Tim Gabungan Lakukan Olah TKP dan Investigasi Kecelakaan Helikopter
Polri melalui Polsek Nanga Taman, Polres Sekadau, Polda Kalbar, melakukan pengamanan dan pendampingan dalam rangka olah tempat kejadian perkara (TKP) serta investigasi kecelakaan helikopter jenis Airbus Helicopter H-130 (tipe H-130T2) dengan nomor registrasi PK-CFX di Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman. Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yaitu Sabtu hingga Minggu, 18 – 19 April 2026, bersama tim gabungan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Basarnas, TNI, kru PT. Matthew Air, serta dukungan masyarakat setempat.
Pada hari pertama, Sabtu 18 April 2026, tim gabungan melakukan olah TKP awal dengan fokus pada pengecekan posisi helikopter, pemeriksaan barang-barang dan dokumen yang berkaitan dengan penerbangan, serta penelusuran barang-barang milik korban yang masih tertinggal di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, tim juga melakukan identifikasi kondisi akhir pesawat dan sebaran puing guna mendukung proses investigasi lanjutan serta mengetahui penyebab kecelakaan secara faktual.
Beberapa barang yang berhasil diamankan pada tahap awal antara lain dokumen penerbangan dan barang-barang pribadi milik korban berupa tas serta perlengkapan lainnya. Barang-barang ini menjadi bukti penting untuk mendukung investigasi lebih lanjut.
Pada hari kedua, Minggu (19/4), KNKT bersama tim gabungan melanjutkan investigasi dengan melakukan dokumentasi lebih rinci, pengumpulan data lapangan, serta pengambilan sejumlah komponen penting helikopter untuk keperluan analisis teknis lebih lanjut. Komponen yang diamankan antara lain instrument kokpit seperti altimeter, airspeed indicator, dan indikator mesin, kamera kokpit, serta DECU (Digital Engine Control Unit) dan FADEC (Full Authority Digital Engine Control) yang merupakan sistem elektronik pengendali performa mesin helikopter.
Personel Polri yang dipimpin Kapolsek Nanga Taman IPDA Bari Candramedi bertugas melakukan pengamanan lokasi serta pendampingan selama proses olah TKP dan investigasi berlangsung. Polri melalui Polsek Nanga Taman fokus pada pengamanan lokasi dan pendampingan terhadap tim investigasi KNKT agar seluruh proses pemeriksaan di lapangan dapat berjalan sesuai prosedur dan mendukung kelancaran investigasi.
Kegiatan investigasi dan olah TKP tersebut akan kembali dilanjutkan, Senin 20 April 2026 dengan agenda pergeseran mesin helikopter dari lokasi kejadian sebagai bagian dari tahapan investigasi lanjutan. Olah TKP dan investigasi ini bertujuan untuk mengetahui kronologi kejadian secara faktual, mengidentifikasi penyebab kecelakaan dari berbagai aspek teknis maupun nonteknis, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan investigasi lanjutan.
Hasil investigasi nantinya juga menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi keselamatan penerbangan guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Proses Pengamanan dan Pendampingan oleh Polri
Selama proses olah TKP dan investigasi, personel Polri yang ditempatkan di lokasi kejadian menjalankan tugas utama mereka yaitu pengamanan lokasi dan pendampingan terhadap tim investigasi. Mereka bekerja sama dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan bahwa semua prosedur dilaksanakan dengan baik dan tidak ada gangguhan dari pihak luar.
Kepala Seksi Humas AKP Triyono menjelaskan bahwa keberadaan polisi di lokasi sangat penting untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama proses investigasi berlangsung. Dengan adanya pengawasan yang ketat, tim investigasi dapat fokus pada pekerjaan mereka tanpa khawatir akan gangguan atau pencurian barang bukti.
Penyebab dan Langkah Lanjutan
Investigasi yang dilakukan oleh tim gabungan bertujuan untuk mencari tahu penyebab kecelakaan secara menyeluruh. Proses ini melibatkan analisis teknis terhadap komponen-komponen pesawat serta pengumpulan data dari berbagai sumber, termasuk wawancara dengan saksi dan pihak-pihak terkait.
Setelah proses olah TKP dan pengumpulan data selesai, hasil investigasi akan digunakan untuk menyusun rekomendasi keselamatan penerbangan. Rekomendasi ini diharapkan dapat membantu mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Peran Masyarakat Setempat
Dukungan masyarakat setempat juga menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan proses investigasi. Mereka memberikan informasi penting tentang kejadian dan membantu tim gabungan dalam pencarian barang bukti serta koordinasi di lokasi kejadian.
Masyarakat juga berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar lokasi kejadian agar tidak terjadi gangguan yang bisa menghambat proses investigasi.











