My WordPress Blog

Tiga Perusahaan Fiktif Terlibat dalam Kecelakaan Truk Tangki Solar di JLS Tulungagung

Perusahaan Fiktif Terlibat dalam Kasus Truk Tangki Solar yang Terguling

Empat perusahaan terindikasi terlibat dalam kasus truk tangki solar yang terguling di Jalur Lintas Selatan Desa/Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat (28/11/2025). Namun, setelah dilakukan penelusuran ke alamatnya, ternyata tiga dari empat perusahaan tersebut adalah fiktif. Ketiga perusahaan tersebut adalah PT LBB (Lancar Berkah Berlimpah), PT Ganani, dan PT Tiga Jaya.

Kasus ini menjadi sorotan karena kendaraan yang terguling sedang mengangkut solar ilegal jenis Biosolar yang disubsidi pemerintah. Dalam penyelidikan, ditemukan bahwa perusahaan-perusahaan fiktif ini berkedudukan di Surabaya dan Gresik. Saat petugas mengecek alamatnya, tidak ditemukan adanya kantor atau aktivitas usaha.

Sementara itu, satu perusahaan lainnya, yaitu PT KSE (Koyo Segoro Endah) yang berada di Kecamatan Besuki, sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Pihak perusahaan ini mengakui sebagai pemesan solar. Menurut perwakilan PT KSE, mereka membeli solar kepada seorang perantara bernama H sebanyak 8.000 liter. Dalam pesanan tersebut, solar yang diminta adalah jenis solar untuk industri atau nonsubsidi. H kemudian menghubungi PT LBB, PT Ganani, dan PT Tiga Jaya untuk memenuhi pesanan PT KSE.

H, sosok yang berasal dari luar Kabupaten Tulungagung, belum memenuhi panggilan penyidik. Sementara itu, pemilik mobil tangki yang terguling juga belum dimintai keterangan. Penyidik telah melakukan dua kali pemanggilan kepada ketiga perusahaan tersebut, tetapi hingga saat ini belum ada yang hadir.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Tulungagung sudah mengambil sampel solar untuk diuji di laboratorium Lemigas Kementerian ESDM dan Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS). Selain itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) juga mengambil sampel untuk diuji di Pertamina. Hasil uji laboratorium ini akan memastikan apakah solar dalam truk tangki tersebut merupakan jenis Biosolar atau solar industri.

Penanganan Kasus oleh Polda Jawa Timur

Kasus ini menjadi atensi Direktorat Krimsus Polda Jawa Timur. Oleh karena itu, penyidik tidak main-main dalam menangani perkara ini. “Kami akan menangani perkara ini dengan transparan dan profesional,” ujar AKP Ryo Pradana N, Kasat Reskrim Polres Tulungagung.

Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, membenarkan bahwa kasus ini berada di bawah asistensi Polda Jawa Timur. Setiap perkembangan perkara wajib dilaporkan ke Dirreskrim Polda Jawa Timur. Direskrim Polda juga memberikan petunjuk dan arahan untuk penyelesaian perkara ini, sekaligus pengawasan.

Truk Tangki dengan Nomor Polisi Palsu

Truk tangki yang terguling di JLS Tulungagung mengangkut 8.000 liter solar pada Jumat (28/11/2025) pagi. Truk tangki diketahui menggunakan nomor polisi palsu AG 9462 UT, sedangkan nomor polisi aslinya adalah AG 9642 UT. Kendaraan dengan nomor polisi AG 9642 UT tercatat milik PT Barokah Putra Ibu, yang sebelumnya terjerat dalam kasus penyalahgunaan solar bersubsidi.

Kasusnya ditangani oleh Polres Jombang pada akhir 2024 silam. Gudang milik PT Barokah Putra Ibu di Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, digerebek karena jadi lokasi penyimpanan solar ilegal. Sejumlah wartawan sempat mengambil sampel solar saat proses pemindahan. Sampel ini kemudian dibandingkan dengan produk Pertamina yang dipajang di SPBU Tanggulkundung Besuki. Hasilnya, solar itu lebih mirip dengan produk Biosolar Pertamina karena warnanya yang paling kuning.

Kecurigaan Warga dan Identitas Perusahaan

Kecurigaan warga mencuat, karena truk tangki yang terguling tanpa nama identitas perusahaan pengangkutnya. Apalagi sopir truk tangki ini seperti sengaja kabur, dan tidak ditemukan oleh personel Satlantas Polres Tulungagung yang melacaknya.

Menurut Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, armada pengangkutan BBM Pertamina harus mencantumkan identitas yang jelas. Tangki harus mencantumkan logo dan nama perusahaan, sesuai Pedoman Pengelolaan Penggunaan Identitas Perusahaan.

Selain itu, seluruh armada untuk distribusi BBM Pertamina juga tercatat. Seluruh jasa angkutan yang bermitra dengan Pertamina, termasuk transportir dan agen industri, terdata. Bahkan mereka dilengkapi dengan global positioning system (GPS) sehingga pergerakannya bisa dipantau.


Adriatno Majid

Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *