My WordPress Blog

Barcelona Kalah, Atletico Madrid Melaju ke Final Copa del Rey dengan Skor 4-3

Atletico Madrid Melaju ke Final Copa del Rey Setelah Mengalahkan Barcelona

Pertandingan leg kedua semifinal Copa del Rey antara Barcelona dan Atletico Madrid berlangsung di Camp Nou pada Rabu (4/3/2026). Meskipun Barcelona berhasil menang dengan skor 3-0 dalam pertandingan tersebut, mereka tetap kalah agregat 4-3 setelah kebobolan empat gol di leg pertama. Dengan hasil ini, Atletico Madrid akhirnya melaju ke final Copa del Rey untuk pertama kalinya dalam 13 tahun.

Final ini menjadi momen penting bagi Atletico Madrid yang sebelumnya terakhir kali mencapai final pada musim 2012/2013. Saat itu, mereka menghadapi Real Madrid dan berhasil meraih gelar juara. Kini, klub asuhan Diego Simeone kembali mendekati kesuksesan serupa setelah mengalahkan Barcelona dalam laga yang penuh drama.

Dominasi Barcelona di Leg Kedua

Di leg kedua, Barcelona tampil sangat agresif sejak kick-off dimulai. Mereka bermain dengan tempo tinggi dan terus meneror pertahanan Atletico. Tekanan yang diberikan oleh tim asuhan Hansi Flick membuat Atletico sulit mengembangkan permainan. Pemain-pemain seperti Antoine Griezmann dan Ademola Lookman juga sering melakukan kesalahan individu karena kehilangan bola.

Setelah setengah jam babak pertama, tekanan Barcelona mulai berkurang. Namun, di saat itulah mereka berhasil mencetak gol pertama. Gol tercipta dari tendangan sudut Lamine Yamal yang kemudian dikonversi menjadi gol oleh Marc Bernal. Gol ini mengubah arah permainan, sehingga Atletico mulai keluar dari area pertahanannya.

Perubahan Arah Permainan

Setelah gol tersebut, Atletico mencoba membalikkan situasi dengan menciptakan peluang. Griezmann memiliki dua kesempatan, salah satunya mengenai mistar gawang. Namun, kedua peluang tersebut gagal karena offside. Di sisi lain, Lookman juga punya peluang emas ketika Marcos Llorente melakukan serangan pertama, tetapi sundulannya melenceng dari gawang Barcelona.

Di injury time babak pertama, Barcelona berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Umpan cepat antara Yamal dan Ferran Torres memungkinkan Pedri lolos dari kawalan pemain lawan dan masuk ke kotak penalti. Marc Pubill menjatuhkannya di area terlarang, sehingga wasit menunjuk titik putih. Raphinha yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

Babak Kedua yang Lebih Tenang

Di babak kedua, Barcelona sedikit mengurangi agresivitasnya namun tetap bermain tenang dengan mengontrol tempo permainan. Dalam 10 menit pertama, Yamal dan rekan-rekannya terus merepotkan barisan pertahanan Atletico. Kiper Juan Musso tercatat melakukan empat blok berturut-turut dalam menghentikan serangan Barcelona.

Pada menit ke-60, Simeone melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Sorloth dan Molina agar Marcos Llorente memiliki ruang gerak di lini tengah. Upaya ini cukup efektif karena Atletico berhasil menguasai bola selama beberapa menit. Namun, di saat Barcelona menurunkan tempo, justru terjadi peluang yang dimanfaatkan oleh Bernal.

Rekor Baru dan Kemenangan Agregat

Di menit ke-72, Bernal mencetak gol kedua dari tendangan sudut Joao Cancelo. Dengan dua gol tersebut, Bernal mencatatkan rekor baru sebagai pemain termuda Barcelona yang mencetak brace dalam satu pertandingan Copa del Rey sejak musim 2013/2014.

Di sisa waktu pertandingan, tensi permainan tidak banyak berubah. Barcelona tetap mendominasi, sementara Atletico Madrid hanya bisa memanfaatkan kesalahan-kesalahan dari pemain Barcelona. Akhirnya, Atletico mampu mempertahankan keunggulan hingga enam menit tambahan waktu babak kedua.

Dengan hasil agregat 4-3, Atletico Madrid resmi melaju ke final Copa del Rey. Final ini akan menjadi yang ke-20 dalam sejarah klub dan yang kedua dalam masa jabatan Simeone. Mereka akan menghadapi pemenang antara Bilbao vs Real Sociedad, yang saat ini unggul agregat 1-0 atas Bilbao.

Leg kedua antara Real Sociedad dan Bilbao akan berlangsung pada Kamis (5/3/2026) pukul 03.00 WIB. Sementara untuk jadwal final Copa del Rey akan berlangsung pada Senin, 19 April 2026 pukul 02.00 WIB di Estadio Olimpico de La Cartuja.

Wahyudi

Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *