My WordPress Blog

Profil Maimun ST, Pemimpin Dinas Perikanan Aceh Tengah

Maimun ST, Pemimpin Baru Dinas Perikanan Aceh Tengah

Maimun ST resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Tengah setelah melalui proses uji kompetensi jabatan pimpinan tinggi (JPT) yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten setempat. Pengangkatan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan karier birokrasi Maimun yang telah dimulai sejak tahun 1994.

Selain menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan, Maimun juga menjabat sebagai Ketua Komunitas Masyarakat Aceh Pesisir (KMAP) Aceh Tengah. Komunitas ini mewadahi warga pesisir yang tinggal di wilayah dataran tinggi Gayo dan berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Perjalanan Karier Sejak 1994

Lahir pada tahun 1974 di Lhokseumawe, Maimun mengawali kariernya sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada 1 Maret 1994. Sebelumnya, ia menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) di STM Negeri Bireuen pada 1993. Pada masa itu, Pemkab Aceh Tengah sedang membutuhkan pegawai untuk ditempatkan di Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab).

“Bulan Oktober 1993 kami mengikuti tes, Desember keluar pengumuman, dan 1 Maret 1994 kami menerima SK sebagai CPNS. Tahun 1995 resmi menjadi PNS,” ujar Maimun.

Pengabdian di Setdakab Aceh Tengah

Ia kemudian mengabdi di Setdakab Aceh Tengah selama sekitar 15 tahun. Selama masa ini, Maimun bekerja di bawah kepemimpinan sejumlah bupati, antara lain:
– Drs Buchari Isaq (1992–1998)
– Mustafa M Tamy
– Pj Drs H Syahbuddin BP
– Dua periode kepemimpinan Bupati Nasaruddin MM (Pak Nas)
– Pj Bupati Tanwir (Baong)
– Bupati Sabela Abu Bakar
– Bupati Haili Yoga saat ini

Mutasi ke Berbagai Dinas hingga Menjadi Camat

Pada tahun 2005, Maimun dipindahkan ke Dinas Perhubungan dan ditempatkan di UPTD sebagai petugas pemungut pajak dan retribusi. Pada tahun yang sama, ia kembali dimutasi ke Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) yang kini menjadi Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKK) Aceh Tengah. Ia bertugas di instansi tersebut hingga 2007.

Karier Maimun terus berkembang, dan pada tahun 2007 ia ditugaskan ke Kecamatan Ketol. Di sana, ia memulai jenjang strukturalnya sebagai Kasubbag Keuangan, lalu menjabat Kasi Pemerintahan, Sekretaris Camat (Sekcam), hingga akhirnya diangkat menjadi Camat Ketol pada 2014. Ia menjabat posisi tersebut hingga 2019.

Masa tugasnya sebagai Camat Ketol diwarnai sejumlah peristiwa penting, termasuk gempa besar yang melanda wilayah tersebut dan meluluhlantakkan sejumlah kampung. Salah satu desa terdampak terparah adalah Kampung Serempah yang akhirnya harus direlokasi karena rusak total akibat gempa.

Tugas di Diskominfo, Pariwisata dan Kini Perikanan

Pada 2019, Maimun dipindahkan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Aceh Tengah sebagai sekretaris. Ia menjabat posisi tersebut hingga Oktober 2025. Selanjutnya, ia bertugas di Dinas Pariwisata selama sekitar dua setengah bulan, sebelum akhirnya kembali mengikuti seleksi JPT.

Melalui proses tersebut, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga memberikan kepercayaan kepada Maimun untuk memimpin Dinas Perikanan.

Komitmen untuk Kelestarian Danau Lut Tawar

Sebagai Kepala Dinas Perikanan, Maimun menegaskan komitmennya menjaga kelestarian Danau Lut Tawar serta mengembangkan perikanan tangkap dan budidaya. Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan ikan di Aceh Tengah saat ini mencapai sekitar 11.000 ton per tahun, sementara produksi lokal baik dari budidaya maupun tangkapan masih sangat terbatas.

Salah satu program yang tengah disiapkannya adalah program “Begule”, yakni pemberdayaan pakan ikan berbasis maggot atau larva lalat dari sisa makanan. Program ini ditargetkan mampu menekan biaya pakan hingga 40–50 persen.

Pemulihan Balai Benih Ikan

Selain itu, ia juga menargetkan pemulihan Balai Benih Ikan (BBI) yang rusak akibat bencana banjir dan longsor. Menurutnya, BBI memiliki potensi besar sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD) jika kembali dioptimalkan.

“Balai benih ikan luar biasa potensinya untuk PAD. Kita berharap segera diperbaiki agar pembibitan bisa berjalan kembali,” ujarnya.

Maimun berharap ke depan Dinas Perikanan dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga kementerian, untuk meningkatkan produksi ikan serta memenuhi kebutuhan masyarakat Aceh Tengah.

Saat ini ia berkantor di Dinas Perikanan Aceh Tengah yang beralamat di Lukup Badak, Kecamatan Pegasing.

Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *