Persiba Balikpapan Terancam Degradasi di Pegadaian Championship 2025/2026
Persiba Balikpapan kini berada dalam situasi yang sangat mengkhawatirkan setelah menerima enam kekalahan beruntun dalam laga-laga terakhirnya. Terbaru, mereka kalah 1-3 dari Kendal Tornado FC di Stadion Batakan, Minggu (28/12/2025). Hal ini membuat klub asal Kota Balikpapan semakin terjepit di jalur degradasi dan berisiko turun ke Liga Nusantara (Liga 3) jika tidak segera memperbaiki performa.
Sejak Oktober 2025, Persiba belum sekali pun meraih kemenangan. Terakhir kali mereka menang adalah pada Minggu (26/10/2025), ketika Beruang Madu mengalahkan Persiku Kudus dengan skor 3-0. Setelah itu, tim asuhan M Nasuha terus terpuruk, bahkan gagal meraih poin satu pun di putaran kedua kompetisi.
Kondisi ini memicu kecemasan para suporter, yang mulai menuntut evaluasi menyeluruh agar Persiba bisa bertahan di kasta kedua sepak bola Indonesia. Salah satu tokoh penting suporter, Andika Pratama, mengungkapkan rasa khawatirnya terhadap nasib klub kesayangannya.
“Enam kekalahan beruntun itu bukan angka kecil. Jika tidak ada perubahan signifikan, Persiba bisa benar-benar terperosok ke degradasi,” ujarnya.
Sementara itu, Rizky Maulana menilai bahwa laga kandang seharusnya menjadi modal untuk bangkit, tetapi justru menjadi mimpi buruk bagi Persiba. “Main di Batakan harusnya jadi kekuatan utama. Tapi yang terjadi justru kekalahan demi kekalahan. Kami tetap setia, tapi tim juga harus menunjukkan progres,” tegasnya.
Di klasemen Grup 2 Championship, Persiba Balikpapan kini berada di peringkat 7 dengan koleksi 11 poin. Hasil tersebut berasal dari tiga kemenangan, dua kali imbang, dan delapan kekalahan. Meski posisi tersebut belum sepenuhnya aman, persaingan di papan bawah semakin ketat.
Beberapa klub lain seperti PSIS Semarang, Persiku Kudus, dan Persipal BU juga tengah menghadapi tantangan serupa. PSIS Semarang harus rela menjadi juru kunci usai kalah 0-1 dari Barito Putera. Sementara itu, Persiku Kudus kalah 2-4 dari Deltras Sidoarjo, dan Persipal BU dibantai PSS Sleman 0-4.
Meski situasi ini sangat memprihatinkan, para suporter tetap memberikan dukungan tanpa batas. Fajar Nugroho menegaskan bahwa dukungan mereka tidak akan surut, bahkan jika Persiba harus berada di posisi terbawah.
“Kami siap terima Persiba di posisi mana pun, bahkan kalau harus di peringkat terakhir. Yang penting jangan degradasi. Kami ingin lihat ada evaluasi dan semangat juang sampai akhir musim,” katanya.
Lima Laga Terakhir yang Menentukan
Persiba Balikpapan memiliki lima laga terakhir di Pegadaian Championship 2025/2026 yang akan menjadi penentu nasib mereka. Lima laga ini bak hidup dan mati bagi Beruang Madu, karena saat ini klub kebanggaan warga Kota Balikpapan ini masih berada dalam posisi yang belum aman.
Berikut jadwal lima laga krusial yang akan dijalani oleh Persiba Balikpapan:
-
Pekan ke-14
4 Januari 2026, 19.00 WIB: Persela Lamongan vs Persiba Balikpapan -
Pekan ke-15
12 Januari 2026, 19.00 WIB: Persiba Balikpapan vs Persipura Jayapura -
Pekan ke-16
18 Januari 2026, 15.30 WIB: Persiku Kudus vs Persiba Balikpapan -
Pekan ke-17
24 Januari 2026, 19.00 WIB: Persiba Balikpapan vs Barito Putera -
Pekan ke-18
31 Januari 2026, 19.00 WIB: Persiba Balikpapan vs Deltras Sidoarjo
Lima pertandingan ini menjadi momen penting bagi Persiba Balikpapan untuk mengamankan posisi terbaik di klasemen Championship dan terhindar dari jerat degradasi.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”










