My WordPress Blog
Daerah  

Lutung dan Buaya Muncul Tiba-Tiba di Permukiman Bekasi

Kejadian Teror Lutung Agresif di Jatiasih

Beberapa waktu lalu, warga Kecamatan Jatiasih dikejutkan dengan kemunculan seekor lutung yang berkeliaran di permukiman. Hewan ini terlihat tidak biasa dan membuat warga resah karena beberapa kali menyerang penduduk sekitar. Menurut laporan, lutung tersebut telah melukai tiga orang, termasuk anak-anak dan orang dewasa, dengan luka berupa cakaran dan gigitan.

Menanggapi kejadian ini, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi dari Unit Rescue akhirnya turun tangan melakukan evakuasi. Proses evakuasi dilakukan setelah laporan masuk dari masyarakat. Petugas Rescue Disdamkarmat Kota Bekasi Eko Budi atau Uban menjelaskan bahwa lutung itu sudah melukai beberapa orang. “Informasi dari piket, lutung ini sudah menyerang tiga orang. Akhirnya pemilik menyerahkan ke Damkar,” kata Eko.

Eko menambahkan bahwa perilaku agresif lutung diduga dipicu oleh faktor stres. Lutung tersebut tidak berada di habitat aslinya dan hanya diikat di pohon dalam waktu lama. “Karena tidak di habitatnya dan kondisinya terikat, kemungkinan besar stres,” ujarnya.

Proses evakuasi lutung dilakukan pada Selasa (23/12/2025) dan kemudian ditempatkan sementara di kandang Mako Disdamkarmat Unit Rescue Bekasi Selatan. Penanganan dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari risiko bagi petugas dan warga. Eko memastikan bahwa lutung tersebut tidak akan dipelihara dan akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Damkar Kota Bekasi mengimbau warga segera melapor jika menemukan satwa liar di lingkungan permukiman. Langkah cepat dinilai penting untuk mencegah korban dan menjaga keselamatan bersama.

Evakuasi Buaya Muara di Sawah Bantar Gebang

Selain lutung, seekor buaya berukuran 2,5 meter juga muncul di hamparan sawah di Kelurahan Cikiwul Kecamatan Bantar Gebang Kota Bekasi. Warga setempat langsung tegang dan memilih menjauh sambil melaporkan temuan tersebut ke petugas pemadam kebakaran.

Damkar unit Rescue Kota Bekasi langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan warga. Puluhan personel dikerahkan untuk mengevakuasi buaya yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 2,5 meter.

Danru Kanit A3 Rescue Disdamkarmat Kota Bekasi Aliyudin mengatakan buaya tersebut merupakan jenis buaya muara. Berat buaya diperkirakan mencapai lebih kurang 200 kilogram. Evakuasi dilakukan dengan ekstra hati-hati karena lokasi berada di area persawahan yang berlumpur.

“Untuk melakukan penangkapannya kami total 10 personel dikerahkan dan membutuhkan waktu sekira dua jam untuk bisa dievakuasi,” kata Aliyudin. Aliyudin menjelaskan proses evakuasi sebenarnya sudah dimulai sejak Senin (22/12/2025). Selama proses evakuasi, petugas sempat kewalahan karena buaya beberapa kali memberontak. Kondisi sawah yang berlumpur membuat pergerakan petugas menjadi terbatas.

Akses menuju titik lokasi buaya hanya berupa jalan setapak di tengah sawah. “Itu kan prosesnya di persawahan banyak lumpur tentunya udah gitu di pertengahan udah gitu untuk aksesnya tuh kecil akses seperti yang setapak jadi kami lumayan was was juga dikhawatirkan buaya menyerang,” jelasnya.

Petugas tetap fokus dan saling berkoordinasi untuk menghindari risiko serangan. Setelah berhasil ditangkap, bagian mulut buaya langsung diikat untuk mencegah pergerakan. Beberapa bagian kaki buaya juga ikut diikat sebagai langkah pengamanan tambahan. Buaya kemudian digotong ramai-ramai menuju jalan di pinggir sawah.

Buaya tersebut dibawa ke Markas Komando Rescue di Kecamatan Bekasi Selatan. Buaya tersebut diduga merupakan peliharaan warga yang lepas ke area persawahan. Rencananya, buaya akan diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk penanganan lebih lanjut.

Saat berada di Mako Rescue, kehadiran buaya justru menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga datang untuk melihat langsung bahkan mengabadikan momen tersebut.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *