Kebijakan Baru FIFA yang Menguntungkan Persib Bandung
Kabar gembira datang bagi dunia sepak bola Indonesia, khususnya klub kebanggaan kota Bandung, Persib Bandung. Induk organisasi sepak bola dunia, FIFA, resmi menyiapkan dana fantastis sebesar 355 juta dolar AS atau sekitar Rp6 triliun untuk klub-klub yang pemainnya tampil di Piala Dunia 2026. Angka ini melonjak tajam hingga 70 persen dibandingkan edisi Piala Dunia 2022 lalu.
Kebijakan ini menjadi angin segar bagi Maung Bandung yang berpotensi kecipratan dana miliaran rupiah berkat kontribusi pemainnya di kancah internasional.
Mengenal FIFA Club Benefits Programme (CBP)
Melalui program FIFA Club Benefits Programme (CBP), FIFA memberikan insentif finansial kepada klub yang menaungi pemain di putaran final maupun fase kualifikasi. Berdasarkan rilis resmi FIFA pada Kamis (2/4/2026), kompensasi ini tidak hanya diberikan saat turnamen berlangsung, tetapi juga dihitung berdasarkan keterlibatan pemain di tim nasional selama dua tahun sebelum putaran final.
“Kompensasi dari program ini tak cuma kepada klub tempat pemain terdaftar ketika turnamen berlangsung,” tulis pernyataan resmi FIFA.
Peluang Emas Persib Lewat Frans Putros
Peluang Persib untuk mendapatkan dana “durian runtuh” ini terbuka lebar melalui bek serba bisa mereka, Frans Putros. Pemain diaspora ini baru saja membawa Timnas Irak mengukir sejarah dengan lolos ke Piala Dunia 2026 usai menumbangkan Bolivia 2-1 pada Rabu (1/4/2026). Meski Frans Putros duduk di bangku cadangan dalam laga penentu tersebut, kontribusinya selama babak kualifikasi membuat Persib berhak mengajukan klaim dana insentif. Jika jumlah klub penerima sama dengan edisi sebelumnya (sekitar 440 klub), Persib diprediksi bisa mengantongi dana hingga Rp73,3 miliar.
Dampak Besar Bagi Infrastruktur Klub
Sistem pembagian dana FIFA ini bergantung pada jumlah hari keterlibatan pemain bersama tim nasional. Semakin lama Frans Putros berada di skuad Irak hingga putaran final nanti, semakin besar pundi-pundi rupiah yang masuk ke kas Persib Bandung. Dana sebesar itu tentu menjadi suntikan modal yang luar biasa bagi Persib. Manajemen dapat memanfaatkan dana tersebut untuk pengembangan infrastruktur stadion, fasilitas latihan, hingga penguatan pembinaan pemain muda di Akademi Persib.
Apa Itu FIFA Club Benefits Programme
FIFA Club Benefits Programme (CBP) adalah program insentif finansial yang diluncurkan oleh FIFA untuk memberikan kompensasi kepada klub sepak bola di seluruh dunia yang pemainnya berpartisipasi dalam putaran final Piala Dunia (FIFA World Cup). Secara sederhana, FIFA menyisihkan sebagian keuntungan dari turnamen Piala Dunia untuk dibagikan kepada klub-klub yang telah membina dan melepas pemain mereka untuk membela tim nasional masing-masing.
Berikut adalah poin-poin utama mengenai program ini:
-
Tujuan Utama
Program ini dirancang untuk mengakui kontribusi klub dalam pengembangan pemain dan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan klub terhadap tim nasional. FIFA ingin memastikan bahwa klub-klub yang “meminjamkan” pemainnya tidak dirugikan karena kehilangan jasa pemain selama turnamen berlangsung. -
Siapa yang Mendapatkan Dana?
Dana ini diberikan kepada setiap klub yang menaungi pemain tersebut selama masa kualifikasi hingga putaran final. Jika seorang pemain pindah klub dalam periode dua tahun sebelum turnamen, kompensasi akan dibagi secara proporsional kepada klub-klub yang pernah dibela pemain tersebut dalam periode yang ditentukan. -
Bagaimana Perhitungan Dana?
Dana yang diterima klub bergantung pada durasi keterlibatan pemain dengan tim nasionalnya. FIFA menetapkan nilai kompensasi per hari untuk setiap pemain. Semakin lama seorang pemain bertahan di turnamen (misalnya, jika timnya lolos ke babak 16 besar, perempat final, hingga juara), maka semakin banyak hari yang dihitung, sehingga nilai kompensasi yang diterima klub akan semakin besar. -
Peningkatan untuk Piala Dunia 2026
Untuk edisi Piala Dunia 2026, FIFA meningkatkan kompensasi secara signifikan. Program ini kini memberikan dana total sebesar 355 juta dolar AS (sekitar Rp6 triliun), yang merupakan peningkatan sekitar 70 % dibandingkan dengan total dana yang dibagikan pada Piala Dunia 2022 di Qatar. -
Kompensasi Fase Kualifikasi
Salah satu poin penting dari program ini adalah kompensasi tidak hanya diberikan saat turnamen berlangsung. Pemain yang berkontribusi membawa timnasnya lolos melalui fase kualifikasi (selama dua tahun sebelum turnamen) juga menjadi dasar perhitungan dana yang diterima oleh klub tempat pemain tersebut terdaftar.
Mengapa Ini Penting bagi Klub Seperti Persib?
Program ini menjadi peluang besar bagi klub-klub di luar liga Eropa, termasuk di Indonesia. Jika pemain asing yang terdaftar di klub tersebut (seperti contoh Frans Putros di Persib Bandung yang membela Timnas Irak) sukses menembus putaran final Piala Dunia, maka klub tersebut berhak mengajukan klaim dana kompensasi kepada FIFA. Dana tersebut dapat digunakan klub untuk pengembangan infrastruktur, fasilitas latihan, atau pembinaan pemain muda.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."










