Pengumuman Kuota Beasiswa LPDP Tahun 2026
Pemerintah telah menetapkan alokasi sebanyak 5.750 kuota beasiswa melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk tahun 2026. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan memperluas akses pendidikan tinggi berbasis pembiayaan negara.
Kuota beasiswa LPDP 2026 terbagi menjadi beberapa kategori. Di antaranya, 1.000 kursi diperuntukkan bagi Beasiswa Garuda untuk jenjang sarjana (S1), 4.000 kursi untuk pendidikan magister dan doktoral (S2 dan S3), serta 750 kursi khusus untuk pendidikan dokter spesialis.
Meskipun pengumuman resmi belum dirilis, skema pendaftaran dan tahapan seleksi diperkirakan tidak jauh berbeda dari pelaksanaan beasiswa LPDP 2025. Berdasarkan buku panduan pencairan keuangan beasiswa LPDP tahun itu, pembiayaan LPDP mencakup berbagai komponen, baik biaya pendidikan utama maupun pendukung.
Manfaat yang Diberikan oleh Beasiswa LPDP
Beasiswa LPDP memberikan berbagai manfaat kepada penerima, termasuk:
-
Dana Pendaftaran
Dana pendaftaran mencakup semua biaya yang diperlukan dalam proses pendaftaran, baik di dalam maupun luar negeri. Dana ini dibayarkan maksimal satu kali dan meliputi biaya pendaftaran, ujian, registrasi, administrasi, dan pengembangan. Nominalnya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta. -
Tunjangan Buku
Setiap penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan pembelian buku senilai Rp 10 juta per tahun selama masa studi. Pemberian tunjangan buku tergantung pada durasi studi: - Masa studi kurang dari 18 bulan: 1 kali
- Masa studi antara 18–29 bulan: 2 kali
- Masa studi antara 30–41 bulan: 3 kali
- Masa studi antara 42–53 bulan: 4 kali
- Masa studi antara 54–65 bulan: 5 kali
-
Masa studi lebih dari 65 bulan: 6 kali
-
Dana Bantuan Penelitian Tesis/Disertasi
Biaya bantuan untuk kebutuhan penelitian tesis dan disertasi dibayarkan di depan atau at cost dengan nominal berbeda-beda. Contohnya: - Di dalam negeri:
- Tesis tanpa laboratorium: Rp 15 juta
- Tesis dengan laboratorium: Rp 25 juta
- Disertasi tanpa laboratorium: Rp 60 juta
- Disertasi dengan laboratorium: Rp 75 juta
-
Di luar negeri:
- Tesis tanpa laboratorium: Rp 30 juta
- Tesis dengan laboratorium: Rp 50 juta
- Disertasi tanpa laboratorium: Rp 120 juta
- Disertasi dengan laboratorium: Rp 150 juta
Catatan: Jika dana melebihi kebutuhan, penerima harus mengembalikan sisa uang. Sebaliknya, jika dana kurang, penerima bisa mengajukan penambahan.
-
Dana Bantuan Publikasi Jurnal Internasional
LPDP memberikan bantuan publikasi jurnal internasional secara lumsum. Untuk program magister, bantuan diberikan maksimal 1 kali, sedangkan untuk doktoral, maksimal 2 kali. Besaran dana: - Jurnal Q1: Rp 25 juta
-
Jurnal Q2: Rp 15 juta
-
Dana Transportasi
Dana transportasi digunakan untuk biaya perjalanan dari daerah asal ke lokasi perguruan tinggi tujuan. Biaya hanya ditanggung satu kali saat berangkat dan satu kali saat pulang setelah studi selesai. -
Dana Hidup Bulanan
Dana hidup bulanan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari selama masa pendidikan. Di dalam negeri, rata-rata dana bantuan sebesar Rp 4–5 juta, sedangkan di luar negeri mencapai USD 1.400. -
Tunjangan Keluarga
Tunjangan keluarga diberikan untuk mendukung biaya hidup suami, istri, atau anak yang ikut pindah bersama penerima beasiswa. Tunjangan ini hanya diberikan untuk program doktoral, dokter spesialis, dan dokter subspesialis. Maksimal dua orang anggota keluarga dengan besaran 25% dari dana hidup bulanan penerima beasiswa.
Selain itu, penerima beasiswa juga berhak mendapatkan asuransi kesehatan dan dapat mengajukan bantuan lain yang berkaitan dengan pendidikan, seperti biaya perlombaan atau kebutuhan darurat.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”











