Perjalanan Wakil Indonesia di Swiss Open 2026
Perjalanan wakil Indonesia di Swiss Open 2026 menunjukkan hasil yang beragam. Di sektor tunggal putra dan tunggal putri, terdapat kabar menggembirakan dengan dua atlet yang berhasil melangkah ke final. Namun di sisi lain, beberapa wakil Indonesia harus berhenti di babak semifinal.
Pertandingan semifinal Swiss Open 2026 berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, pada Sabtu (14/3/2026) malam hingga Minggu dini hari WIB. Dari empat wakil Indonesia yang tampil di babak empat besar, dua di antaranya berhasil meraih tempat di partai puncak.
Alwi Farhan Tumbangkan Li Shi Feng di Semifinal Swiss Open 2026
Kejutan besar datang dari tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan. Pebulu tangkis berusia 19 tahun tersebut tampil luar biasa saat menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Li Shi Feng, dalam babak semifinal Swiss Open 2026. Alwi berhasil mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-10 dan 21-19 atas pemain yang menempati peringkat tujuh dunia tersebut. Kemenangan ini juga menjadi balas dendam bagi Alwi setelah sebelumnya kalah dari Li Shi Feng di China Open 2025 dengan skor 16-21 dan 9-21. Rekor pertemuan keduanya kini menjadi imbang 1-1.
Dengan hasil tersebut, Alwi Farhan berhasil melangkah ke final Swiss Open 2026, menyusul Putri Kusuma Wardani yang lebih dulu memastikan tempat di partai puncak sektor tunggal putri.
Jalannya Pertandingan Alwi Farhan vs Li Shi Feng
Pada gim pertama semifinal Swiss Open 2026, Alwi Farhan langsung menunjukkan permainan agresif sejak awal laga. Ia mampu unggul 4-2 dan terus menjaga keunggulan hingga interval dengan skor 11-4. Permainan konsisten yang ditunjukkan Alwi, ditambah beberapa kesalahan sendiri dari Li Shi Feng, membuat wakil Indonesia tersebut semakin percaya diri. Alwi pun terus memperlebar jarak hingga 17-9 sebelum akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan 21-10.
Memasuki gim kedua, Li Shi Feng mencoba bangkit dan tampil lebih menekan. Pebulu tangkis asal Tiongkok itu sempat memimpin cukup jauh 11-5 saat interval. Namun Alwi menunjukkan mental bertanding yang luar biasa. Ia perlahan mengejar ketertinggalan melalui permainan reli yang sabar serta serangan yang lebih terukur. Momentum mulai berubah ketika Alwi berhasil membalikkan keadaan menjadi 18-16. Setelah melalui beberapa reli panjang pada poin-poin krusial, Alwi akhirnya memastikan kemenangan 21-19 untuk mengunci tiket final.
Putri KW Lebih Dulu Amankan Tiket Final Swiss Open 2026
Sebelum Alwi memastikan kelolosan, Putri Kusuma Wardani sudah lebih dulu mengamankan tiket final Swiss Open 2026 dari sektor tunggal putri. Putri KW tampil solid saat menghadapi mantan juara dunia asal Jepang, Nozomi Okuhara, di semifinal. Ia mampu mengendalikan pertandingan dan menang dua gim langsung dengan skor 21-16 dan 21-13. Dengan kemenangan tersebut, Putri memastikan diri melangkah ke partai puncak dan menjadi wakil pertama Indonesia yang menembus final Swiss Open 2026.
Anthony Ginting dan Amri/Nita Terhenti di Semifinal Swiss Open 2026
Di tengah keberhasilan Alwi dan Putri, dua wakil Indonesia lainnya harus mengakhiri perjalanan di babak semifinal. Anthony Sinisuka Ginting gagal melangkah ke final setelah dikalahkan pemain Jepang, Yushi Tanaka. Dalam pertandingan tersebut, Ginting harus mengakui keunggulan Tanaka dengan skor 17-21 dan 12-21. Sementara itu, pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah juga mengalami nasib serupa. Mereka sebenarnya sempat memimpin setelah memenangkan gim pertama 21-14. Namun pasangan Tiongkok, Cheng Xing/Zhang Chi, berhasil bangkit dan membalikkan keadaan. Amri/Nita akhirnya kalah melalui pertandingan tiga gim dengan skor 21-14, 15-21, dan 13-21.
Peluang Indonesia Raih Gelar di Swiss Open 2026
Dengan hasil tersebut, Indonesia kini memiliki dua wakil di final Swiss Open 2026, yakni Putri Kusuma Wardani di sektor tunggal putri dan Alwi Farhan di sektor tunggal putra. Di partai final, Putri KW akan menghadapi Supanida Katethong dari Thailand, sementara Alwi Farhan dijadwalkan berhadapan dengan Yushi Tanaka dari Jepang. Keberhasilan kedua pemain ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk meraih gelar juara pada turnamen BWF World Tour Super 300 yang berlangsung di Basel tersebut.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”










