My WordPress Blog
Daerah  

Kisah Yusuf Tankin, Selamat Setelah Bertahan 38 Jam di Kapal Tugboat Terbalik

Pengalaman Yusuf Tankin Bertahan Selama 38 Jam di Dalam Kapal Tugboat yang Terbalik

Pada Minggu (7/3/2026) dinihari WIB, Yusuf Tankin (57), seorang kru kapal Tugboat Mega, berhasil ditemukan dalam kondisi masih hidup setelah terjebak di dalam kapal yang terbalik selama hampir 38 jam. Insiden ini terjadi di perairan galangan kapal di Tanjung Uncang, Batam, dan menjadi salah satu peristiwa paling menegangkan dalam sejarah kecelakaan maritim di wilayah tersebut.

Yusuf adalah salah satu dari lima kru kapal yang terlibat dalam insiden tersebut. Sebelumnya, tiga orang kru lainnya ditemukan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya berhasil selamat. Namun, nasib Yusuf justru menjadi cerita luar biasa karena ia mampu bertahan hidup dalam kondisi yang sangat sulit.

Bagaimana Yusuf Bisa Bertahan Hidup?

Insiden bermula pada Jumat (6/3/2026) sore saat Yusuf bersama empat rekannya sedang membantu manuver kapal besar yang bersandar di perairan galangan PT ASL Shipyard. Kapal Tugboat Mega yang mereka tumpangi diminta untuk berpindah posisi sebagai bagian dari proses bantuan pengoperasian kapal besar tersebut.

Namun, situasi berubah drastis ketika kapal mulai bergerak. Dalam hitungan detik, Tugboat Mega tiba-tiba miring dan langsung terbalik. Di detik-detik kritis itu, Yusuf sempat berusaha melompat keluar kapal untuk menyelamatkan diri, tetapi kejadian berlangsung terlalu cepat.

Awalnya, Yusuf tidak menyadari air laut mulai masuk ke dalam kapal. Ia hanya merasakan ruangan semakin gelap dan terasa air mengelilinginya. Dalam kepanikan, ia berlari menuju kamar kru yang berada di bagian dalam kapal. Ruangan itu tanpa disadari menjadi tempat penyelamatannya.

Di dalam kamar kru, Yusuf menemukan ruang kosong berisi udara yang dikenal dengan istilah air pocket. Ruang hampa udara inilah yang menjadi tempat ia bertahan selama hampir 38 jam. Di tengah gelapnya ruangan, ia menunggu dengan air laut yang terus merembes masuk.

Proses Evakuasi yang Menegangkan

Harapan mulai muncul ketika tim penyelamat akhirnya tiba di lokasi. Yusuf mencoba memberi tanda bahwa dirinya masih hidup dengan mengetuk bagian kapal dari dalam. Suara ketukan itu akhirnya didengar oleh tim penyelamat yang berada di luar kapal.

Seorang anggota tim keselamatan kemudian mencoba berkomunikasi dengannya dari luar badan kapal. Setelah memastikan Yusuf masih hidup, tim penyelamat menurunkan bantuan berupa senter dan tabung oksigen kecil ke dalam ruang tempat Yusuf bertahan.

Dengan alat tersebut, Yusuf dapat bertahan sembari menunggu proses evakuasi. Menurutnya, air laut sudah hampir memenuhi ruangan tempatnya berada. Jika bantuan datang lebih lambat, ia mengaku kemungkinan besar tidak akan selamat.

Kehidupan Kembali Berjalan

Setelah hampir dua hari bertahan di dalam kapal yang terbalik, Yusuf akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim penyelamat pada Minggu (8/3/2026) pagi sekira pukul 05.20 WIB. Kini, setelah selamat dari peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya, Yusuf hanya bisa bersyukur masih diberi kesempatan untuk hidup.

Kisah Yusuf Tankin menjadi contoh betapa pentingnya kesabaran, keberanian, dan kepercayaan diri dalam menghadapi situasi darurat. Dengan kekuatan mental dan keberuntungan, ia berhasil melewati masa-masa paling sulit dalam hidupnya.


Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *