My WordPress Blog
Hukum  

Ingin Bertemu Mas Sekali Lagi, Curhatan Istri Kedua Pilot ATR 42-500 yang Jatuh

Pesan Pilu Widyarlina, Istri Kapten Andy yang Menunggu dengan Cinta

Widyarlina, istri kedua dari Kapten Andy Dahananto (52), pilot pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan jatuh dalam misi penerbangan menuju Makassar, menulis pesan pilu yang menyentuh hati banyak orang. Lina mengaku menunggu karena cinta, meski harapan semakin tipis. Ia rela menempuh perjalanan jauh dari Sorokawo, Kabupaten Lawu Timur, demi bisa berdiri lebih dekat dengan titik pencarian di Makassar.

Ketegaran hati Lina menjadi sorotan setelah dirinya membagikan curahan hati yang mendalam di media sosial. Meski harapan kian tipis seiring berjalannya waktu, Lina tetap setia menunggu. Ia sangat terpukul dan merasakan duka mendalam begitu mendapat kabar pesawat yang dipiloti suaminya dinyatakan hilang dalam penerbangan dari Jogyakarta-Makassar.

Duka yang dirasakan Lina diunggah melalui akun media sosialnya, Facebook-nya ‘Mangkok-Ku Stand’. “Maaaaaassss saayaaaangkuuuu….Maaas dimana sayang????,” tulis Lina. Tak cuma itu, Lina juga menuliskan curahan hati yang begitu mendalam.

“Aku menunggu bukan karena kuat, tapi karena cinta, Suamiku mengalami kecelakaan pesawat dan hingga hari ini belum ditemukan. Setiap detik adalah doa, setiap air mata adalah harapan yang kupeluk erat. Aku tak tahu apakah yang kutunggu adalah kepulangan atau kabar duka. Namun selama belum ada jawaban, aku akan tetap menunggu karena cinta sejati tak pernah menyerah, bahkan di tengah ketidakpastian.” tulisnya dikutip, Senin (19/1/2026).

Ucapan Terakhir Kapten Andy: “Doakan Happy Landing”

Di tengah pencarian para korban kecelakaan pesawat ATR, heboh soal ucapan terakhir sang kapten Pilot. Saat itu, ia sempat melakukan panggilan video dengan istri dan anak-anaknya. Tidak ada firasat buruk, hanya pesan singkat yang selama ini selalu menjadi ritual sebelum bertugas.

“Pesan terakhir beliau hanya ‘doakan happy landing’. Itu kalimat yang selalu beliau sampaikan sebelum bertugas,” tutur adik ipar Kapten Andy, Agus Mahardianto. Namun hingga waktu pendaratan yang dijadwalkan sekitar pukul 13.17 WIB, tidak ada kabar lanjutan dari Kapten Andy.

Sekitar pukul 15.00 WIB, pihak Indonesia Air Transport mengabarkan kepada keluarga bahwa pesawat yang dikemudikannya hilang kontak. “Sejak itu kekhawatiran kami mulai muncul, karena dalam dunia penerbangan, kondisi lost contact bukan hal yang biasa,” ujarnya.

Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan

Akhirnya black box pesawat ATR 42-500 berhasil ditemukan oleh Tim SAR. Meski sudah ditemukan keberadaan black box tersebut belum bisa diamankan, mengingat kondisi yang belum memungkinkan. Black box terletak di bagian ekor pesawat ATR 42-500 PK-THT.

Sebagai informasi, black box (kotak hitam) menjadi benda yang paling dicari setelah terjadinya kecelakaan pesawat terbang. Itu karena kotak hitam merupakan perangkat penyimpan data penerbangan yang nantinya bisa dijadikan petunjuk untuk mengungkap penyebab kecelakaan pesawat terbang. Meski namanya black box tapi warnanya itu orange.

Diketahui bahwa black box berada di bagian ekor, namun akses menuju titik tersebut sangat terbatas dan berisiko tinggi. Untuk menjangkau area tersebut, Tim SAR Gabungan harus menyiapkan strategi khusus. Personel memerlukan tali sepanjang sekitar 100 meter dari Pos 8 untuk melakukan teknik grappling atau repling menuruni lereng curam menuju badan pesawat.

“Kita harus memerlukan dari Pos 8 tali sekitar 100 meter untuk bisa grappling ke area pesawat,” ujar Tim SAR, Rabu (21/1/2026). Kondisi geografis menjadi tantangan utama. Selain kemiringan tebing yang ekstrem, permukaan lokasi didominasi bebatuan dan minim pijakan, sehingga setiap pergerakan harus dilakukan dengan perhitungan matang.

Proses Evakuasi Black Box yang Rumit

Basarnas Makassar juga telah berkoordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk memastikan titik pasti keberadaan black box sebelum proses evakuasi dilakukan. “Letak black box-nya sendiri kami sudah berkoordinasi dengan KNKT, letak dari black box itu dari bagian ekor,” jelasnya.

Sementara itu, Danrem 141/Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan memastikan tim khusus telah disiapkan untuk fokus menuju bagian ekor pesawat, meskipun perangkat perekam tersebut belum berhasil diangkat. “Ada tim yang khusus untuk ke ekor,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa pencarian di area tersebut membutuhkan teknik khusus karena posisi ekor berada di lereng yang sangat terjal.

“Dan itu posisinya juga harus menggunakan teknik repling. Ini di lereng juga,” jelasnya. Pesawat ATR 42-500 PK-THT sendiri diketahui hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026). Serpihan pesawat ditemukan beberapa jam kemudian di kawasan Gunung Bulusaraung, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, pada koordinat 04°55’48” Lintang Selatan – 119°44’52” Bujur Timur.

Pada hari keempat pencarian, lokasi black box akhirnya teridentifikasi. Namun hingga kini, tim masih mempersiapkan peralatan tambahan dan skema penjangkauan paling aman agar proses evakuasi dapat dilakukan tanpa mengorbankan keselamatan personel.

Daftar Korban Kecelakaan Pesawat Indonesia Air Transport

Berikut adalah daftar 10 korban kecelakaan pesawat Indonesia Air Transport:

Daftar Kru Pesawat:

  • Andy Dahananto (Kapten/Pilot)
  • Farhan Gunawan (Kopilot)
  • Hariadi (Flight Operation Officer)
  • Restu Adi P (Engineer)
  • Dwi Murdiono (Engineer)
  • Florencia Lolita (Awak Kabin)
  • Esther Aprilita S (Awak Kabin)

Daftar Penumpang:

  • Deden
  • Ferry
  • Yoga

Wahyudi

Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *