Pengertian dan Ciri-Ciri Majas Klimaks
Majas klimaks adalah salah satu gaya bahasa yang digunakan untuk membangun ketegangan atau penekanan makna melalui pengurutan kata atau frasa secara bertingkat. Umumnya, struktur ini dimulai dari hal yang lebih rendah atau sederhana menuju hal yang lebih tinggi atau kompleks. Dengan demikian, majas klimaks mampu memberikan dampak emosional yang kuat kepada pembaca atau pendengar.
Beberapa ciri utama dari majas klimaks antara lain:
- Urutan yang meningkat: Misalnya, urutan jabatan, waktu, jumlah, atau intensitas rasa.
- Peningkatan makna atau intensitas: Setiap elemen dalam kalimat memiliki makna yang semakin kuat dibandingkan sebelumnya.
- Ketegangan yang terbentuk: Dengan peningkatan perlahan, pembaca akan merasakan tekanan emosional yang semakin besar.
Melalui latihan soal, siswa dapat diajak untuk mengenali struktur kalimat berjenjang yang efektif untuk memperkuat pesan emosional dalam teks. Dengan memahami gaya bahasa seperti ini, siswa tidak hanya belajar mempercantik kalimat, tetapi juga memahami teknik untuk memberikan penekanan emosional yang kuat.
Contoh Latihan Soal tentang Majas Klimaks
Berikut beberapa contoh soal dan jawaban mengenai majas klimaks yang bisa menjadi bahan latihan:
-
Manakah di antara kalimat berikut yang mengandung majas klimaks?
A. Jangankan memberi uang, melihat wajahnya saja ia tidak mau.
B. Sejak kecil, remaja, hingga dewasa, ia selalu tinggal di desa ini.
C. Suaranya menggelegar membelah angkasa.
D. Perpustakaan adalah gudang ilmu bagi siapa saja.
E. Ayah membawa buah tangan dari Bandung.
Jawaban: B -
Perhatikan kalimat berikut: “Ketua RT, Ketua RW, Kepala Desa, hingga Bupati menghadiri acara peresmian jembatan tersebut.” Kalimat ini menggunakan majas klimaks karena…
A. Menggunakan perumpamaan yang berlebihan.
B. Adanya pengulangan kata di setiap awal kalimat.
C. Adanya urutan tingkatan jabatan dari yang rendah ke yang tinggi.
D. Mengungkapkan dua hal yang saling bertentangan secara nyata.
E. Menggunakan kata-kata yang maknanya kiasan.
Jawaban: C -
Urutan yang tepat untuk membentuk majas klimaks dalam kalimat di bawah ini adalah…
A. Samudra, laut, dan sungai sedang tercemar limbah.
B. Puluhan, ratusan, bahkan ribuan orang turun ke jalan untuk berdemo.
C. Orang tua, anak-anak, dan pemuda bekerja bakti.
D. Ia kehilangan harta, keluarga, dan nyawanya dalam sekejap.
E. Beras, telur, dan minyak adalah kebutuhan pokok.
Jawaban: B -
Kalimat “Di toko ini tersedia berbagai ukuran baju, mulai dari S, M, L, XL, hingga XXL” merupakan contoh majas…
A. Antiklimaks
B. Litotes
C. Klimaks
D. Hiperbola
E. Personifikasi
Jawaban: C -
Ciri utama dari majas klimaks yang membedakannya dengan antiklimaks adalah…
A. Pengurutan makna dari yang paling penting ke yang paling remeh.
B. Penggunaan kata-kata yang memiliki makna serupa.
C. Pengurutan kata atau keadaan dari yang sederhana menuju yang lebih kompleks/tinggi.
D. Menggunakan gaya bahasa sindiran yang halus.
E. Menggambarkan benda mati seolah-olah hidup.
Jawaban: C -
“Jangankan seminggu, sebulan, setahun pun aku akan menunggumu kembali.” Kalimat tersebut termasuk majas klimaks karena adanya urutan…
A. Tempat
B. Waktu yang semakin lama
C. Jabatan manusia
D. Intensitas cahaya
E. Jumlah massa
Jawaban: B -
Manakah urutan kata berikut yang memenuhi syarat majas klimaks?
A. Menangis, merintih, tertawa.
B. Berlari, berjalan, merangkak.
C. Menggigil, dingin, beku.
D. Sesaat, semenit, sejam, sehari.
E. Lautan, kolam, danau.
Jawaban: D -
“Mulai dari rakyat jelata, kaum bangsawan, hingga raja, semuanya tunduk pada aturan itu.” Kalimat ini mengandung majas…
A. Paradoks
B. Klimaks
C. Metafora
D. Metonimia
E. Sinekdok
Jawaban: B -
Perhatikan kalimat: “Kesedihan itu perlahan menyayat hatinya, menghancurkan jiwanya, dan akhirnya merenggut sisa hidupnya.” Kalimat tersebut mengandung majas klimaks dalam bentuk…
A. Urutan angka
B. Urutan jabatan
C. Urutan eskalasi rasa atau keadaan
D. Urutan ukuran fisik
E. Urutan abjad
Jawaban: C -
Dalam sebuah pidato, kalimat “Kita harus berjuang demi masa depan anak-anak kita, cucu-cucu kita, dan cicit-cicit kita nantinya!” paling tepat disebut menggunakan majas…
A. Pleonasme
B. Repetisi
C. Klimaks
D. Personifikasi
E. Alusi
Jawaban: C











