Kondisi Lexi Valleno Havlenda Setelah Jatuh dari Lantai Enam Gedung Kampus
Lexi Valleno Havlenda, adik kandung Keisya Levronka, mengalami cedera parah setelah jatuh dari lantai enam gedung kampus Universitas Tarumanegara (Untar). Ia terjatuh pada April 2023 saat sedang mengikuti kegiatan latihan caving atau susur gua yang diselenggarakan oleh organisasi Mahasiswa Hukum Pecinta Alam (Mapala) di area kampus. Pengait pengaman yang digunakan oleh Lexi terlepas, sehingga menyebabkan kecelakaan tersebut.
Menurut penuturan ibunya, Levi Leonita, Lexi mengalami luka-luka yang sangat serius. Tulang ekornya remuk hingga harus dipasang pen. Trauma ginjal yang sempat bergeser dan tidak berfungsi serta paru-paru terendam darah juga menjadi bagian dari cedera yang dialaminya. Selain itu, ada sobekan pada organ hati yang memperparah kondisi kesehatannya.
Selama satu tahun, Lexi harus memakai kateter ke mana-mana dan menjalani perawatan intensif. Selama periode tersebut, ia juga harus menggunakan kursi roda dan bertahap beralih ke tongkat. Sampai sekarang, ia masih membutuhkan kasur dekubitus untuk kenyamanan tulang ekornya.
Persoalan yang Terabaikan Selama Dua Tahun
Setelah dua tahun berlalu tanpa adanya penyelesaian yang jelas, Levi akhirnya memutuskan untuk angkat bicara melalui media sosial. Ia merasa bahwa pihak kampus dan organisasi mahasiswa tidak menunjukkan tanggung jawab atas insiden yang terjadi. Menurutnya, keluarga telah bersabar selama waktu yang cukup lama dalam upaya mencari keadilan secara kekeluargaan, tetapi tidak ada itikad baik dari pihak terkait.
Levi menyampaikan bahwa komunikasi dengan pihak kampus dan organisasi mahasiswa sangat sulit. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap pihak kampus yang dinilai tidak responsif. Akibatnya, ia memilih untuk memviralkan kasus ini sebagai jalan terakhir untuk mendapatkan perhatian dan pertanggungjawaban.
Pertemuan dengan Pihak Kampus
Setelah kasus ini viral, Levi menyampaikan bahwa keluarga sudah bertemu dengan pihak kampus. Lewat story miliknya, ia mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut berjalan lancar dan ada respon baik dari pihak kampus. Meskipun demikian, tawaran yang diberikan belum bisa diterima oleh keluarga karena dinilai jauh dari harapan.
Pertemuan tersebut dilakukan pada Sabtu, 31 Januari 2026, dengan Keisya Levronka dan kekasihnya, Nyoman Paul, turut mendampingi. Dalam foto yang diunggah Levi, tampak mereka berada di ruang tunggu sebuah kantor di lingkungan kampus. “Team support ini ikut pertemuan hari ini,” tulisnya sebagai keterangan.
Proses Penanganan Awal yang Tidak Sesuai
Levi juga menyoroti proses penanganan awal yang dinilai tidak sesuai dengan prosedur medis darurat. Ia menjelaskan bahwa Lexi yang jatuh dari lantai enam gedung kampus dibopong lalu didudukkan di kursi roda dan didorong ke kendaraan taksi online. Hal ini membuatnya mempertanyakan alasan tidak dipanggilnya ambulans, meskipun waktu tunggu tidak jauh berbeda.
Kecelakaan yang menimpa Lexi memiliki dampak panjang terhadap kesehatannya. Ia masih membutuhkan perawatan intensif dan dukungan dari keluarga serta masyarakat luas.











