Pelatihan Anti Bullying dan Kekerasan di Lingkungan Pendidikan
Kementerian Agama (Kemenag) sedang menyelenggarakan pelatihan mandiri bersertifikasi yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 9 Maret 2026. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan profesionalitas dan kompetensi tenaga pendidik serta aparatur di lingkup Kemenag. Peserta dapat mengakses pelatihan melalui platform Pintar Kemenag yang berbasis MOOC (Massive Open Online Course). Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mendapatkan sertifikat resmi dari Balitbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Salah satu materi penting dalam pelatihan ini adalah pelatihan anti bullying dan kekerasan terhadap murid. Berikut beberapa soal dan kunci jawaban yang bisa menjadi referensi bagi peserta pelatihan.
Soal dan Jawaban Modul 3.2 Perilaku Bullying Ditinjau dari Perspektif Ilmu Psikologi Sosial – Bagian 2
- Dalam konteks psikologi sosial, apa yang menjadi faktor utama yang mendorong seseorang untuk melakukan bullying?
- A. Keinginan untuk menolong orang lain
- B. Kebutuhan untuk mendapat penghargaan dari guru
- C. Pengaruh dari lingkungan sosial yang negatif
-
D. Tingkat kecerdasan yang rendah
Kunci Jawaban: C -
Berikut ini termasuk individu yang rentan menjadi objek perilaku agresi bullying, kecuali…
- A. Anak-anak dan perempuan
- B. Aktifis perempuan
- C. Istri
-
D. Pembantu
Kunci Jawaban: B -
Apa peran orang tua dalam menangani kasus bullying di sekolah?
- A. Menghubungi pihak sekolah dan bekerja sama dengan mereka untuk mencari solusi
- B. Menuntut sekolah untuk segera mengusir pelaku bullying tanpa investigasi
- C. Mengambil alih dan memarahi pelaku bullying secara langsung di luar sekolah
-
D. Mengabaikan masalah tersebut dan berharap anak akan dapat menghadapinya sendiri
Kunci Jawaban: A -
Ani dicemooh oleh teman-temannya dikarenakan orang tuanya berpisah. Teman-teman Ani mencemooh Ani yang hanya memiliki ibu tanpa memiliki seorang ayah. Ani merasa terganggu dan sedih dengan ucapan teman-temannya tentang kondisi keluarganya dan berdampak pada prestasi belajarnya. Tindakan teman-teman Ani tergolong pada faktor eksternal penyebab terjadinya Bullying yaitu…
- A. Tekanan Ekonomi
- B. Disfungsi keluarga
- C. KDRT
-
D. Rivalitas
Kunci Jawaban: B -
Apa yang dimaksud dengan ciri-ciri seseorang yang melakukan bullying?
- A. Mengintimidasi, mempermalukan, dan mengancam korban secara fisik atau verbal
- B. Menghormati dan menghargai perbedaan individu
- C. Membantu dan mendukung korban
-
D. Berkomunikasi dengan sopan dan baik
Kunci Jawaban: A -
Apa yang menjadi faktor utama yang mempengaruhi seseorang untuk menjadi pelaku bullying menurut perspektif psikologi sosial?
- A. Tekanan akademik yang tinggi
- B. Pengalaman trauma masa lalu
- C. Kebutuhan untuk merasa superior dan mendapatkan kontrol sosial
-
D. Kurangnya minat dalam aktivitas sosial
Kunci Jawaban: C -
Apa dampak dari bullying terhadap korban?
- A. Mengalami peningkatan motivasi
- B. Menjadi lebih populer di sekolah
- C. Mengalami stres, depresi dan rendahnya harga diri
-
D. Meningkatkan kepercayaan diri
Kunci Jawaban: C -
Apa yang dimaksud dengan “bystander effect” dalam konteks bullying?
- A. Ketika pelaku bullying tidak sadar bahwa tindakan mereka salah
- B. Ketika korban bullying merasa tertekan dan tidak mampu melawan
- C. Ketika pelaku bullying merasa tidak perlu bertanggung jawab karena adanya orang lain
-
D. Ketika orang yang menyaksikan bullying merasa tidak memiliki kemampuan untuk menghentikannya
Kunci Jawaban: D -
Dalam cerita di atas, apa yang bisa menjadi faktor eksternal lain yang memperburuk situasi bullying yang dialami Andi?
- A. Adanya teman yang membela Andi
- B. Dukungan dari guru-guru di sekolah
- C. Sifat Andi yang optimis
-
D. Kurangnya intervensi dari pihak sekolah dan pengaruh negatif dari kelompok teman sebaya
Kunci Jawaban: D -
Hari pertama Maya pindah ke Senja Gemilang, dia sangat senang dengan keramahan teman-teman barunya. Namun, senyum itu berubah menjadi kecemasan ketika beberapa minggu berlalu. Sebagian kecil siswa, yang terdiri dari beberapa anak yang keras kepala, mulai melemparkan kata-kata rasis dan mengolok-olok warna kulit Maya. “Mereka menyebutku ‘hitam’, ‘gembel’, dan berbagai kata kasar lainnya,” gumam Maya pada dirinya sendiri saat dia meratapi nasibnya di kamar. Dia mencoba untuk tidak terlalu memikirkannya, tetapi luka itu tetap ada di hatinya. Cerita diatas menunjukkan jenis prilaku bullying tentang…
- A. Kontak fisik langsung
- B. Kontak verbal langsung
- C. Pelecehan seksual
- D. Perilaku non-verbal langsung
Kunci Jawaban: B











