My WordPress Blog

Perhiasan Rp65 Juta Hilang di Rumah Warga Kandang Limun, Korban Curiga pada Orang Dekat

Kasus Pencurian Perhiasan Emas di Bengkulu

Kota Bengkulu kembali menjadi tempat kejadian kasus pencurian, kali ini menimpa seorang warga Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu. Korban bernama Dedi Kurniawan (35) harus kehilangan sejumlah perhiasan emas senilai Rp 65 juta dari dalam rumahnya. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu, 4 Maret 2025, sekitar pukul 06.30 WIB.

Awal Penemuan Kejadian

Kejadian pertama kali diketahui oleh ibu korban saat ia hendak mengecek tempat penyimpanan perhiasan di kamar. Saat itu, ia menyadari bahwa tempat penyimpanan emas tidak berada di posisi biasanya. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata beberapa perhiasan telah hilang.

Dedi menceritakan kronologi kejadian tersebut kepada wartawan. Menurutnya, setelah ibunya menemukan hal tersebut, keluarga langsung melakukan pengecekan lebih lanjut di berbagai tempat penyimpanan perhiasan lainnya. Hasilnya justru semakin mengejutkan karena sejumlah emas yang disimpan di tempat lain juga diketahui hilang.

Jenis-Jenis Perhiasan yang Hilang

Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa perhiasan yang hilang terdiri dari berbagai jenis. Di antaranya adalah logam mulia Antam seberat 5 gram, kalung emas putih beserta liontin dengan berat sekitar 10 gram, serta kalung emas kuning dengan berat sekitar 15 gram. Semua perhiasan tersebut sebelumnya disimpan di dalam lemari kamar.

Jika ditotal, nilai keseluruhan perhiasan yang hilang mencapai sekitar Rp 65 juta. Dedi mengungkapkan bahwa semua perhiasan itu memang disimpan di dalam lemari kamar. Ia mengaku tidak menyangka bisa hilang begitu saja.

Tidak Ada Tanda Pembobolan Rumah

Hal yang membuat Dedi dan keluarganya semakin heran adalah tidak adanya tanda-tanda pembobolan pada rumah mereka. Baik pintu maupun jendela tidak menunjukkan kerusakan atau bekas paksa masuk. Hal ini membuat korban menduga bahwa pelaku kemungkinan merupakan seseorang yang memiliki akses keluar masuk ke dalam rumah.

Menurut Dedi, jika pelaku adalah orang luar yang tidak mengetahui kondisi rumah, maka banyak barang lain yang akan ikut diambil. Namun kenyataannya, sejumlah barang berharga lain justru masih berada di tempatnya. Uang, handphone, bahkan beberapa perhiasan lain juga tidak diambil. Hanya beberapa emas saja yang hilang.

Pelaporan ke Polisi

Merasa dirugikan dan berharap pelaku dapat segera ditemukan, Dedi akhirnya memutuskan untuk melaporkan kejadian pencurian emas tersebut ke pihak kepolisian. Laporan resmi telah disampaikan ke Polsek Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu.

Dalam laporan tersebut, korban menjelaskan secara rinci kronologi kejadian pencurian emas yang dialaminya, termasuk daftar perhiasan yang hilang serta perkiraan kerugian yang dialami. Dedi berharap pihak kepolisian dapat segera melakukan penyelidikan dan mengungkap pelaku pencurian emas yang telah merugikan keluarganya.

Harapan Korban

Korban juga berharap pelaku dapat segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Selain kerugian materi yang cukup besar, kejadian tersebut juga membuat keluarga korban merasa tidak nyaman tinggal di rumah mereka sendiri.

Menurut Dedi, selama ini lingkungan tempat tinggalnya dikenal cukup aman dan jarang terjadi kasus pencurian. Karena itu, hilangnya perhiasan emas dari dalam rumah tanpa adanya tanda pembobolan menjadi hal yang sangat mengejutkan bagi keluarga.

Saat ini pihak keluarga masih menunggu perkembangan penyelidikan dari aparat kepolisian terkait kasus pencurian emas yang terjadi di rumah mereka.

Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *