My WordPress Blog

Detik-detik Kereta Api Menoreh Tabrak Truk Tangki di Cirebon Terekam CCTV, Sopir Hanya Luka Ringan

Detik-Detik KA Menoreh Menabrak Truk Tangki Air Terekam CCTV

Pada Rabu (21/1/2026) dini hari, suasana yang biasanya tenang di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, tiba-tiba berubah menjadi mencekam. Peristiwa tabrakan antara Kereta Api (KA) Menoreh dan truk tangki air terjadi di jalur perlintasan rel kereta api. Kejadian ini terekam jelas oleh kamera pengawas atau CCTV yang dipasang di Kantor Kepala Desa Dompyong Kulon.

Rekaman CCTV menunjukkan bahwa kejadian terjadi pada pukul 02.38 hingga 02.40 WIB. Pada awal rekaman, kondisi sekitar perkantoran desa tampak sepi dan tenang. Namun, pada detik ke-19 hingga ke-20, situasi berubah drastis. Sebuah truk tangki air yang melaju dari arah kiri layar mendekati jalur rel. Saat roda depan truk mulai menginjak jalur rel, KA Menoreh tiba-tiba melintas dari arah kiri dengan kecepatan tinggi. Diduga, sopir truk tidak menyadari kedatangan kereta, sehingga tidak melakukan pengereman atau berhenti.

Benturan tak terhindarkan. KA Menoreh menghantam badan truk tangki air dengan keras. Dalam rekaman CCTV, terlihat truk tersentak kuat ke arah kanan, sementara air dari dalam tangki berhamburan akibat benturan tersebut. Meski telah menabrak truk, rangkaian kereta masih melaju dan baru berhenti sekitar 500 meter dari titik tabrakan.

Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka. Dua di antaranya merupakan kru KA Menoreh, yakni masinis dan asisten masinis, sementara satu korban lainnya adalah sopir truk tangki air. Sigit Winarto, Vice President PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, memastikan seluruh korban luka telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

“Dari kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun ada korban luka dari kru kami, yakni masinis dan asisten masinis. Asisten masinis mengalami luka cukup sedang dengan kondisi kaki patah, sementara masinis mengalami patah tulang rusuk dan saat ini sudah ditangani di RSUD Waled,” ujar Sigit saat ditemui di lokasi usai proses evakuasi.

Sopir truk tangki air bernama Abi Eko, warga Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, juga mengalami luka akibat tertemper kereta. Sopir yang mengemudikan truk bernomor polisi E 9877 A itu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sigit menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.47 WIB saat KA Menoreh relasi Semarang Tawang–Pasar Senen menabrak truk tangki air yang berada di jalur rel. “Anjlokan terjadi akibat kereta api menemper truk tangki air di perlintasan desa ini. Akibatnya, lokomotif anjlok sebanyak tiga as atau satu bogie,” ucapnya.

Meski mengalami benturan keras, pihak KAI memastikan seluruh penumpang KA Menoreh selamat. Saat kejadian, tingkat okupansi penumpang KA tersebut tercatat sekitar 31 persen. “Untuk penumpang, alhamdulillah tidak ada korban. Seluruh penumpang dalam kondisi selamat dan perjalanan KA Menoreh tetap dilanjutkan setelah penanganan awal,” jelas dia.

Pantauan di lokasi menunjukkan proses evakuasi lokomotif berlangsung cukup panjang. Lokomotif baru berhasil dievakuasi menggunakan railway crane sekitar pukul 09.20 WIB dan kemudian ditarik menuju Stasiun Waruduwur. “Untuk posisi jalan rel di petak Waruduwur–Babakan saat ini sudah normal kembali. Namun di jalur hilir arah Jakarta masih diberlakukan pembatasan kecepatan 40 kilometer per jam karena terdapat beberapa bantalan rel yang rusak dan perlu perbaikan lanjutan,” katanya.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah perjalanan kereta api lintas utara sempat mengalami keterlambatan cukup signifikan. “Kereta api dari arah Cirebon ke Semarang maupun sebaliknya sempat ditahan. Keterlambatan bisa lebih dari satu jam, dan sementara ini ada sekitar lima sampai enam perjalanan kereta yang terdampak,” ujarnya.


Wahyudi

Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *