Kebijakan Sistem Satu Arah Berdampak pada Arus Lalu Lintas di Jalur Pantura Cirebon
Penerapan sistem satu arah (one way) di ruas tol KM 263 hingga KM 70 menyebabkan arus kendaraan dari Jakarta menuju Jawa tumpah ke jalur arteri Pantura Cirebon. Hal ini terjadi pada Sabtu (28/3/2026), dan mengakibatkan kemacetan panjang di jalur utama Pantura khususnya di kawasan Tegalkarang hingga Arjawinangun.
Kemacetan yang Mengular
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa antrean kendaraan mencapai sekitar satu hingga dua kilometer. Mobil pribadi, sepeda motor, serta bus hanya bisa bergerak merayap dengan kecepatan sekitar 10 kilometer per jam. Di beberapa titik, kendaraan bahkan sempat berhenti total akibat saling serobot dan adanya parkir liar di bahu jalan sekitar pintu Tol Palimanan.
Beberapa pemudik mengaku menunggu selama 30 menit tanpa kejelasan apakah tol akan dibuka atau tidak. Salah satu pemudik, Syahroni (45), yang melakukan perjalanan balik dari Jakarta menuju Surabaya, mengatakan bahwa ia memilih melanjutkan perjalanan melalui jalur arteri karena tidak ada kepastian pembukaan tol.
Pengalaman Pemudik
Syahroni menjelaskan bahwa kondisi lalu lintas di jalur sebelumnya relatif lancar. Kepadatan baru terasa saat mendekati pintu tol yang masih memberlakukan sistem one way. Meski demikian, ia mengaku tidak terlalu terganggu dengan kebijakan tersebut karena sudah diinformasikan sebelumnya. Hanya saja, ketidakpastian jadwal pembukaan tol membuat pemudik kebingungan.
Di lokasi, sejumlah petugas kepolisian tampak berjaga dan berupaya mengurai kemacetan. Petugas juga meminta pengendara untuk tidak parkir sembarangan di badan jalan agar arus lalu lintas tetap bisa bergerak. Namun hingga siang hari, arus kendaraan menuju arah Jawa Tengah masih terpantau padat merayap.
Peran Petugas dan Kondisi Terkini
Antrean kendaraan didominasi oleh mobil pribadi, bus pariwisata, serta truk logistik. Sepeda motor terlihat berusaha menyelip di antara kendaraan besar, sementara petugas terus memberikan arahan kepada pengendara di titik-titik krusial. Situasi ini menjadi gambaran nyata dampak kebijakan rekayasa lalu lintas yang, di satu sisi bertujuan mengurai kepadatan di tol, namun di sisi lain memicu penumpukan kendaraan di jalur arteri Pantura Cirebon.
Penanganan dan Harapan
Diperkirakan, kepadatan akan terus terjadi selama pemberlakuan sistem satu arah di ruas tol masih berlangsung. Pemudik diharapkan dapat lebih waspada dan memperhatikan informasi terkini mengenai perubahan arus lalu lintas. Selain itu, para pengendara juga diminta untuk tetap menjaga kesopanan dalam berkendara agar situasi tidak semakin memburuk.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











