My WordPress Blog

Kronologi Taruna PIP Hilang di Kapal Norwegia, Telepon Ibu Tanyakan Ayah

Kehilangan Taruna PIP Makassar di Perairan Norwegia

Aslan Yusuf, seorang taruna dari Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar, dilaporkan hilang di perairan Norwegia setelah jatuh dari Kapal Alfa Batica akibat cuaca ekstrem. Kejadian ini terjadi saat kapal sedang melintasi rute pelayaran Mongstad, Norwegia-Butinge, Lithuania.

Sehari sebelum kecelakaan, Aslan sempat berkomunikasi dengan ibunya. Dalam sebuah panggilan video, mereka berbicara seperti biasa. Ibu Aslan, Hasmiah, mengungkapkan bahwa anaknya bertanya tentang keberadaan ayah dan neneknya. Namun, keesokan harinya, ia mendapat kabar bahwa kapal yang ditumpangi anaknya mengalami kecelakaan.

Perjuangan Aslan untuk bisa ikut berlayar tidaklah mudah. Ia terlebih dahulu berangkat dari Kota Makassar ke Jakarta. Di sana, ia bersama teman-temannya mendaftarkan diri ke beberapa perusahaan. Setelah sebulan menunggu, akhirnya ia mendapatkan panggilan untuk ikut berlayar di Kapal Tanker. Proses ini disebut sebagai “Prola”, singkatan dari praktik lapangan.

Rincian Peristiwa Kecelakaan

Kapal Alfa Batica yang membawa Aslan sedang menghadapi cuaca buruk di perairan Norwegia. Pada pukul 15.30 Local Time (LT), nahkoda memanggil Mualim I untuk membahas situasi tersebut. Mereka memutuskan untuk mengubah haluan kapal dari 135 derajat menjadi 120 derajat guna mengurangi terpaan angin dari buritan serta menghindari potensi kerusakan kapal.

Setelah penilaian situasi, Mualim I bersama lima orang kru menuju dek utama sisi kiri melalui jalur akses kapal. Tiba-tiba, kondisi cuaca memburuk disertai gelombang besar yang datang dari sisi kanan (starboard) menuju sisi kiri (port). Tidak ada kru yang menyadari adanya personel yang jatuh ke laut hingga salah satu kru dek mendengar teriakan. Ia kemudian mengetahui bahwa seseorang telah jatuh ke laut, yaitu Aslan Yusuf.

Tanggapan Keluarga dan Pihak Terkait

Ayah Aslan, Yusuf, mengatakan bahwa keluarga justru mendapatkan informasi mengenai jatuhnya sang anak dari rekan sesama siswa PIP Makassar serta pihak agen di Jakarta. Namun, mereka belum menerima detail lengkap mengenai peristiwa tersebut. Informasi yang diberikan oleh agen masih sangat terbatas.

Yusuf mengungkapkan bahwa pihak keluarga merasa terpukul lantaran komunikasi resmi dari otoritas pemerintah terkait belum juga diterima. Sejauh ini, koordinasi hanya terjalin secara mandiri dengan pihak kampus dan rekan-rekan korban.

Harapan Keluarga

Keluarga berharap pemerintah Indonesia, melalui kementerian terkait, dapat segera melakukan langkah diplomatik dan berkoordinasi dengan otoritas di Norwegia guna memastikan proses pencarian berjalan maksimal. Mereka berharap agar anak mereka bisa segera ditemukan.

Proses Pencarian dan Tindakan yang Dilakukan

Meski telah mendapatkan kabar penghentian pencarian oleh otoritas setempat, penyisiran di daerah pesisir tetap dilakukan. Hasmiah mengungkapkan bahwa pencarian lewat udara dihentikan, namun pencarian di pesisir-pesisir tetap dilanjutkan.

Kabar hilangnya taruna PIP Makassar itu juga dibenarkan oleh nahkoda Alfa Batica. Menurut keterangan mereka, kejadian tersebut terjadi karena cuaca ekstrem yang tiba-tiba muncul. Tidak ada indikasi awal bahwa seseorang akan jatuh ke laut, sehingga tidak ada tindakan pencegahan yang dilakukan pada saat itu.

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *