My WordPress Blog
Hukum  

Kakorlantas Umumkan 3.183 Kecelakaan Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Ringkasan Berita Lalu Lintas Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Korlantas Polri mencatat adanya penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Dari data yang dirilis, tercatat sebanyak 3.183 kecelakaan dengan korban tewas sebanyak 403 orang, mulai dari tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 7,20 persen untuk jumlah kecelakaan dan 27,12 persen untuk korban meninggal dunia.

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa penurunan ini dapat diakibatkan oleh berbagai upaya pihak kepolisian dalam mengelola arus lalu lintas. Salah satu strategi yang digunakan adalah rekayasa lalu lintas seperti one way dan contra flow. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di beberapa ruas strategis selama Operasi Lilin 2025.

Volume Kendaraan yang Keluar dan Masuk Jakarta

Selama masa liburan Nataru, jumlah kendaraan yang keluar dan masuk Jakarta juga menjadi perhatian utama. Dari data yang diperoleh, sebanyak 2.638.186 kendaraan keluar Jakarta sejak 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Sementara itu, total kendaraan yang masuk Jakarta mencapai 2.472.184 unit.

Perbandingan dengan periode Operasi Lilin tahun 2024/2025 menunjukkan kenaikan pada arus keluar Jakarta. Hal ini mencerminkan meningkatnya kebiasaan masyarakat untuk melakukan perjalanan liburan ke luar wilayah. Namun, arus masuk Jakarta relatif stabil dengan kecenderungan menurun, sehingga menunjukkan bahwa arus balik dapat dikendalikan secara merata.

Persiapan Menghadapi Puncak Arus Balik

Agus Suryonugroho menyebutkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan diri menghadapi puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026. Kesiapan tersebut telah dipantau langsung oleh beberapa pejabat tinggi, termasuk Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, serta Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono.

Menurut Agus, kondisi arus lalu lintas saat ini masih terkendali. Namun, jajaran Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai skenario pengendalian lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada hari puncak arus balik. Strategi seperti alih arus, kontraflow, dan pengendalian di rest area sudah disiapkan.

Potensi Kepadatan dan Langkah Antisipasi

Potensi kepadatan lalu lintas diperkirakan akan terjadi di pertemuan arus kendaraan dari Trans Jawa, Bandung, dan Sumatera, khususnya di sekitar KM 66 Tol Jakarta–Cikampek. Untuk menghadapi hal ini, seluruh jajaran Korlantas Polri siaga untuk menjaga kelancaran arus balik.

Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menyampaikan bahwa hingga Sabtu pukul 14.00 WIB, sekitar 2,7 juta kendaraan telah keluar dari Jakarta. Angka ini setara dengan 93 persen dari total proyeksi. Sementara itu, kendaraan yang kembali masuk Jakarta mencapai sekitar 2,5 juta unit. Masih ada selisih sekitar 190 ribu kendaraan yang diperkirakan akan menjadi puncak arus balik pada tanggal 4 Januari 2026.

Dari data tersebut, 53 persen kendaraan yang kembali ke Jakarta berasal dari arah Jawa Barat melalui Tol Cipularang, sementara 47 persen lainnya dari Trans Jawa. Kondisi ini menunjukkan potensi peningkatan arus balik dari Trans Jawa pada hari Minggu.

Penutup

Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi mengapresiasi sinergi lintas sektor dalam pengelolaan arus mudik dan balik Nataru. Ia berharap hingga puncak arus balik, perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar. Dudy juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memperhatikan informasi lalu lintas dan cuaca agar perjalanan kembali ke rumah berjalan dengan selamat.


Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *