My WordPress Blog

Mantan pendukung Jokowi jadi ahli Roy Suryo, Refly Harun: Bukan hanya ringankan, tapi bebaskan

Pengakuan M Sobary sebagai Ahli dalam Kasus Ijazah Jokowi

Pada hari Kamis (12/2/2026), seorang budayawan dan peneliti ternama, Mohamad Sobary atau yang lebih dikenal dengan nama M Sobary, hadir di Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan sebagai ahli terkait kasus ijazah Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Ia adalah salah satu dari tiga orang ahli yang didatangkan oleh tim kuasa hukum Roy Suryo cs.

M Sobary memiliki latar belakang yang cukup menarik. Sebagai seorang budayawan sekaligus peneliti LIPI, ia telah lama dikenal luas dalam dunia kebudayaan dan pendidikan. Selain itu, ia juga pernah menjadi dosen di Universitas Indonesia dan aktif dalam berbagai kegiatan intelektual.

Dalam konferensi pers sebelum pemeriksaan saksi ahli, Refly Harun, kuasa hukum Roy Suryo cs, menyampaikan bahwa kehadiran M Sobary akan membantu memperkuat argumen kliennya. Menurut Refly, M Sobary tidak hanya meringankan tetapi juga akan membebaskan kliennya dari tuduhan yang diajukan.

Refly menyebutkan bahwa M Sobary dulunya merupakan bagian dari kelompok yang disebut Termul atau Ternak Mulyono, yaitu kelompok yang selalu mendukung Jokowi. Namun, kini ia telah sadar dan berbalik mendukung Roy Suryo cs. Hal ini disampaikan oleh Refly dalam bentuk pernyataan yang cukup bercanda, namun tetap mengandung makna penting.

Komentar Dokter Tifa tentang Peran M Sobary

Rekan Roy Suryo, Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, turut hadir dalam pemeriksaan ahli terkait kasus ijazah Jokowi. Dalam keterangannya, Dokter Tifa menyebut M Sobary sebagai sejawat di Universitas Indonesia. Ia menilai bahwa sosok M Sobary sangat berpengaruh dalam dunia ilmu pengetahuan dan budaya.

Dokter Tifa menjelaskan bahwa M Sobary telah bekerja sebagai peneliti dan dosen selama puluhan tahun. Ia juga dikenal sebagai seorang budayawan yang memiliki narasi dan hasil penelitian yang sangat diminati oleh banyak pihak.

Menurutnya, bergabungnya M Sobary sebagai ahli akan membantu membersihkan sejarah Indonesia yang menurutnya telah dicoreng oleh Jokowi melalui skandal keabsahan ijazah. “Termasuk bagian dari sini adalah bagaimana kita nanti akan menegakkan, bagaimana nanti kita akan bersama memulihkan dan memutihkan sejarah yang selama 10 tahun ini dibuat kelam oleh satu orang saja,” ujarnya.

Penjelasan M Sobary Sebagai Ahli

Sebelum memberikan keterangan, M Sobary menegaskan bahwa dirinya akan menjelaskan metodologi penelitian kepada penyidik. Ia menyebut akan memaparkan proses penelitian mulai dari inspirasi, perumusan proposal, hingga instrumen penelitian. “Secara keilmuan saya akan pertanggungjawabkan, tidak ada yang menyimpang dari kaidah,” ucapnya di Polda Metro Jaya.

Ia juga menyinggung peran Roy Suryo, dr. Tifauziah Tyassuma alias Dokter Tifa, dan Rismon Hasiholan Sianipar. Menurutnya, ketiga tokoh ini berani menyampaikan kebenaran sebagai kaum intelektual meski penuh risiko. “Kalau mau mendebat, debatlah pada wilayah ilmu, dari wawancara hingga penulisan buku, itu wilayah bebas perdebatan,” tegasnya.

Profil Lengkap M Sobary

Mohamad Sobary, akrab disapa Kang Sobary, lahir di Bantul, Yogyakarta, 7 Agustus 1952. Ia dikenal sebagai budayawan, kolumnis, sekaligus peneliti yang kiprahnya panjang di dunia kebudayaan dan media. Sobary pernah menjabat sebagai Pemimpin Umum Kantor Berita Antara serta Direktur Eksekutif Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan (Partnership for Governance Reform) hingga Juli 2009.

Kini, di usia 73 tahun, ia memfokuskan diri pada penulisan novel tentang keluarga Syalendra yang membangun Candi Borobudur. Nama M Sobary sudah lekat dengan dunia tulis-menulis. Kolomnya masih rutin hadir di Kompas Minggu dalam rubrik Asal-Usul, yang menyoroti akar budaya dan sejarah Nusantara.

Alumni Universitas Indonesia dan Monash University ini dikenal piawai meramu narasi kebudayaan dengan gaya reflektif dan tajam. Sebagai budayawan, M Sobary kerap menekankan pentingnya metodologi penelitian dalam memahami kebudayaan. Ia menempatkan riset sebagai jalan untuk menjaga integritas ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat peran intelektual dalam masyarakat.

Kini, karya-karya M Sobary terus menjadi rujukan, baik dalam bentuk tulisan maupun gagasan kebudayaan. Fokusnya pada novel Borobudur menegaskan konsistensinya sebagai budayawan yang tak pernah berhenti menggali sejarah dan makna peradaban.


Amanda Almeirah

Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *