Proyek Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menyampaikan harapan agar Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi dapat mulai beroperasi secara bertahap pada tahun 2028. Irfan menilai bahwa pengelolaan dan pembangunan kampung haji berada di bawah kewenangan Danantara, sehingga kepastian waktu operasional sepenuhnya menjadi domain lembaga tersebut.
“Kampung Haji itu domainnya Danantara. Jadi kapan bisa digunakan nanti mohon tanya ke Danantara,” ujar Irfan saat berbicara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Meski demikian, Irfan menyampaikan harapannya agar sebagian fasilitas Kampung Haji sudah bisa dimanfaatkan lebih awal untuk melayani jemaah haji Indonesia.
Dia menargetkan pada tahap awal setidaknya satu hingga dua tower dapat difungsikan. “Tapi kita berharap tahun 2028 itu ada satu, dua tower yang bisa dipakai walaupun belum semua. Harapan kita seperti itu,” tambahnya.
Pengembangan Kampung Haji di Makkah
Diketahui bahwa Presiden Prabowo Subianto menggagas pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara telah mengakuisisi Novotel Makkah Thakher City yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Hotel tersebut terdiri dari tiga tower dengan total 1.461 kamar dan mampu menampung 4.383 jamaah haji Indonesia.
Ke depan, kapasitas kawasan ini direncanakan bertambah dengan pembangunan 13 tower tambahan sehingga total kamar mencapai 6.025 unit dan dapat menampung sekitar 23 ribu jamaah. Selain itu, BPI Danantara juga mengakuisisi lahan seluas 4,4 hektare di depan hotel untuk pembangunan pusat perbelanjaan penunjang.
Peluang Kerja dan Ekonomi Baru
Proyek Kampung Haji di Makkah, Arab Saudi, yang digarap Danantara Indonesia diproyeksikan bisa membuka hingga 7.500 lapangan kerja baru. CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani memaparkan hal tersebut dalam rapat Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026 dengan Komisi XI DPR, Senin (1/12/2025).
“(Kampung Haji) diproyeksikan membuka hingga 7.500 lapangan kerja bagi tenaga kerja Indonesia serta menghasilkan nilai ekonomi lebih dari Rp 2,5 triliun per tahun melalui penguatan ekosistem halal,” kata dia.
Proyek Kampung Haji di Makkah digarap berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 15 Tahun 2025 untuk meningkatkan kualitas akomodasi bagi jamaah haji Indonesia, yang merupakan jamaah terbesar di dunia. Pendirian Kampung Haji juga sekaligus untuk menjawab kebutuhan akan solusi pelayanan yang lebih permanen dan terencana.
Pendekatan Pembangunan
Proyek ini dijalankan melalui dua pendekatan, yakni mengikuti proses lelang lahan yang dibuka otoritas Arab Saudi serta mengeksplorasi opsi akuisisi aset dan pengembangan lahan alternatif. “Project Berkah bukan hanya soal akomodasi jamaah, tetapi tentang membuka peluang ekonomi baru bagi Indonesia dan meningkatkan standar pelayanan publik bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah haji,” ujar Rosan.
Presiden Prabowo Subianto sudah meminta Danantara untuk menangani pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah. Danantara sedang mengikuti proses lelang untuk mendapatkan lahan seluas 80 hektare di wilayah Makkah. Lahan itu menjadi rebutan banyak pihak. Ada sekitar 90 penawar (bidder) yang bersaing, termasuk Danantara.
Selain lahan utama seluas 80 hektare, Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengungkap pihaknya juga membeli beberapa bidang tanah tambahan di sekitar lokasi untuk memperluas area pengembangan. Pandu memastikan seluruh urusan perizinan untuk lahan-lahan tambahan tersebut sudah selesai.
Fasilitas yang Disediakan
Kampung Haji selain akan mengakomodir kebutuhan jemaah haji dan umrah Indonesia, juga menjadi kawasan terpadu dengan berbagai fasilitas. Mulai dari pusat kuliner, area modest fashion, lokasi wisata, layanan kesehatan, hingga berbagai aktivitas bisnis berbasis syariah.
“Luas 80 hektare itu sama dengan 2,5 kali SCBD yang itu kalau insyaallah kita dapat,” ujar Pandu. Pembangunan Kampung Haji diproyeksikan selesai tahun 2027 dengan beberapa tower diharapkan bisa digunakan mulai 2028.
Gagasan ini lahir dari Presiden Prabowo Subianto yang membahas langsung dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) beberapa waktu lalu. Indonesia adalah negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia dengan 230 ribu jemaah haji per tahun belum termasuk jemaah umrah, sehingga kebutuhan fasilitas permanen di Makkah sangat mendesak.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."











