My WordPress Blog

Adi Sentosa Terpilih Jadi Ketua FOBI Tegal 2026-2030

Musyawarah Kota FOBI Kota Tegal 2026: Fokus pada Regenerasi dan Prestasi

Muskot FOBI Kota Tegal Tahun 2026 telah berlangsung dengan sukses di Ruang Padamu Negeri, Yayasan Tri Dharma, Klenteng Tek Hay Kiong Kota Tegal, pada Sabtu (3 Januari 2026). Acara ini mengangkat tema “Regenerasi Menuju Organisasi yang Solid, Profesional dan Berprestasi”, yang menjadi fokus utama dalam perjalanan organisasi olahraga barongsai di kota tersebut.

Acara Muskot ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Pengurus Provinsi FOBI Jawa Tengah dan Ketua KONI Kota Tegal. Menurut Teuku Firmansyah Julianto, Ketua Panitia Muskot FOBI Kota Tegal Tahun 2026, Muskot merupakan forum tertinggi di tingkat kota yang bertujuan untuk melaporkan kinerja pengurus periode sebelumnya, menyusun langkah, arah kebijakan dan program organisasi, serta memilih pengurus baru untuk tingkat Kota Tegal.

Kegiatan Muskot diikuti oleh unsur pengurus, perwakilan sasana, para atlet, pelatih dan unsur terkait lainnya, dan dilaksanakan sesuai dengan AD/ART dan arahan organisasi. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak, yang membuat acara ini dapat terselenggara dengan baik.

Bimo Wasis Wicaksono, SPd, Ketua Pengcab FOBI Kota Tegal, menekankan bahwa Muskot menjadi forum penting untuk mengevaluasi berbagai kinerja yang telah dilaksanakan FOBI Kota Tegal dalam rangka meraih prestasi yang lebih baik lagi. Selain kegiatan kompetisi dan keolahragaan, FOBi Kota Tegal periode 2022-2026 juga melakukan kegiatan lain seperti pemasalan untuk regenerasi atlet barongsai, pembinaan atlet, pelatihan dan sejenisnya hingga keikutsertaan barongsai dalam berbagai kegiatan.

Prestasi-prestasi dari tingkat provinsi, nasional dan internasional telah diraih atlet barongsai Kota Tegal, sehingga dengan kepengurusan FOBI yang baru diharapkan prestasi yang diraih akan semakin meningkat.

Supardi, SH, Ketua KONI Kota Tegal, mengapresiasi Muskot yang digelar pengurus FOBI Kota Tegal. Hal ini sebagai pertanggungjawaban sebuah organisasi sekaligus sebagai penyegaran dengan harapan prestasi dan kinerja organisasi akan semakin baik dan meningkat. Ia menekankan bahwa sebuah organisasi harus melibatkan seluruh elemen yang terlibat, tidak hanya pengurusnya saja yang kompak dan solid, tetapi anggotanya pun harus ikut kompak dan solid.

Ia mengakui barongsai Kota Tegal telah menorehkan banyak prestasi, mulai dari tingkat provinsi, nasional hingga internasional. Harapannya dengan kepengurusan baru akan lebih meningkat, bukan semakin menurut. Sesuai dengan tema yang diangkat yakni Regenerasi Menuju Organisasi yang Solid, Profesional dan Berprestasi, ia juga menekankan bahwa organisasi harus berprestasi.

Melly Pangestu, SE, Ketua Pengprov FOBI Jawa Tengah, juga menyampaikan hal senada. Ia mengakui prestasi yang telah diraih oleh atlet barongsai Kota Tegal. Oleh karena prestasinya di tingkat nasional, dalam waktu dekat atlet barongsai Kota Tegal juga akan mengikuti kejuaraan di China. Ia berharap, dengan pengurus FOBI Kota Tegal yang baru akan semakin membawa atlet barongsai Kota Tegal terus dan semakin sering meraih prestasi.

Adi Sentosa, ST, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua FOBI Kota Tegal Tahun 2026-2030. Dalam sambutannya, Adi Sentosa mengungkapkan bahwa dengan kepercayaan dan amanah dari seluruh anggota yang hadir pada Muskot, namun perlu kerja sama dan dukungan yang baik dari seluruh pihak yang terkait. Baik dari jajaran pengurus, anggota, pelatih maupun atlet.

“Ini adalah berkah yang harus saya jalankan dan laksanakan, tentunya dengan dukungan dan kerja sama seluruh pihak dalam wadah FOBI Kota Tegal,” ucapnya.

Selain menekankan pada prestasi, Adi juga akan lebih menekankan pada regenerasi atlet barongsai. Sehingga barongsai Kota Tegal akan melahirkan bibit-bibit atlet baru.


Hana Zahra

Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *