Ibadah Syukur dalam Memperingati Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Biak Numfor
Pada hari Jumat, 20 Februari 2026, Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, bersama Wakil Bupati Jimmy C.R Kapissa, merayakan satu tahun kepemimpinan mereka dengan menggelar ibadah syukur bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dan jemaat di GKI Efrat Darfuar. Ibadah yang dimulai pada pukul 11.00 WIT ini dipimpin oleh Pendeta Obaja Hengki Kalfian Tiert, S.Si, dan dihadiri oleh Bupati bersama Ketua TP PKK Kabupaten Biak Numfor, Ny. Imelda W. Mansnembra, serta para ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Biak Numfor serta jemaat GKI Efrat Darfuar.
Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh sukacita, dimulai dengan puji-pujian yang dibawakan oleh ASN Pemda Biak Numfor. Setelah selesai mengikuti ibadah, Bupati Markus Mansnembra menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun kepemimpinan bersama Wakil Bupati Jimmy Kapissa.
“Hari ini adalah hari yang penuh sukacita di mana kita sesama rekan kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor hadir dalam satu ibadah bertepatan dengan 1 tahun kepemimpinan. Terima kasih atas kepercayaan kepada kami sebagai bupati maupun wakil bupati untuk memimpin Kabupaten Biak Numfor ini dalam kurun waktu 5 tahun, kiranya ini menjadi sukacita bagi kita semua,” ujarnya.
Ia juga secara pribadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah mendampingi dan menopang jalannya pemerintahan selama satu tahun terakhir.
“Terimakasih sudah sama-sama mendampingi kami berdua untuk menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Biak Numfor sehingga kita syukuri di hari ini tepat satu tahun kepemimpinan kami berdua,” katanya.
Menurutnya, berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan bersama, namun evaluasi tetap diperlukan demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita tidak bisa mengklaim bahwa kita berhasil tetapi tentunya dari berbagai tugas dan tanggung jawab yang sudah kita laksanakan ada banyak evaluasi yang harus kita lakukan sehingga ketika ada program kegiatan itu bisa dirasakan oleh masyarakat kita patut syukuri. Tetapi kalau belum secara maksimal kita menjalankan tugas-tugas kita maka perlu untuk kita mengevaluasi dan memperbaiki kinerja kita,” tegasnya.
Agenda Strategis dalam Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan
Dalam rangkaian refleksi satu tahun kepemimpinan, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah agenda strategis. Salah satunya adalah peluncuran Kartu Tani yang memberikan fasilitas bus gratis bagi petani untuk membawa hasil pertanian ke pasar. Selain itu, akan dilakukan penyerahan bantuan modal usaha bagi pelaku usaha Orang Asli Papua (OAP).
Bupati dan wakil bupati juga dijadwalkan meluncurkan layanan pembayaran digital pelanggan PDAM sebagai bagian dari peningkatan digitalisasi keuangan daerah, serta menghadirkan layanan “Lapor Kamam Kami” untuk memudahkan masyarakat menyampaikan saran dan kritik.
Tak hanya itu, akan dilakukan penandatanganan kerja sama dengan Perum DAMRI Biak dalam rangka pelayanan bus gratis bagi pelajar dan petani melalui program Kartu Tani. Pada kesempatan yang sama, bupati dan wakil bupati juga akan menyerahkan kendaraan roda tiga guna mendukung layanan program ASRI di Kabupaten Biak Numfor.
Profil Kabupaten Biak Numfor
Pemerintahan Kabupaten Biak Numfor saat ini dipimpin oleh Bupati Markus Mansnembra dan Wakil Bupati Jimmy Carter Rumbarar Kapissa. Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah dipimpin oleh Zacharias L. Mailoa.
Visi Misi Bupati Biak Numfor saat ini adalah “Mewujudkan Kabupaten Biak Numfor yang sejahtera, Berdaya Saing, Inklusif, dan Berkelanjutan melalui Masyarakat yang Cerdas, Sehat dan Mandiri”.
Kabupaten Biak Numfor merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua. Ibu kota kabupaten terletak di Distrik Biak Kota. Wilayah otonom yang kini disebut sebagai Kabupaten Supiori, pernah menjadi bagian dari kabupaten ini setelah mengalami pemekaran wilayah.
Kabupaten Biak Numfor memiliki luas wilayah 15.124 kilometer persegi, dan jumlah penduduk sekitar 150.318 jiwa yang tersebar di 19 Distrik dan 257 Kampung. Kabupaten ini memiliki dua potensi yaitu perikanan dan pariwisata.
Selain itu, Kabupaten Biak Numfor juga dipilih sebagai lokasi pembangunan Bandar Antariksa oleh LAPAN karena posisinya yang strategis di dekat khatulistiwa.











