pos ronda menuju lahan kosong dekat aliran sungai kecil yang bermuara di Sungai Brantas. Keberadaan hewan tersebut diketahui oleh masyarakat, sehingga mereka langsung menghubungi pihak terkait.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto segera bertindak. Mereka melakukan evakuasi bersama dengan petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur. Evakuasi dilakukan pada Rabu, 15 April 2026, sekitar pukul 01.05 WIB dini hari.

Setelah berhasil dievakuasi, Trenggiling tersebut diserahkan kepada petugas BBKSDA Jatim. Penyerahan dilakukan di halaman Kantor BPBD Kabupaten Mojokerto, Jl Jabon, pada Kamis, 16 April 2026, sekitar pukul 10.30 WIB.

Langkah Penanganan dan Prospek Kembali ke Alam

Polisi Kehutanan Pemula BBKSDA Jatim, Deswara Hergo Pamadya menjelaskan bahwa Trenggiling yang diselamatkan ini belum diketahui jenis kelaminnya. Hewan ini kemudian dibawa ke Unit Penyelamatan Satwa (UPS) di Juanda untuk dipantau kesehatannya oleh dua dokter hewan.

Jika kondisi kesehatan Trenggiling memungkinkan, maka hewan tersebut akan dilepas kembali ke alam liar. Sebagai alternatif, jika tidak cocok untuk dilepas, Trenggiling akan diserahkan ke kebun binatang atau lembaga konservasi yang memiliki izin resmi.

Deswara menekankan bahwa penemuan ini bukan dari peliharaan, melainkan dari habitat aslinya. Hal ini menunjukkan bahwa area tersebut masih menjadi tempat tinggal alami bagi satwa langka seperti Trenggiling Jawa.

Peran BBKSDA dan BPBD dalam Penyelamatan Satwa

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, menjelaskan bahwa koordinasi antara BPBD dan BBKSDA sangat penting dalam proses penyelamatan satwa liar. Petugas Damkar BPBD selalu siap merespons laporan masyarakat terkait keberadaan hewan langka.

Selain kasus ini, Kabupaten Mojokerto juga pernah menjadi lokasi penyelamatan Trenggiling lainnya. Sebelumnya, pada Maret 2026, petugas BBKSDA Jatim menyelamatkan Trenggiling di kawasan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Penemuan tersebut juga berasal dari habitat alami, bukan dari peliharaan.

Pentingnya Konservasi dan Kesadaran Masyarakat

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam melindungi satwa liar. Warga yang menemukan Trenggiling langsung menghubungi pihak berwenang, bukan melakukan tindakan sendiri. Hal ini menjadi contoh positif dalam upaya konservasi satwa langka.

Selain itu, kolaborasi antara lembaga konservasi dan organisasi penanggulangan bencana seperti BPBD dan Damkar sangat vital dalam menjaga keberlanjutan ekosistem dan perlindungan satwa liar.


Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *