My WordPress Blog
Hukum  

Profil Iptu Nasrullah, Tersangka Penembak Remaja, Punya Gelar Doktor dan Hafal Al-Qur’an

Kehidupan dan Karier Iptu Nasrullah Muntu yang Penuh Kontroversi

Iptu Nasrullah Muntu adalah sosok yang kini menjadi perhatian publik setelah sebelumnya dikenal sebagai pahlawan dalam menyelamatkan balita Bilqis dari tindakan penculikan. Namun, kini ia menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap remaja asal Makassar, Bertrand Eko Prasetyo (18). Perjalanan hidupnya yang penuh dengan prestasi dan kontras ini menarik perhatian banyak orang.

Dari Heroik ke Tersangka

Nasrullah pertama kali viral karena aksi heroiknya saat menyelamatkan balita Bilqis Ramdhani dari sindikat penculikan lintas provinsi. Saat itu, ia memimpin tim gabungan untuk menemukan anak tersebut di wilayah Suku Anak Dalam, Merangin, Jambi. Keberhasilannya dalam menyelamatkan nyawa balita tersebut membuatnya mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kota Makassar.

Namun, nasib berubah ketika ia terlibat dalam insiden penembakan yang menewaskan remaja 18 tahun. Insiden ini terjadi dalam sebuah aksi tawuran. Setelah penyelidikan dilakukan, Nasrullah ditetapkan sebagai tersangka dan kini menjalani proses hukum di Penempatan Khusus (Patsus) Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.

Latar Belakang Pendidikan dan Karier

Nasrullah memiliki latar belakang pendidikan yang cukup tinggi. Ia mulai karier di kepolisian dari pangkat Bintara pada 2005 melalui pendidikan Diktukba. Setelah itu, ia berkembang menjadi perwira melalui program Sekolah Inspektur Polisi (SIP) pada 2020. Pada 2025, ia meraih pangkat Iptu.

Selain itu, Nasrullah juga memiliki gelar pendidikan tinggi. Ia mengenyam pendidikan Diploma III di Akademi Keperawatan pada 2011, kemudian melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar sarjana dan magister di Universitas Muslim Indonesia pada 2019. Tak berhenti di sana, ia juga meraih gelar doktor (S3) Ilmu Hukum dari Universitas Hasanuddin pada 2025.

Keahlian profesionalnya tidak hanya diakui di dalam negeri tetapi juga secara internasional. Ia pernah bertugas dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Formed Police Unit di UNAMID Sudan dan menerima tanda kehormatan Satyalencana Bhakti Buana pada 2013.

Kemampuan Bahasa dan Disiplin Agama

Selain memiliki kemampuan profesional, Nasrullah juga dikenal menguasai beberapa bahasa asing seperti Arab dan Inggris. Dalam kehidupan pribadi, ia dikenal sebagai penghafal Al-Qur’an dan menjalankan disiplin pendidikan agama kepada anak-anaknya.

Penembakan Remaja Makassar

Kasus hukum yang menjerat Nasrullah bermula dari peristiwa penembakan yang menewaskan remaja makassar, Bertrand Eko Prasetyo. Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menetapkan Iptu N sebagai tersangka setelah serangkaian penyelidikan. Kapolrestabes Makassar Arya Perdana membenarkan penetapan status tersebut.

Saat ini, Nasrullah masih menjalani pemeriksaan intensif di Patsus Polda Sulsel untuk proses hukum lebih lanjut.

Kompolnas Turun Tangan

Kasus ini juga menjadi perhatian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Lembaga tersebut turun langsung ke Makassar untuk menelusuri fakta di lapangan. Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam menyampaikan bahwa pihaknya melakukan pengecekan langsung setelah menerima laporan mengenai peristiwa tersebut.

Dalam pemeriksaan awal terhadap rekaman CCTV, Kompolnas menemukan bahwa posisi senjata tidak mengarah langsung kepada korban. Proses penyelidikan dan pendalaman kasus tersebut masih terus berlangsung untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti dari peristiwa penembakan yang menewaskan remaja tersebut.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *