Persija Jakarta Jadi Incaran Pemain Baru untuk Musim 2026/2027
Bursa transfer di DKI Jakarta musim 2026/2027 telah memanas. Persija Jakarta, salah satu klub terbesar di Indonesia, kini dikaitkan dengan beberapa nama pemain baru yang potensial untuk bergabung. Dari empat nama yang disebut-sebut, tiga di antaranya berasal dari Persis Solo, sementara satu lainnya masih dalam status sebagai pemain asing.
1. Juan Villa (AMF)
Juan Villa, pemain asing Borneo FC, menjadi sorotan utama dalam bursa transfer ini. Setelah laga antara Persija Jakarta melawan Borneo FC, ada momen menarik yang terjadi. Fabio Calonego dan Maxwell Souza, dua pemain Brasil andalan Persija, tampak mengambil foto bersama dengan Juan Villa, yang sedang naik daun.
Foto tersebut diunggah oleh akun Instagram @footballpusat, yang kemudian memicu komentar positif dari para Jakmania. Mereka menyatakan bahwa ketiganya cocok jika dipertemukan di Persija Jakarta musim depan. Bahkan, sebagian dari mereka mengajukan permintaan agar bos Persija, Mohamad Prapanca, mencoba merekrut Juan Villa awal musim nanti.
Kontrak Juan Villa di Borneo FC akan berakhir pada akhir musim 2025/2026, sehingga Persija memiliki kesempatan besar untuk melakukan negosiasi. Meski begitu, Borneo FC tidak akan mudah melepas pemain penting ini tanpa tawaran yang menarik.
2. Zanadin Fariz (CMF)
Zanadin Fariz, pemain muda Persis Solo, juga menjadi incaran Persija Jakarta. Ia bisa didatangkan secara gratis karena kontraknya dengan Persis Solo akan berakhir pada 31 Mei 2026. Berusia 20 tahun, Zanadin sering mendapatkan kesempatan bermain di Persis Solo, terutama karena regulasi pemain U-23.
Pada musim 2025/2026, ia telah bermain dalam 18 pertandingan selama 1.323 menit, dengan rekor satu gol dan tiga assist. Akun @jktnews_football menyebut bahwa Zanadin Fariz beserta Irfan Jauhari dikabarkan ditawarkan ke Persija, meskipun belum ada kepastian resmi.
3. Irfan Jauhari (LW)
Irfan Jauhari juga termasuk dalam daftar target Persija Jakarta. Kontraknya di Persis Solo akan berakhir pada 31 Mei 2026, sehingga ia bisa didatangkan secara gratis. Irfan pernah bermain untuk Persija Jakarta pada putaran kedua musim 2021/2022 dengan status pinjaman dari Persis Solo.
Namun, di musim 2025/2026, ia kurang beruntung karena jarang mendapatkan kesempatan bermain dan sering mengalami cedera. Ia hanya bermain dalam 13 pertandingan Super League selama 667 menit. Persija perlu berhati-hati jika ingin merekrutnya.
4. Muhammad Riyandi (GK)
Muhammad Riyandi, penjaga gawang asal Bogor, juga dikaitkan dengan Persija Jakarta. Ia dulunya menjadi andalan Persis Solo, namun mulai tersingkir setelah kedatangan kiper asing Vukasin Vranes. Pada musim ini, ia telah bermain dalam 15 pertandingan selama 1.305 menit, dengan dua clean sheet dan mencopot 31 gol.
Peluang Persija mendatangkannya sangat terbuka karena kontraknya akan berakhir pada 31 Mei 2026, namun Persija perlu bergerak cepat karena ia bisa mendapatkan perpanjangan kontrak atau diincar tim lain. Meski demikian, langkah ini berpotensi sia-sia karena Persija sudah memiliki kiper diaspora Cyrus Margono yang berkualitas dan kiper lokal Andritany Ardhiyasa yang masih layak tampil.
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."










