My WordPress Blog

Dari Musuh ke Pahlawan, Liverpool Temukan Pengganti Virgil van Dijk



Liverpool berhasil mengamankan jasa seorang pemain muda yang dianggap sebagai penerus legenda Virgil van Dijk, Jeremy Jacquet. Pemain berusia 20 tahun ini direkrut oleh klub juara bertahan Liga Inggris dari klub Prancis, Rennes. Transfer tersebut resmi diumumkan pada deadline day bursa musim dingin, Senin (2/2/2025).

Jacquet datang dengan biaya transfer yang sangat besar untuk usianya. The Reds membayar total 68,6 juta euro (sekitar Rp1,35 triliun) untuk mendapatkan servisnya. Angka tersebut sudah termasuk biaya tambahan sebesar 5 juta euro dalam bentuk bonus yang disepakati.

Di Liverpool, Jacquet menandatangani kontrak hingga Juni 2031 dengan opsi perpanjangan hingga 2032. Namun, pembayaran transfer dilakukan secara langsung. Servis sang bek raksasa baru akan bisa dinikmati oleh Liverpool mulai musim depan karena kepindahannya akan berlaku pada musim panas 2026.

Sampai saat ini, Jacquet masih tetap membela Rennes hingga akhir musim kompetisi 2025-2026. “The Reds telah menandatangani kesepakatan dengan pemain berusia 20 tahun tersebut, yang akan membuatnya menyelesaikan sisa musim ini di Ligue 1 dan pindah ke Anfield pada musim panas mendatang dengan kontrak jangka panjang,” tulis pernyataan resmi Liverpool.

Selama musim ini, Jacquet tampil dalam 18 pertandingan untuk Rennes di kasta tertinggi Prancis. Secara keseluruhan, ia telah bermain dalam 31 pertandingan untuk klub tersebut sejak debutnya pada Januari 2024. Ia juga pernah menjalani masa pinjaman bersama Clermont Foot di Ligue 1.

Pemain asal Prancis ini juga memiliki pengalaman bermain untuk timnas U-21 Prancis. Pada 2024, Jacquet turut serta dalam final Kejuaraan Eropa U-19 dan terpilih dalam Tim Terbaik Turnamen.

Transfer ini telah memecahkan rekor di Liverpool. Saat transfernya berlaku pada Juni nanti, Jacquet akan menjadi bek termahal yang dibeli oleh klub pada bursa musim panas dalam sejarah Liverpool. Angka 68,6 juta euro ini jauh melebihi rekor sebelumnya, yaitu Milos Kerkez yang diboyong dengan harga 48,9 juta euro pada 2025.

Meskipun Van Dijk masih menjadi bek termahal absolut untuk Liverpool dengan nilai 84,65 juta euro, transfer kapten timnas Belanda itu terjadi pada bursa musim dingin 2018. Jika digabungkan, Jacquet akan menjadi bek termahal kedua di Liverpool setelah Van Dijk.

Titisan VVD

Kedatangan Jacquet tidak terlepas dari rencana Liverpool untuk menggantikan tugas Virgil van Dijk. Ia memiliki postur ideal, kemampuan dalam duel perebutan bola, serta kemampuan sebagai penyalur bola dari lini belakang. Meskipun baru berusia 20 tahun, Jacquet menunjukkan kematangan yang luar biasa sebagai seorang pemimpin.

“Saya merasa terhormat dapat bergabung dengan Liverpool, salah satu institusi sepak bola terbesar di dunia,” ucap Jacquet. “Bagi saya, sangat penting untuk mengakhiri waktu saya di klub Merah-Hitam (Rennes) dengan cara yang baik, di klub masa kecil saya, klub yang saya cintai,” tambahnya.

Bukan kebetulan, dalam wawancara terpisah pada Oktober lalu, Jacquet mengakui dua bek yang menjadi teladannya adalah Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate.

Musim ini, Jacquet mencatatkan 19 penampilan bagi Rennes di semua kompetisi. Salah satunya terjadi ketika menghadapi Calvin Verdonk, bek sayap timnas Indonesia yang memperkuat Lille. Momennya tersaji pada pekan ke-17 Liga Prancis ketika Rennes mengalahkan Lille dengan skor 2-0.

Dari musuh Verdonk, Jacquet akan segera terbang ke Inggris musim depan untuk menjajal tahap karier yang lebih menantang. “Ini adalah kesepakatan terbaik yang bisa kami harapkan,” ujar pelatih Rennes, Habib Beye.

Transfer Jacquet merupakan respons dari manajemen Liverpool setelah gagal merekrut Marc Guehi pada musim panas lalu. Guehi akhirnya memilih bergabung dengan Manchester City pada bursa Januari 2026.

Untuk mendapatkan jasa defender berpostur nyaris dua meter itu, The Reds memenangi persaingan ketat dengan Chelsea, yang dikabarkan sudah mengunci kesepakatan pribadi dengan Jacquet. Namun, saat mengetahui Si Merah juga serius ingin merekrut, Jacquet lebih tergiur untuk pindah ke Anfield.

Wahyudi

Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *