My WordPress Blog
Daerah  

Pemprov NTT Gelar Pameran HUT ke-67, ASN Wajib Beli Produk UMKM Minimal Rp 100 Ribu

Pameran HUT NTT ke-67: Momentum untuk Meningkatkan Ekonomi dan Budaya Lokal

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) menggelar Pameran HUT NTT ke-67 di belasan titik di wilayah itu. Untuk wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, pameran dipusatkan di pelataran NTT Fair, Bimoku Kota Kupang pada 13-20 Desember 2025. Acara ini menjadi ajang promosi sekaligus perayaan atas pencapaian pembangunan daerah.

Gubernur NTT Melki Laka Lena dalam pembukaan pameran menyampaikan bahwa acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk mencapai pembangunan sekaligus melestarikan budaya dan identitas NTT. Ia menekankan bahwa UMKM menjadi daya ungkit utama bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemerintah Provinsi NTT memandang penting bahwa daya ungkit kedepan adalah melalui UMKM,” ujarnya dalam pameran yang bertajuk NTT Berjaya, UMKM Berdaya. Ia juga mengungkapkan bahwa pada pameran pembangunan dalam rangka HUT RI ke-80 pada Agustus lalu, capaian pengunjung mencapai lebih dari 84 ribu orang dengan transaksi hampir 10 kali lipat dari biaya yang dikeluarkan.

Penyelenggaraan pameran ini merupakan bagian dari implementasi visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT serta menjalankan Dasa Cita dengan spirit Ayo Bangun NTT. Momentum HUT ke-67 ini membuktikan bahwa NTT bisa tampil kompetitif dan berdaya saing. Ia menyebut, NTT baru saja menjadi tuan rumah pertemuan 14 negara yang membahas mengenai budaya.

“Ada empat Menteri yang hadir mereka memberikan testimoni bahwa NTT juga merupakan the real pasific,” ujarnya. Ia juga menyebut bahwa saat ini NTT, NTB, dan Bali sedang mengembangkan kerja sama Sunda kecil agar tiga provinsi saling menopang satu sama lain.

Sebelumnya, NTT telah menjalin kerja sama dengan Provinsi Jawa Timur. Rencananya akan ada kerja sama juga dengan Maluku, Maluku Utara, dan enam provinsi di Papua. “Di bagian Timur ini kita buat kerja sama kawasan. Nantinya kapal-kapal putih yang dulu menghubungkan NTT, Maluku, dan Papua, akan kita aktifkan lagi untuk menghubungkan lebih kuat lagi,” ujarnya.

Produk NTT dari UMKM menjadi salah satu pengikut dalam kerja sama tersebut. Sehingga, pameran kali ini menjadi ajang pertunjukan mengenai kekuatan UMKM di NTT. Kedepan, kata dia, pemerintah provinsi juga memiliki hak untuk mengajukan kredit KUR kepada perbankan. Melki mengaku telah mendapat informasi itu.

Peran ASN dalam Mendukung UMKM

Untuk itu, pemerintah meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov NTT agar membeli produk di sejumlah titik pameran, minimal Rp 100 ribu bagi setiap ASN. Gubernur Melki menyatakan bahwa aturan ini akan diterapkan secara khusus terutama bagi Sekda dan pegawai SMA/SMK di daerah.

“Agar semua ASN membeli produk UMKM yang dipamerkan disini maupun di 11 titik lain. Nanti kita minta dia beli apa, dicatat minimal Rp 100 ribu untuk persiapan Natal. Belinya di pameran begini,” tambah Melki. Dia mendorong semua Forkopimda, perbankan, dan lembaga lainnya agar mengarahkan semua pegawai dan anggotanya untuk bisa membeli produk UMKM.

Pameran sebagai Sarana Promosi dan Kolaborasi

Panitia Penyelenggara Pameran HUT NTT ke-67 mengeklaim kegiatan itu bukan sekadar seremonial semata. Frederick Koenunu selaku ketua panitia mengatakan, pameran akan berlangsung 13-20 Desember 2025 di pelataran NTT Fair, Bimoku Kota Kupang, untuk dua daerah yakni Kabupaten Kupang dan Kota Kupang.

Dia mengatakan, perayaan ulang tahun Provinsi NTT merupakan momentum penting untuk merefleksikan pembangunan daerah serta memperkuat seluruh elemen masyarakat. “Dalam mewujudkan NTT yang maju, berdaya saing dan sejahtera,” ungkap Frederik saat pembukaan pameran.

Kepala Dinas Kominfo NTT itu menyebut, sejak terbentuknya Provinsi NTT tanggal 20 Desember 1958 lalu, wilayah ini telah mengalami berbagai dinamika pembangunan dari aspek sosial, ekonomi, dan budaya. Menurut dia, peringatan HUT NTT bukan sekadar seremonial melainkan perayaan jati diri dan wujud rasa syukur atas kemajuan yang telah dicapai.

“Pemerintah Provinsi NTT memandang penting bahwa daya ungkit kedepan adalah melalui UMKM,” ujarnya dalam pameran yang bertajuk NTT Berjaya, UMKM Berdaya itu.

Aktivitas dan Hiburan dalam Pameran

Pameran UMKM ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-67 NTT bertajuk NTT Berjaya, UMKM Berdaya. Dia berkata pameran pembangunan dan festival UMKM menjadi salah satu rangkaian kegiatan penting dalam memeriahkan perayaan ulang tahun Provinsi NTT.

“Kegiatan ini diinisiasi sebagai apresiasi terhadap semangat masyarakat, pelaku seni serta pelaku usaha kecil dan menengah yang terus berinovasi di tengah tantangan ekonomi global,” ujarnya. Dengan kegiatan ini, kata dia, masyarakat bisa menikmati hiburan berkualitas yang merupakan representasi kekayaan budaya NTT sekaligus mendukung ekonomi kerakyatan.

Bagi dia, kegiatan ini memberi ruang bagi seniman lokal dalam mempertunjukkan seni modern bernuansa lokal. “Sementara festival UMKM menghadirkan beragam seperti tenun ikat, kuliner lokal dan ekonomi kreatif lainnya,” katanya.

Frederick mengatakan kegiatan itu tidak hanya sebagai ajang hiburan tetapi sarana promosi dan memperluas kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. Paling tidak, muncul semangat gotong royong, memperat persaudaraan antar warga dan memperkuat ekonomi menuju kemandirian yang mewujudkan kesejahteraan masyarakat NTT.

Kehadiran 200 Stand UMKM

Pelaksanaan kegiatan ini, kata dia, salah satu pameran yang dilaksanakan di seluruh NTT, sementara pameran yang berlokasi di kawasan NTT Fair merupakan perwakilan dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Kegiatan ini menampilkan 200 stand UMKM yang terdiri dari 50 stand UMKM binaan Kabupaten Kupang dan 50 stand dari Kota Kupang. Sisanya dari Pemerintah Provinsi NTT.

“Sudah lebih dari 60 persen saat ini sambil yang lain masih mempersiapkan stand mereka dan siap berada di arena pameran selama seminggu,” ujarnya. Kegiatan lainnya adalah lomba fashion show pelajar, lomba modern dance antar sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, lomba dance antar perangkat daerah dan sekolah, lomba nyanyi solo, lomba hias stand bertema Natal.

Dia mengeklaim kegiatan itu melibatkan semua unsur dari UMKM, masyarakat umum, Pemerintah, mitra usaha, seniman. Diharapkan terjadi peningkatan transaksi UMKM. “Terbangunnya jejaring bisnis dan kolaborasi lintas sektor, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam produksi lokal, terwujudnya semangat HUT ke-67 NTT, yang inklusif, meriah dan berdampak ekonomi,” katanya.




Zaiful Aryanto

Penulis yang dikenal dengan gaya bahasa lugas dan informatif. Ia aktif meliput berita cepat, tren daring, hingga liputan human interest. Hobi utamanya adalah bersepeda, menonton video edukatif, dan mencoba tempat kuliner baru. Motto: "Tulisan yang baik selalu lahir dari kejujuran."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *