My WordPress Blog

Dua Wanita Dihina Usai Curi Amplop Pengantin, Berani Pura-Pura Jadi Tamu

Video Viral: Dua Wanita Diduga Maling Amplop Pengantin di Bekasi

Sebuah video yang memperlihatkan dua wanita ketahuan mencuri amplop pengantin di acara resepsi pernikahan viral di media sosial. Kejadian ini terjadi di kawasan RT 02 RW 04 Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Dalam video yang beredar di TikTok, sejumlah warga dan tamu undangan yang hadir di acara hajatan tersebut terlihat heboh. Para warga dan tamu undangan menyaksikan seorang wanita mengenakan gamis hijau tua digiring dan diarak oleh pria ke dalam sebuah rumah. Terdengar suara warga menyoraki dan menyebut bahwa wanita tersebut adalah maling.

Dalam video lainnya, ternyata terduga pelaku yang disebut maling itu ada dua. Terlihat sejumlah warga mengerumuni kedua wanita tersebut sambil emosi. Terdengar warga berbicara bahwa kedua wanita tersebut adalah maling alias pencuri amplop pengantin. Mereka kemudian meminta agar kedua pelaku mengeluarkan tas milik pengantin yang diduga telah diambil.

Dengan wajah panik, tampak kedua wanita tersebut hanya diam. Pelaku dipermalukan oleh warga setempat. Seorang warga menyebut bahwa kedua pelaku berasal dari Tambun, Bekasi. Ia mengatakan, “Nih maling, tasnya pengantin dicopet. Orang Tambun katanya guys, nih kenal gak nih,” ujarnya.

Di sisi lain, terlihat seorang pria sedang menelepon kepolisian melaporkan kejadian dugaan pencurian tersebut. Sebelum akhirnya diamankan kepolisian, warga merekam wajah kedua terduga pencuri amplop pengantin tersebut. Satu wanita berambut panjang dan satu wanita lainnya yang sempat digiring warga mengenakan hijab mengenakan gamis hijau tua.

Terlihat wajah kedua terduga pelaku itu menunduk dan berusaha menutupi wajahnya yang sembab karena menangis. Menurut keterangan warga, kedua wanita terduga pencuri itu tepergok mencuri puluhan amplop pengantin. Kedua pelaku sempat diarak warga dan keluarga pengantin saat tepergok setelah beraksi berpura-pura menjadi tamu undangan.

Mereka disebut datang seperti tamu undangan lainnya bahkan sempat menikmati hidangan makanan. Namun, pengantin sempat curiga karena tak ada yang mengenalinya. Saat kedua pengantin sibuk dan lengah, salah satu pelaku mengambil tumpukan amplop berisi uang. Namun, aksinya dipergoki pengantin dan berakhir menjadi bulan-bulanan warga dan tamu yang datang.

Saat tepergok, sejumlah amplop yang dicuri sempat dibuang namun diketahui warga. Menurut keterangan, aksi pencurian amplop pengantin oleh dua wanita di Bekasi itu dilaporkan pada Sabtu (10/1/2026) lalu. Keduanya dilaporkan ke kepolisian setempat. Namun, video kejadian pencurian amplop pengantin itu baru beredar belakangan ini hingga viral di media sosial.

Hingga artikel ini dimuat belum diketahui lebih lanjut soal nasib kedua wanita terduga pencuri tersebut.

Kasus Pencurian Lainnya di Ponorogo

Baru 3 jam keluar dari Rutan Kelas IIB Ponorogo, warga Desa Kalimalang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur kembali berulah. Pria berusia 20 tahun ini tetap “bertangan panjang” pasca 3 jam keluar dari Rutan Kelas IIB Ponorogo. Kasusnya pun sama, melakukan pencurian.

Unit Reskrim Polsek Sukorejo menangkap MBF kembali setelah mencuri uang tunai sebanyak Rp 17 juta. MBF mengambil uang cash, milik Sugito yang merupakan tetangganya sendiri. “MBF itu keluar penjara pukul 10.00 wib, Senin 12 Januari 2025 lalu. Pada hari yang sama, pukul 13.00 wib malah mencuri di rumah Pak Sugito, tetangganya sendiri,” ungkap Kapolsek Sukorejo, Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono, Rabu (14/1/2026).

Dia menjelaskan bahwa MBF mencuri di rumah Sugito saat posisinya kosong. Saat di luar rumah itu, Sugito membuka aplikasi CCTV. Alangkah kagetnya, karena Sugito melihat seorang pria masuk ke dalam rumahnya dan segera pulang untuk melakukan pengecekan. Korban itu langsung balik langsung. Korban mendapati bagian atap atau genteng di ruang belakang dalam kondisi terbuka.

Setelah diperiksa, kata dia, sejumlah uang tunai yang disimpan di almari kamar utama dan kamar anak korban diketahui hilang. Selain itu, dua gelang emas seberat total 17 gram milik istri korban juga raib. “Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp17.665.000. Sesaat setelah mendapati rumahnya dibobol orang, korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sukorejo,” urainya.

Dia mengaku, setelah dilakukan serangkaian penyelidikan mendalam berbekal rekaman CCTV yang memperlihatkan jelas identitas pelaku. Tak berselang lama, polisi berhasil mengamankan pelaku pencurian yang juga merupakan tetangga korban berinisial MBF beserta sejumlah barang bukti. “Berdasarkan rekaman CCTV dari rumah korban, pelaku masuk ke rumah korban dengan cara memanjat dan merusak bagian atap,” bebernya.

MBF saat diringkus, korps bhayangkara menyita barang bukti berupa uang tunai Rp2.665.000, perhiasan, serta beberapa potong pakaian dan tas yang digunakan pelaku saat beraksi.


Wahyudi

Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *