Kelahiran Bayi dengan Nama Ali Khamenei di Riau Viral di Media Sosial
Momen kelahiran bayi yang diberi nama Ali Khamenei di Kabupaten Kampar, Riau, menjadi sorotan di media sosial. Nama tersebut tidak hanya menarik perhatian masyarakat Indonesia, tetapi juga menarik perhatian Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, yang akhirnya datang menemui bayi tersebut.
Ali Khamenei adalah Pemimpin Tertinggi (Rahbar) Iran kedua yang menjabat sejak tahun 1989. Ia merupakan tokoh sentral dalam politik dan agama di Iran, memegang otoritas tertinggi atas militer, kebijakan luar negeri, dan urusan peradilan. Sayangnya, ia dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat-Israel ke Iran pada 28 Februari 2026 kemarin.
Kabar lahirnya bayi bernama Ali Khamenei pertama kali diunggah oleh Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Republik Belarus di akun X resminya pada 4 April 2026. Dalam keterangan, disebutkan bahwa pasangan suami istri asal Indonesia menamai anak mereka yang baru lahir “Ali Khamenei”. Akun tersebut juga membagikan foto kolase yang membuat surat keterangan kelahiran dan foto bayi bersama keluarganya.
Bayi Ali Khamenei merupakan anak dari pasangan Sri Maya dan Arsa Putra. Mereka tinggal di Desa Koto Tribun, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Riau. Bayi tersebut lahir di Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda Anisyah, Kampar, pada 24 Maret 2026 pukul 21.20 WIB. Berat badannya mencapai 2.600 gram dan panjang 47 centimeter.
Pengakuan Sang Ayah
Arsa Putra (51), ayah dari bayi tersebut, mengungkapkan bahwa pemberian nama Ali Khamenei bukanlah sembarangan. Ia bahkan sampai meminta izin kepada Kedutaan Besar Iran di Indonesia. “Kami sudah diberi izin penggunaan nama tersebut,” katanya, dikutip dari Kompas.com.
Arsa berharap saat dewasa, sang anak bisa seperti mendiang Ali Khamenei. Ia berharap anaknya bisa menjadi ulama dan pemimpin besar di kemudian hari. Keputusan pemberian nama ini juga membuat geger, termasuk diberitakan oleh media-media Iran.
Akhirnya, kabar kelahiran bayi ini sampai ke telinga Kedubes Iran di Indonesia. Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, rela terbang ke Kampar untuk bertemu dengan bayi tersebut. Arsa mengaku bangga dan merasa terhormat atas kedatangan ini. “Kemarin perwakilan Kedubes Iran datang bertamu ke rumah kami. Mereka menyampaikan apresiasi pemberian nama bayi kami Ali Khamenei,” tambahnya.
Profil Mohammad Boroujerdi
Mohammad Boroujerdi menjabat sebagai Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia sejak September 2023. Ia merupakan diplomat senior yang bukan kali pertama bertugas di Tanah Air. Sekitar 22 tahun sebelumnya, ia juga pernah menjalankan misi diplomatik di Indonesia.
Boroujerdi diketahui telah berkeluarga dan memiliki kedekatan emosional dengan Indonesia. Bahkan, ia menyebut Indonesia sebagai “rumah kedua”. Hal ini turut memperkuat komitmennya dalam mendorong hubungan bilateral kedua negara.
Dalam berbagai kesempatan, ia aktif membahas isu geopolitik global sekaligus menjajaki peluang kerja sama ekonomi antara Iran dan Indonesia yang dinilai masih sangat besar. Kehadirannya di Kampar menunjukkan betapa pentingnya momen ini bagi hubungan diplomatik antara dua negara.











