My WordPress Blog

Berita Buruk Persebaya Saat Lawan Persib Bandung, Bernardo Tavares Kehilangan Pemain Kunci

Cedera Malik Risaldi, Tantangan Berat bagi Persebaya Jelang Lawan Persib

Pertandingan krusial antara Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Senin (2/3/2026) menjadi momen penting bagi Bajol Ijo. Saat ini, Persebaya menempati posisi kelima dengan 38 poin, namun mereka terus dikejar oleh PSIM Yogyakarta yang berada di posisi keenam dengan selisih dua poin. Untuk mempertahankan posisi tersebut, kemenangan menjadi harga mati.

Namun, kabar buruk datang dari lini depan Persebaya. Penyerang sayap andalan, Malik Risaldi, kembali mengalami cedera saat menjalani sesi latihan khusus penyelesaian akhir di GBT. Ini merupakan cedera kedua yang dialami pemain berusia 29 tahun ini dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, ia absen dalam tiga pertandingan akibat cedera pangkal paha dan sempat dinyatakan pulih untuk bergabung dalam latihan tim.

“Mengenai penyelesaian akhir, kami sudah mencobanya dalam minggu terakhir,” ujar pelatih Bernardo Tavares. “Malik kembali berlatih, kami melakukan sirkulasi bola. Tapi dia cedera lagi saat latihan menembak itu.”

Cedera Malik Risaldi menjadi pukulan telak bagi Persebaya, yang sedang berjuang memperbaiki akurasi lini depan. Dalam laga terakhir melawan PSM Makassar, dari 20 tembakan dan 14 kreasi peluang, hanya enam di antaranya yang mengarah ke gawang. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pelatih asal Portugal tersebut.

“Kami selalu ada sesi penyelesaian akhir,” kata Bernardo Tavares. “Tapi memang kami harus bekerja keras lagi. Bukan hanya Bruno Moreira, tetapi pemain lain juga kurang akurat.”

Meski menghadapi situasi sulit, Tavares tetap mempersiapkan lini depan dengan harapan Bruno Moreira dan kawan-kawan bisa tampil lebih tajam saat menjamu Persib nanti.

Performa Mengesankan Gali Freitas di Bawah Arahan Bernardo Tavares

Di tengah kabar buruk terkait cedera Malik Risaldi, angin segar datang dari performa Gali Freitas. Pemain asal Brasil ini semakin moncer di bawah arahan Bernardo Tavares. Dari tujuh pertandingan yang dilakoninya, Gali berhasil mencetak 4 gol dan 2 assist. Catatan ini jauh lebih baik dibandingkan putaran pertama sebelum kedatangan pelatih Portugal tersebut, di mana ia hanya mengemas 2 gol dan 4 assist dari 15 pertandingan.

“Kadang kita juga gak tau ya, kharisma itu terkadang juga ada di dunia sepak bola. Kharisma itu kadang bisa menjadi pendukung,” kata Gali Freitas menjawab pertanyaan di GBT.

Selain faktor kharisma, Gali menyebut kehadiran Bernardo Tavares menambah motivasi pribadinya melalui masukan-masukan individual yang membantu meningkatkan performa di lapangan.

“Terkadang saya latihan yang kurang dimana, coach beri tahu saya untuk improve mana yang belum 100 persen. Misalnya posisi pegang bola, atau long pas, pelatih selalu bicara sama saya untuk improve lebih baik lagi,” tambahnya.

Gali yang pernah mencapai puncak performa bersama PSIS Semarang pada musim 2023/2024 (11 gol dan 7 assist) sangat menghargai pendekatan personal sang pelatih.

“Saya juga terimakasih sama coach untuk selalu bersama pemain meeting individual, bantu pemain lebih baik di lapangan,” pungkasnya.

Pembuktian Gali Freitas selanjutnya dinanti saat Persebaya menjamu Persib Bandung di GBT, Senin mendatang.


Erina Syifa

Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *