My WordPress Blog

Kunjungi Wamensos, Bupati Aceh Tamiang Ucapkan Terima Kasih kepada Pemerintah

Bantuan Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Tamiang

Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Armia Fahmi, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Sosial untuk pemulihan pasca-bencana. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat dalam bangkit dari musibah yang menimpa wilayahnya.

“Dengan stimulan (bantuan) yang disalurkan oleh Kemensos, ini sangat membantu mereka (masyarakat),” ujar Armia saat menghadiri audiensi dengan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (16/4).

Armia juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pendataan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, diperkirakan sebanyak 75 ribu Kepala Keluarga (KK) terdampak oleh bencana banjir. Angka ini menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan dan penyaluran bantuan kepada warga.

Hingga saat ini, Kemensos telah menyalurkan bantuan pemulihan pascabencana dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup bantuan jaminan hidup, isi hunian rumah, stimulan sosial ekonomi, serta santunan bagi korban luka berat dan meninggal dunia.

Total nilai bantuan tahap pertama yang sudah disalurkan mencapai Rp 128.499.300.000. Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Bantuan jaminan hidup untuk 47.638 jiwa dengan total nilai Rp 64.311.300.000
  • Isi hunian rumah untuk 7.581 KK dengan total nilai Rp 22.743.000.000
  • Stimulan sosial ekonomi untuk 7.581 KK dengan total nilai Rp 37.905.000.000
  • Santunan ahli waris sebanyak 236 jiwa dengan total nilai bantuan Rp 3.540.000.000

Sementara itu, bantuan tahap kedua disalurkan secara langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Aceh Tamiang pada Jum’at (10/4) lalu. Rincian bantuan tahap kedua antara lain:

  • Bantuan jaminan hidup bagi 20.908 jiwa dengan total nilai Rp 28.225.800.000
  • Isi hunian rumah dengan total senilai Rp 17.823.000.000 untuk 5.941 kepala keluarga (KK)
  • Stimulan sosial ekonomi senilai Rp 29.705.000.000 bagi 5.491 KK
  • Santunan bagi korban luka berat sebanyak 187 jiwa dengan total nilai Rp 935.000.000

Sehingga total nilai keseluruhan bantuan yang disalurkan tahap kedua mencapai Rp 76.688.800.000.

Ke depan, penyaluran bantuan pemulihan pascabencana di wilayah terdampak seperti Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan terus dilakukan.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyampaikan bahwa berdasarkan perintah Presiden Prabowo Subianto, penanganan dan pemulihan korban bencana di Sumatra harus cepat. “Karena kan perintahnya Pak Presiden kan cepat ya, perintahnya Pak Menteri juga harus cepat,” kata Agus Jabo.

Lebih lanjut, Agus Jabo menjelaskan bahwa dalam penanganan bencana, Kemensos melakukan dua tahap penanganan, pertama saat masa tanggap darurat berfokus pada penyaluran bantuan logistik, pendirian shelter, dan evakuasi. Kemudian, masa rehabilitasi atau pemulihan pascabencana, Kemensos memberikan tiga komponen yaitu bantuan jaminan hidup, bantuan isi hunian rumah, stimulan sosial ekonomi.

“Di luar itu pun, kemudian kita kan punya bantuan reguler, baik Bansos per 3 bulan maupun PKH, jadi di Aceh itu juga kita memberikan dukungan darurat dan dukungan reguler,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pertemuan ini turut dihadiri Wakil Bupati Banggai Fuqanuddin Masulili, Kepala Biro Umum Kemensos Salahuddin Yahya, Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang Muhammad Yani, serta stakeholder terkait lainnya.

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *