My WordPress Blog
Daerah  

Evaluasi Mudik Jateng: Minim Rest Area dan Kemacetan di Tol Batang-Semarang

Evaluasi Arus Mudik dan Balik di Jawa Tengah

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyoroti beberapa masalah yang muncul selama arus mudik dan balik di wilayah Jawa Tengah. Salah satu isu utama yang disampaikan adalah kekosongan rest area di jalur tol Batang-Semarang. Selain itu, kondisi tanjakan Tembalang juga menjadi fokus evaluasi karena sering menyebabkan kemacetan selama perjalanan mudik.

Dalam kunjungannya ke Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Dody mengatakan bahwa dua masalah tersebut akan menjadi prioritas untuk diperbaiki guna meningkatkan pelayanan mudik pada tahun depan.

Masalah Rest Area di Jalur Tol Batang-Semarang

Menurut Dody, rest area di jalur tol Batang-Semarang terlalu jauh antara satu sama lain, sehingga membuat pemudik kesulitan mencari bahan bakar (BBM). Ia menjelaskan bahwa kebutuhan penambahan rest area sudah lama dikaji, tetapi masih menghadapi tantangan dalam mendapatkan investor.

“Kebutuhan ini memang masih perlu kajian karena hari-hari biasa tidak terlalu diperlukan. Oleh karena itu, kami harus memberikan lebih banyak insentif kepada para calon investor yang mau berinvestasi di situ,” ujarnya.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono menambahkan bahwa kebutuhan rest area di Batang-Semarang sebenarnya cukup terpenuhi saat arus normal. Namun, ia mengakui bahwa pemudik sering kesulitan menemukan rest area, terutama di jalur tersebut.

Pihaknya telah menawarkan skema alternatif, seperti membiarkan pemudik keluar terlebih dahulu untuk mengisi BBM lalu kembali masuk ke tol tanpa perubahan tarif.

Kondisi Tanjakan Tembalang

Masalah lain yang disoroti adalah kondisi tanjakan Tembalang, yang menjadi titik kemacetan selama arus mudik. Dody menyatakan bahwa sulit untuk mengatasi masalah ini secara langsung, tetapi pihaknya akan mencoba menyiasati dengan menambahkan tol fungsional.

“Tol fungsional yang sebelumnya hanya sampai Ambarawa akan diperpanjang lagi agar tidak menyebabkan kemacetan di sekitar daerah tersebut,” katanya.

Evaluasi Jalur Pantura Jateng

Sementara itu, Dody mengklaim bahwa jalur Pantura Jawa Tengah tidak mengalami masalah serius. Perhatian pihaknya justru tertuju pada jalur Pantura Cirebon, Jawa Barat, yang masih memiliki banyak jalan berlubang.

“Belum ada masalah terlalu berarti di Jateng,” tambahnya.

Penanganan Kemacetan di Kota Semarang

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol M Pratama Adhyasastra, menyebutkan bahwa ada tiga titik ketersendatan arus di dalam tol Kota Semarang, termasuk di Tanjakan Tembalang. Sisanya adalah jalur tol Unika dan jalur memutar Jatingaleh.

“Di tol ABC, kapasitas tanjakan tinggi. Kendaraan berat biasanya memperlambat kecepatan, sehingga menyebabkan hambatan bagi kendaraan di belakangnya,” paparnya.

Untuk mengurai kemacetan, pihak kepolisian melakukan one way sepenggal. Langkah ini bertujuan memberi kesempatan bagi kendaraan kecil untuk berjalan lebih cepat tanpa terganggu oleh kendaraan besar.


Ratna Purnama

Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *