My WordPress Blog
Daerah  

KLM Putra Natuna Tabrak Karang, Kapal Kandas Setengah Badan

Kecelakaan Kapal Layar Motor di Perairan Natuna

Kapal layar motor (KLM) Putra Natuna mengalami kecelakaan setelah menabrak karang di perairan Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pada Kamis (5/3/2026) tengah malam. Kejadian ini terjadi saat kapal sedang berlayar dari Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) menuju Ranai, ibu kota Kabupaten Natuna, dengan rencana singgah di Serasan.

Kondisi Kapal dan Awak

Setelah menabrak karang, kapal mengalami kebocoran pada lambung bagian kanan, sehingga menyebabkan kapal miring ke kanan. Saat ini, kapal terlihat kandas dengan posisi miring dan sebagian badannya karam di perairan Desa Tanjung Setelung.

Empat awak kapal yang terdiri dari:
– Sunardi (49) selaku nahkoda,
– Payadi (47),
– Tira Rasa (26), dan
– Murandika (30)

semua berhasil diselamatkan tanpa mengalami cedera atau korban jiwa. Proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polri, serta masyarakat setempat.

Proses Evakuasi

Informasi kejadian pertama kali diterima oleh Unit Siaga SAR (USS) Serasan sekira pukul 23.30 WIB dari warga setempat yang mendapat laporan dari pihak kapal. Seorang warga Serasan, Keloh, mengatakan bahwa dirinya mendapat kabar dari nelayan bahwa ada kapal yang menabrak karang di sekitar jalur masuk pelabuhan. Ia langsung melapor ke Basarnas, dan tim SAR segera bertindak.

Tim gabungan tiba di lokasi kejadian dalam waktu sekitar 30 menit setelah laporan diterima. Mereka mengerahkan armada seperti Combat Boat Catamaran, Patkamla Posal Serasan, serta pompong milik nelayan. Dari video yang beredar, terlihat petugas gabungan bersama warga bahu-membahu mengevakuasi muatan kapal yang terdiri dari berbagai barang kebutuhan, seperti sembako, elektronik, perabot rumah tangga, hingga kasur.

Untuk mengurangi beban kapal, sebagian barang dipindahkan menggunakan kapal-kapal kecil milik nelayan. Prioritas utama adalah menyelamatkan awak kapal terlebih dahulu. Semua awak kapal berhasil dibawa ke Pelabuhan PLBN Serasan.

Kondisi Terkini

Sampai Jumat siang, kapal KLM Putra Natuna masih berada di lokasi kejadian dengan posisi kandas setengah badan. Tim gabungan bersama masyarakat setempat sejak pagi masih melanjutkan proses evakuasi sisa muatan kapal untuk diangkut menuju dermaga PLBN Serasan.

Pihak SAR juga mengimbau para nakhoda dan awak kapal agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintas di perairan Natuna, terutama ketika mendekati jalur pelabuhan yang memiliki banyak karang.

Kesimpulan

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi para pelaut untuk selalu memperhatikan kondisi kapal dan jalur pelayaran. Meskipun tidak ada korban jiwa, insiden ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan keselamatan laut. Proses evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama antara tim SAR dan masyarakat setempat.




Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *