Penemuan Bayi Perempuan di Gerobak Nasi Uduk, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Polisi masih melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi perempuan berusia dua hari yang ditemukan telantar di sebuah gerobak nasi uduk di Jalan Pejaten Raya, kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kejadian ini terjadi pada Selasa (3/3/2026) sore dan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
Penemuan Bayi dan Surat yang Menyertainya
Bayi tersebut pertama kali ditemukan sekira pukul 17.30 WIB dan dilaporkan ke pihak kepolisian pada pukul 17.43 WIB. Dalam tas belanja hitam yang ditemukan bersama bayi, terdapat selembar kertas putih yang diduga ditulis oleh seorang bocah bernama Zidan. Isi surat tersebut meminta agar bayi yang disebut bernama Ameera Ramadhani dirawat dengan baik. Dalam pesan itu, Zidan mengaku bahwa ibu bayi meninggal saat melahirkan dan menyatakan bahwa ia tidak akan pernah menemui atau mengunjungi adiknya lagi.
Surat tersebut juga menyebutkan bahwa bayi lahir pada 2 Maret 2026. Isi pesannya antara lain:
“Assalamualaikum, Bapak/Ibu yang menemukan adik saya, saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya, karena ibu saya meninggal saat melahirkan, tolong anggap seperti anak sendiri, karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya dia lagi, saya tidak mau masa depan dia seperti saya, Terima kasih.”
Zidan, yang diketahui berusia 12 tahun, menjadi salah satu orang yang disebut dalam surat tersebut. Namun hingga kini, Zidan belum ditemukan untuk dimintai keterangan.
Kesaksian Warga dan Pria yang Dilihat
Warga bernama Ati (53) mengaku melihat seorang pria dewasa melewati gang sempit Jalan Pejaten Raya sekitar satu jam sebelum penemuan bayi. Saat itu, Ati sedang duduk di dalam rumah dengan pintu terbuka, tetapi tidak melihat jelas wajah pria tersebut karena penglihatannya yang menurun.
Pria tersebut membawa tas belanja hitam dan kemudian lewat lagi beberapa menit kemudian tanpa membawa tas itu. Ati menduga pria itu hanya kurir biasa, namun ia tidak tahu lokasi tas tersebut ditinggalkan.
Ati juga mengungkapkan bahwa orang yang dilihatnya bukanlah anak-anak berusia 12 tahun seperti yang tertulis dalam surat. Ia memastikan bahwa yang dilihatnya adalah orang dewasa.
Proses Penanganan dan Penyelidikan
Setelah ditemukan, bayi tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Saat ditemukan, kondisi bayi masih hidup, menangis, dan bergerak aktif. Di dalam tas juga ditemukan susu formula, tisu basah, dan sarung tangan bayi.
Saksi berinisial D (20) mengaku awalnya mendengar suara tangisan bayi dari lantai dua rumahnya. Setelah mencari sumber suara, ia menemukan tas belanja di dalam gerobak dan mendapati bayi perempuan di dalamnya.
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang meninggalkan bayi tersebut. Rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian sedang didalami.
Tindakan Lanjutan
Saat ini, bayi perempuan tersebut masih dalam penanganan tenaga medis dan koordinasi dengan Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan untuk tindak lanjut penanganan. Polisi juga masih melakukan upaya pencarian saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











