My WordPress Blog

Kupang Konsolidasi Kementerian untuk Pembangunan Multisektor

Kunjungan Kerja Bupati Kupang ke Jakarta untuk Percepat Pembangunan Daerah

Bupati Kabupaten Kupang, Yosef Lede, melakukan kunjungan kerja selama empat hari di Jakarta. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mempercepat dan memajukan pembangunan di kabupaten tersebut dengan melakukan koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga pemerintah.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung dari Selasa hingga Jumat (3–6/2/2026). Dalam agenda tersebut, Bupati Yosef Lede bertemu langsung dengan sejumlah pejabat negara untuk membahas berbagai isu strategis terkait pembangunan, pemerintahan, dan kemasyarakatan di Kabupaten Kupang.

Fokus Koordinasi Pembangunan

Beberapa sektor menjadi fokus utama dalam koordinasi ini, antara lain:
– Pertanian dan peternakan
– Pariwisata
– Teknologi informasi dan digitalisasi
– Keuangan daerah
– Infrastruktur jalan dan jembatan
– Riset pembangunan
– Sektor pendidikan

Selama berada di Jakarta, Bupati Yosef Lede menemui beberapa pejabat penting, seperti:
– Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya
– Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti
– Direktur Perencanaan Penganggaran serta Direktur BUMD, BLUD, dan BMD Kementerian Dalam Negeri Yudia Ramli
– Asisten Deputi Manajemen Strategi Kementerian Pariwisata Dewi Hendriyani
– Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
– Pelaksana Tugas Direktur Layanan Teknologi Informasi Pemerintah dan Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Sudarmanto
– Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian RI Hary Suhada

Koordinasi juga dilakukan bersama Sekretaris Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Potensi dan Tantangan Kabupaten Kupang

Bupati Yosef Lede menyampaikan bahwa Kabupaten Kupang memiliki potensi besar di berbagai sektor. Antara lain:
– Pertanian dan peternakan
– Keindahan sumber daya alam
– Kekayaan adat istiadat dan budaya

Namun, ia mengakui masih ada keterbatasan dalam sarana prasarana maupun penganggaran daerah. Oleh karena itu, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan.

“Untuk itu kami datang melakukan koordinasi, presentasi, serta menyampaikan data dan proposal dengan harapan bisa mendapatkan dukungan, baik dalam bentuk program maupun penganggaran dari pemerintah pusat,” ujar Yosef Lede.

Komitmen Pemerintah Daerah

Selain mendorong dukungan dari pemerintah pusat, Bupati Kupang juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membuka ruang investasi. Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh kepada investor yang ingin berinvestasi, termasuk dengan mempermudah proses perizinan.

“Kami sampaikan di kementerian terkait potensi pariwisata Kabupaten Kupang. Jika ada investor yang ingin membangun, kami persilakan. Alam Kabupaten Kupang sangat indah dan potensial, baik wisata pantai, padang savana, pegunungan, hingga kekayaan adat dan budayanya,” ujarnya.

Menurut Yosef, pemerintah daerah akan memastikan sistem perizinan investasi berjalan dengan baik, cepat, dan tidak berbelit-belit, sehingga tercipta iklim investasi yang sehat dan kondusif di Kabupaten Kupang.

Masalah Infrastruktur dan Pendidikan

Dalam kunjungan tersebut, persoalan infrastruktur juga menjadi salah satu perhatian utama. Yosef Lede menyampaikan masih banyak ruas jalan dan jembatan yang belum terbangun, bahkan ada yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Kondisi infrastruktur ini kami koordinasikan dengan Kementerian PUPR agar bisa mendapatkan perhatian dan bantuan, apalagi di tengah kebijakan efisiensi anggaran saat ini, dukungan pemerintah pusat sangat kami butuhkan,” katanya.

Di bidang pendidikan, Bupati Kupang menjelaskan masih terdapat sejumlah sekolah dengan kondisi bangunan rusak, kekurangan ruang belajar, hingga adanya sekolah darurat. Oleh karena itu, Pemkab Kupang mengusulkan revitalisasi sekitar 300 sekolah serta pembangunan Sekolah Ungulan di Kabupaten Kupang.

Pengembangan Peternakan dan Digitalisasi

Terkait sektor peternakan, Yosef Lede menegaskan bahwa Kabupaten Kupang selama ini dikenal sebagai gudang ternak di Nusa Tenggara Timur. Namun, kejayaan tersebut perlu dikembalikan melalui dukungan infrastruktur peternakan yang memadai.

“Infrastruktur peternakan sangat dibutuhkan agar petani-peternak bisa lebih eksis dalam pemeliharaan ternak serta mendukung distribusi dan penjualan,” jelasnya.

Selain itu, pengembangan digitalisasi, penguatan sinyal telekomunikasi, dan pemerataan akses jaringan juga menjadi materi paparan Bupati Kupang kepada Kementerian Komdigi, termasuk kepada Direktur BAKTI Komdigi. Hal ini bertujuan agar akses informasi dan layanan digital dapat dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Kupang.

Respons Positif dari Pemerintah Pusat

Kehadiran Bupati Kupang Yosef Lede di berbagai kementerian dan lembaga tersebut mendapat respons positif. Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya menyatakan kesiapan kementeriannya untuk mendukung pengembangan perekonomian di Kabupaten Kupang, dengan menyesuaikan program yang ada serta potensi pengembangan daerah.

Sementara itu, Wakil Menteri PUPR Diana Kusumastuti menyampaikan bahwa kondisi infrastruktur yang disampaikan Pemkab Kupang menjadi perhatian Kementerian PUPR dan akan disesuaikan dengan program yang ada agar memberikan asas manfaat bagi masyarakat.

Melalui koordinasi tersebut, Kabupaten Kupang juga masuk dalam daftar calon penerima bantuan Sekolah Terintegrasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Diharapkan, program ini dapat mendorong pengembangan pendidikan di Kabupaten Kupang, menekan angka putus sekolah, serta membangun generasi muda yang memperoleh pendidikan layak dan bermartabat.

Sekolah Rakyat Terintegrasi sendiri merupakan program pendidikan berasrama (boarding school) unggulan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Selain pendidikan, dukungan pengembangan kepariwisataan dan peternakan juga menjadi perhatian Kementerian Pariwisata, termasuk dengan memberikan akses informasi bagi para investor melalui sistem pendataan kepariwisataan yang dimiliki kementerian tersebut.

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *