My WordPress Blog
Hukum  

43 Kajari Dimutasi, 3 Diantaranya Bermasalah

Mutasi 43 Kepala Kejaksaan Negeri di Lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia

Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan mutasi terhadap 43 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Keputusan tersebut tertuang dalam surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-1734/C/12/2025 yang ditandatangani pada 24 Desember 2025.

Dalam rangka mutasi dan penyegaran organisasi serta mengisi kekosongan jabatan-jabatan dalam rangka pelayanan dan penegakan hukum yang memerlukan kecepatan, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna menjelaskan bahwa mutasi ini dilakukan untuk memastikan kinerja institusi kejaksaan tetap optimal.

Kajari atau Kepala Kejaksaan Negeri adalah pejabat yang memimpin Kejaksaan Negeri (Kejari) di tingkat kabupaten/kota dan bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas penuntutan serta fungsi kejaksaan di wilayah hukumnya. Berikut daftar 43 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang baru:

  1. Fajar Gurindro sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang
  2. Anggiat AP Pardede sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu
  3. Ryan Palasi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar
  4. I Gede Widhartama sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir
  5. Lingga Nuarie sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Utara
  6. Khristiya Luthfiasandi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Blora
  7. Asvera Primadona sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Prabumulih
  8. Bagus Nur Jakfar Adi Saputro sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kepahiang
  9. Teuku Panca Adhyaputra sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Belitung
  10. Banu Laksamana sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi
  11. Erwin J sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bulukumba
  12. Hendro Wasisto sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Lamongan
  13. I Gusti Ayu Agung Fitria Chandrawati sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Timur
  14. Romulus Haholongan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Blitar
  15. Ridwan Sujana Angsar sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Medan
  16. Rivo Chandra Makarupa Medellu sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri
  17. B. Hermanto sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi
  18. Rama Eka Darma sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa
  19. Dino Kriesmiardi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk
  20. Zulham Pardamean sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Barito Selatan
  21. R. Indra Senjaya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Klungkung
  22. Rozano Yudistira sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Selatan
  23. Conny Novita Sahatapy sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan
  24. I Putu Eka Suyantha sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Mimika
  25. Krisdianto sebagai Kepala Kejalsaan Negeri Kabupaten Banjar
  26. Fik Fik Zulrofik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bungo
  27. Fadjar sebagai Kepala Kejaksaan Nengeri Maluku Tenggara
  28. Gunawan Wisnu Murdiyanto sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim
  29. Sterry Fendy Andy sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Buton
  30. Eka Nugraha sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan
  31. Janu Arsianto sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Seluma
  32. Adam Saimima sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura
  33. Nislianudin sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep
  34. Topik Gunawan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur
  35. Ema Siti Huzaemah Ahmad sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Musi Rawas
  36. Erny Veronica Maramba sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya
  37. Farriman Isandi Siregar sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pacitan
  38. Hamidi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Penukal Abab Lematang Ilir
  39. Semeru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi
  40. Eben Ezer Mangunsong sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau
  41. Budi Triono sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara
  42. Abvianto Syaifulloh sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah
  43. Olan Laurance Hasiholan Pasaribu sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo.

Tiga Kajari yang Bermasalah

Dalam surat rotasi yang diterima, setidaknya terdapat tiga posisi Kajari yang sebelumnya menjadi sorotan lantaran sempat diisukan terlibat kasus hukum termasuk terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

A. Kajari Kabupaten Tangerang Afrilianna Purba yang dimutasi sebagai Kepala Bidang Manajemen Sumber Daya Kesehatan Yustisial pada Pusat Kesehatan Yustisial Kejaksaan Agung. Posisinya digantikan oleh Fajar Gurindro yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Lampung. Pencopotan Afriliani ini tak berselang lama setelah anak buahnya yakni Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kabupaten Tangerang yakni Herdian Malda Ksastria ditetapkan tersangka oleh Kejagung akibat kasus pemerasan terhadap warga negara (WN) Korea Selatan.

B. Kajari Hulu Sungai Utara yang kini diemban oleh Budi Triono yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Riau. Budi menggantikan Albertinus Napitupulu yang sebelumnya terjaring operasi senyap KPK akibat terjerat kasus korupsi berupa pemerasan terhadap beberapa pejabat daerah di wilayah Kalimantan Selatan.

C. Kajari Kabupaten Bekasi, posisi yang tadinya dijabat oleh Eddy Sumarman itu kini berganti kepada Semeru yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara. Meski begitu dalam surat rotasi dan mutasi tersebut, tidak tertera posisi yang akan diisi oleh Eddy pasca dicopot dari jabatan Kajari Kabupaten Bekasi.

Adapun sebagai informasi, rumah Eddy Sumarman sempat disegel oleh penyidik KPK buntut OTT yang dilakukan lembaga antirasuah itu terhadap Bupati Bekasi Ade Kuswara. Kendati demikian, hingga kini belum diketahui pasti keterkaitan Eddy dalam perkara yang menjerat Ade Kuswara tersebut.


Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *