My WordPress Blog

Truk TNI Tabrak Pemotor, Sopir Diperiksa, Imparsial: Tindakan Brutal

Peristiwa Kecelakaan Lalu Lintas yang Melibatkan Truk TNI

Pada Jumat (3/4/2026), terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat. Truk TNI menabrak sepeda motor yang sedang melaju di jalan tersebut. Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Detail Kejadian

Sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan dikendarai oleh K (38) dan berboncengan dengan AM (51). Setelah kecelakaan, K hanya mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan medis di RSUD Kalideres sebelum diperbolehkan pulang. Sementara itu, AM mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan rekaman CCTV, posisi sepeda motor terlihat berada di lajur kiri namun sedikit bergeser ke arah tengah jalan. Saat itu, truk melaju dari arah barat ke timur dan menabrak sepeda motor yang berada tepat di depannya. Benturan tak terhindarkan, sehingga menyebabkan kerusakan pada kendaraan bermotor tersebut.

Tanggapan dari Koalisi Masyarakat Sipil

Koalisi Masyarakat Sipil, Imparsial, mengutuk tindakan yang diduga dilakukan oleh truk TNI yang menabrak pemotor wanita hingga mengakibatkan korban tewas. Mereka menilai kasus ini bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan bagian dari masalah yang lebih besar dalam tubuh institusi militer.

Menurut Ardi Manto Adiputra, Direktur Imparsial, insiden ini menunjukkan adanya kelalaian fatal yang berujung pada hilangnya nyawa warga sipil. Imparsial menegaskan bahwa aparat seharusnya menjadi pelindung masyarakat, bukan justru menjadi ancaman di ruang publik.

Imparsial juga menyoroti sejumlah peristiwa lain yang melibatkan anggota TNI, seperti kasus pembunuhan bos rental mobil di rest area Tol Jakarta-Merak yang menyeret oknum TNI AL, serta insiden peluru nyasar di Gresik yang menimpa seorang pelajar. Selain itu, kasus penganiayaan di Sanana, Maluku, hingga penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, turut memperkuat kekhawatiran publik terhadap maraknya kekerasan yang melibatkan aparat militer.

Dampak pada Masyarakat

Imparsial menilai rentetan peristiwa kekerasan yang melibatkan anggota TNI tidak hanya berdampak pada korban secara langsung, tetapi juga menebarkan benih ketakutan dan rasa tidak aman di tengah masyarakat. Ketika aparat bersenjata yang seharusnya melindungi, namun terlibat dalam tindakan yang merenggut nyawa warga sipil, maka yang muncul bukan hanya duka, melainkan teror psikologis kolektif.

“Dapat memunculkan kekhawatiran warga sipil terkait keselamatan dirinya sendiri di ruang-ruang publik, bahkan dalam aktivitas sehari-hari,” ujar mereka.

Permintaan Evaluasi

Imparsial mendesak Panglima TNI untuk bertanggung jawab secara institusional atas kejadian tersebut, termasuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem internal TNI. Selain itu, pemerintah dan DPR diminta segera merevisi regulasi terkait peradilan militer agar tidak lagi membuka celah impunitas.

“Semua kasus kekerasan yang melibatkan militer, wajib diadili melalui peradilan umum,” tegas Imparsial.

Penjelasan dari TNI AD

TNI Angkatan Darat (AD) akhirnya buka suara soal kecelakaan yang melibatkan rombongan truk TNI hingga menyebabkan seorang pemotor ibu-ibu berinisial AM tewas di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (AD) Brigjen TNI Donny Pramono membenarkan jika truk itu dari satuan Kima Menzikon/CRK Pusziad yang tengah membantu masyarakat.

“Bahwa kejadian tersebut melibatkan kendaraan dinas TNI AD dari satuan Kima Menzikon/CRK Pusziad yang pada saat itu sedang melaksanakan tugas membantu masyarakat, yakni mengantar siswa SDN 05 Kalideres untuk kegiatan LDKS Pramuka ke wilayah Cisarua, atas permintaan resmi dari pihak sekolah,” kata Donny dalam keterangannya, Minggu (5/4/2026).

Ia mengatakan dari indikasi awal, tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut. Hal itu berdasarkan penyelidikan di lokasi kejadian. “Kami perlu menegaskan bahwa dari indikasi awal, tidak terdapat unsur kesengajaan dalam peristiwa ini, melainkan murni kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.

Donny mengatakan kecelakaan bermula saat sebuah sepeda motor berusaha menyalip kendaraan truk dari sisi kiri. Kemudian, pengendara motor itu kehilangan kendali hingga terjatuh dan menimbulkan korban. “Namun demikian, untuk memastikan penyebab pasti kejadian, proses pendalaman masih terus dilakukan oleh aparat berwenang,” ucapnya.

Lebih lanjut, Donny mewakili institusi TNI mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya pengendara sepeda motor tersebut. “Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga almarhumah, serta mendoakan agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” tuturnya.

Di sisi lain, TNI juga meminta maaf kepada seluruh korban baik luka dan tewas. Donny menyebut pihaknya siap bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *