My WordPress Blog

Harga Rudal Terbongkar, Connie Bakrie Ungkap Modal Kecil Iran Buat AS Keluarkan Biaya Tak Masuk Akal

Strategi Iran yang Mengubah Logika Perang Modern

Pengamat pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menilai bahwa Iran berhasil membuat Amerika Serikat kewalahan dengan strategi yang sangat efektif secara biaya. Dalam wawancara khususnya, ia menjelaskan bagaimana Iran menggunakan drone murah seharga sekitar 50 ribu dolar AS untuk melawan rudal AS yang harganya mencapai hingga 10 juta dolar. Hal ini menunjukkan bahwa Iran telah memanfaatkan prinsip efektivitas biaya (cost-effective) dalam perang modern.

Connie mengatakan bahwa serangan balasan Iran terhadap fasilitas militer dan sekutu AS di Teluk Arab dirancang secara presisi untuk menimbulkan guncangan ekonomi. Menurutnya, Iran adalah negara yang cerdas dan paham betul bagaimana memanfaatkan sumber daya terbatas untuk menciptakan dampak besar. Contohnya, drone murah yang digunakan Iran mampu menyasar sentra port laut dan bandara di Dubai, sehingga memberikan efek signifikan terhadap wilayah tersebut.

Serangan Presisi dan Efek Ekonomi

Selain itu, Connie Bakrie menilai bahwa rentetan serangan balasan Iran ke sejumlah fasilitas militer AS dan objek sipil di Timur Tengah merupakan strategi cerdas yang dirancang secara presisi. Bukan sekadar aksi militer biasa, Teheran disebut sengaja menyasar negara-negara sekutu AS di Teluk Arab untuk memberikan efek kejut ekonomi yang masif.

Strategi ini terbukti efektif dalam mengguncang wilayah yang selama ini menjadi pusat ekonomi dunia, termasuk Dubai di Uni Emirat Arab (UEA). Negara-negara seperti UEA, Kuwait, dan Bahrain dinilai melakukan blunder besar karena mengizinkan Amerika Serikat mendeploy alutsista tempurnya dari wilayah mereka untuk menyerang Ibu Kota Teheran. Akibatnya, Dubai yang tadinya merupakan surga ekonomi kini mengalami guncangan luar biasa.

Ketidakpastian keamanan membuat banyak orang mulai melakukan eksodus atau keluar dari Dubai. Connie menjelaskan bahwa harga minyak di Selat Hormuz bahkan melonjak tajam hingga 20 persen dalam hitungan hari. Hal ini menunjukkan bahwa dampak ekonomi dari serangan Iran sangat nyata dan berdampak luas.

Ketahanan Industri Pertahanan AS Diuji

Di akhir analisisnya, Connie mempertanyakan daya tahan (endurance) industri pertahanan Amerika Serikat. Menurutnya, AS akan kesulitan memproduksi alutsista dengan kecepatan yang sama dengan konsumsi peluru dan rudal di medan tempur, terutama setelah stok mereka terkuras untuk membantu Ukraina.

“Industri pertahanan AS tidak bisa secepat itu mengisi kembali stoknya. Mereka sudah habis-habisan hanya untuk membantu Ukraina dan posisi mereka kalah,” ujar Connie.

Saran ke Presiden Prabowo

Tak hanya itu, Dr Connie Rahakundini Bakrie menyarankan Presiden Prabowo Subianto untuk berani mengambil sikap keluar dari Board of Peace (BoP). Hal ini terkait tensi di Timur Tengah yang kian memanas pasca-serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Connie menilai bahwa momentum ini tepat bagi Indonesia untuk mengambil sikap tegas.

Connie menyebut tindakan Trump menyerang Iran tanpa koordinasi dengan negara anggota BoP lainnya sebagai pelanggaran kesepakatan. “Harusnya dengan Board of Peace menjadi Board of War, di situlah exit door kita. Langsung bilang, ‘Sebentar, gue masuk karena janji lu mau ngedamaiin Palestina. Boro-boro Palestina damai, lu malah bikin perang baru. Saya keluar’,” ucap Connie.

Ketergantungan Indonesia Terhadap AS

Connie pun menyoroti ketergantungan Indonesia terhadap AS. Padahal, negara seperti Spanyol dan Inggris justru disebutnya berani menolak permintaan Presiden AS Donald Trump untuk menggunakan pangkalan militer mereka demi menyerang Iran. Bahkan, dia mengkritik adab Trump saat memberikan peta (map) secara langsung kepada Presiden Prabowo, yang dinilainya merendahkan gesture kesetaraan antarkepala negara.

“Kalau untuk kepentingan nasional, harga berapa pun ancaman dari Trump, kenapa mesti takut? Spanyol tanpa dia bilang pro kepentingan nasional, hatinya, jiwanya, adabnya demi negaranya, makanya enggak ada takutnya. Kita ini punya dignity, harusnya punya confidence,” ucapnya Connie.

Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *