Jika kamu sedang merasa bingung karena tidak memiliki dana untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, jangan khawatir. Tahun 2026 bisa menjadi tahun yang tepat bagi kamu untuk mendaftar beasiswa S1 gratis dari pemerintah. Dengan berbagai program beasiswa yang tersedia, kamu bisa mendapatkan biaya kuliah serta uang saku bulanan tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan.
Beasiswa ini terbuka untuk calon mahasiswa S1 yang ingin belajar di kampus dalam dan luar negeri. Bahkan jurusan-jurusan yang biasanya dianggap mahal seperti Kedokteran, Teknik Sipil, Hukum, dan lainnya juga bisa didanai oleh pemerintah melalui program beasiswa ini. Jika cita-citamu adalah menjadi dokter, insinyur, atau hakim, maka saatnya kamu mencari tahu beasiswa-beasiswa yang tersedia.
Berikut adalah daftar 7 beasiswa S1 gratis dari pemerintah yang akan dibuka pada tahun 2026:
1. Beasiswa Garuda
Beasiswa Garuda adalah program beasiswa pemerintah Indonesia yang dikelola oleh Kemendikti Saintek dan LPDP. Program ini ditujukan untuk siswa SMA/sederajat berprestasi dari berbagai latar belakang untuk kuliah S1/D4 gratis di universitas top dunia. Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan penuh serta biaya pendukung seperti transportasi, visa, asuransi, dan biaya hidup bulanan.
Persyaratan:
– Warga Negara Indonesia (WNI).
– Siswa kelas 12 SMA/sederajat.
– Memiliki Letter of Acceptance (LoA) tak bersyarat dari salah satu universitas mitra yang terdaftar.
– Memenuhi persyaratan lainnya.
2. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)
Kemenag membuka BIB sekitar bulan April untuk mahasiswa Indonesia. BIB adalah program beasiswa penuh kolaborasi antara Kemenag dan LPDP untuk lulusan madrasah/SMA/SMK di bawah naungan Kemenag untuk kuliah S1 dalam atau luar negeri.
Jenis Beasiswa BIB untuk S1:
– Beasiswa Umum: Untuk lulusan MA/SMA/SMK di bawah naungan Kemenag.
– Beasiswa Prestasi: Bagi yang juara OSN, Jambore Pasraman, atau hafal Al-Qur’an (minimal 10 juz).
– Beasiswa PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh): Untuk guru agama/madrasah/pesantren yang sedang mengajar.
– Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).
Persyaratan:
– Warga Negara Indonesia.
– Lulusan MA/SMA/SMK yang di bawah naungan Kemenag (sesuai skema).
– Memenuhi persyaratan administrasi dan khusus sesuai jenis beasiswa.
3. Beasiswa Unggulan
Beasiswa Unggulan adalah pemberian biaya pendidikan oleh pemerintah Indonesia kepada putra-putri terbaik bangsa Indonesia pada perguruan tinggi penerima peserta didik program Beasiswa Unggulan pada jenjang S1, S2, dan S3.
Fasilitas:
– Jika kuliah di dalam negeri, kamu bisa mendapatkan biaya pendidikan, biaya hidup, dan biaya buku.
– Jika memilih kuliah di luar negeri, maka akan mendapatkan biaya pendidikan, dan biaya hidup.
– Siswa berprestasi yang juga penyandang disabilitas mendapatkan biaya pendidikan, hidup, buku, penelitian, hidup pendamping.
Persyaratan:
– Rekomendasi institusi terkait.
– Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain.
– Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
– Diterima di perguruan tinggi terakreditasi minimal B/Baik Sekali atau diakui Kemendiktisaintek untuk luar negeri.
– Tidak berstatus dosen, guru, tenaga kependidikan, atau pelaku budaya.
– Diutamakan untuk kelas reguler dan memiliki sertifikat prestasi nasional/internasional.
– S1/D4: Lulusan SMA sederajat maksimal 2 tahun sebelumnya, LoA/surat aktif kuliah, IPK minimal 2,75 (on-going), sertifikat UKBI & bahasa Inggris (untuk luar negeri), esai 1.000-1.500 kata.
4. Beasiswa ADiK
Beasiswa ini diberikan kepada siswa dari wilayah Papua, ADEM, 3T, serta anak TKI atau saat ini disebut Pekerja Migran Indonesia. Beasiswa ini memberikan kesempatan kuliah gratis, biaya hidup bulanan, dan pembinaan. Pendaftaran dibuka sekitar Mei.
Persyaratan:
– Warga negara Indonesia yang merupakan siswa SMA, SMK atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus 1 (satu) tahun sebelumnya.
– Terdaftar pada SIM ADik dengan kelengkapan data: Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
– Berasal dari daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T); atau Orang Asli Papua (OAP) sesuai dengan UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua; atau anak TKI.
– Lulus seleksi pada semua jalur penerimaan mahasiswa baru di PTN/PTS terakreditasi, serta pada Prodi dengan Akreditasi A/Unggul, B/Baik Sekali, atau C/Baik, dengan ketentuan yang ada di panduan.
– Nilai rapor rata-rata untuk 6 (enam) mata pelajaran yang sesuai dengan jurusan untuk calon peserta seleksi minimal adalah 75.
– Siswa dapat memilih paling banyak dua perguruan tinggi, serta memilih paling banyak dua program studi pada masing-masing perguruan tinggi.
– Pilihan perguruan tinggi dan program studi menyatakan prioritas pilihan.
– Jika pilihan program studi dan perguruan tinggi tidak diterima, siswa dapat memberikan kewenangan kepada PPAPT dan PT untuk memilihkan program studi dan perguruan tinggi sesuai minat.
– Siswa yang sudah ditetapkan lulus seleksi Beasiswa ADik pada tahun sebelumnya tidak diperkenankan untuk mengikuti seleksi kembali.
– Dalam proses seleksi, penentuan penerimaan mahasiswa ADik dilakukan oleh pemimpin perguruan tinggi.
5. KIP Kuliah (Kartu Indonesia Pintar Kuliah)
KIP Kuliah adalah bantuan pendidikan yang sangat populer. Bantuan ini dibuka untuk mahasiswa vokasi dan S1. Baik kampus negeri atau swasta. KIP Kuliah dibuka lebih awal dari beasiswa lain. Yakni sekitar 2-3 Februari, berbarengan dengan pendaftaran SNBP 2026.
Persyaratan:
– Penerima KIP-Kuliah adalah siswa SMA atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus 2 (dua) tahun sebelumnya;
– memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen yang sah;
– lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru, dan diterima di PTN atau PTS pada Prodi dengan Akreditasi A/Unggul atau B/Baik Sekali, dan dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada Prodi dengan Akreditasi C/Baik.
– Keterbatasan ekonomi calon penerima KIP Kuliah dibuktikan dengan:
– kepemilikan program bantuan pendidikan nasional dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP); atau
– masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial seperti: bansos Program Keluarga Harapan (PKH), bansos Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), bansos Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), atau
– masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE), atau
– mahasiswa dari panti sosial/panti asuhan, atau
– jika calon penerima tidak memenuhi salah satu dari 4 kriteria di atas, maka dapat tetap mendaftar untuk mendapatkan KIP Kuliah asalkan memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi sesuai dengan ketentuan, yang dibuktikan dengan pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak Rp 4.000.000,00 (empat juta rupiah) setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah). Calon penerima pada kriteria ini wajib mengunggah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
6. Beasiswa Indonesia Maju
Beasiswa S1 dari pemerintah lainnya, ada Beasiswa Indonesia Maju. Tahun lalu, BIM Angkatan 4 membuka dua jalur program, yaitu beasiswa bergelar (degree) dan non-gelar (non-degree), masing-masing dengan persyaratan khusus.
Persyaratan:
– Warga Negara Indonesia (WNI) Dengan KTP/paspor yang sah
– Lulusan SMA/SMK/MA Sederajat Untuk S1, wajib memiliki ijazah atau surat keterangan lulus
– Berkas Akademik Lengkap Raport/transkrip nilai yang telah disetarakan jika berasal dari luar negeri
– Letter of Acceptance (LoA) Unconditional Dari universitas tujuan yang masih berlaku hingga masa penandatanganan surat pernyataan penerima beasiswa
– Sertifikat bahasa asing
– Surat keterangan sehat dan bebas narkoba masa berlaku maksimal 6 bulan, dari instansi kesehatan resmi
– Menulis esai
– Memenuhi persyaratan lainnya
7. Beasiswa Pemerintah Daerah
Nyaris banyak pemerintah daerah membuka beasiswa sendiri. Contohnya, KJMU untuk mahasiswa dari DKI Jakarta, beasiswa Jabar Future Leader dari Jawa Barat, beasiswa dari Kabupaten Sidoarjo, beasiswa dari pemerintah daerah Berau hingga beberapa pemerintah daerah lainnya juga banyak yang menyediakan beasiswa. Kamu bisa cek masing-masing situs pemerintah daerah untuk tahu lebih lanjut.
Demikian informasi mengenai 7 beasiswa S1 dari pemerintah yang bisa kamu manfaatkan untuk kuliah di tahun 2026.











