My WordPress Blog

Lima Calon Ketua Berpotensi, Pakar Sarankan PKB Akomodasi Figur Muda

Peran Penting Muswil dalam Menentukan Kepemimpinan PKB Kalteng

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Tengah (Kalteng) akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) untuk menentukan nakhoda baru Dewan Pengurus Wilayah (DPW). Dalam bursa pemilihan ini, sebanyak lima nama calon ketua telah diusulkan. Proses ini menjadi momen penting bagi PKB dalam mempersiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029.

Menurut Jhon Retei Alfri, pengamat politik, kelima figur yang muncul memiliki potensi yang mumpuni. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, seperti anggota DPRD Provinsi, Wakil Bupati, hingga unsur pimpinan DPRD Kabupaten. Namun, ia menekankan pentingnya PKB membaca tren demografi pemilih masa depan. Menurutnya, generasi muda akan menjadi dominan dalam pemilu mendatang, dengan jumlah pemilih yang bisa mencapai 55 hingga 60 persen.

Jhon Retei menyarankan agar PKB melakukan reposisi kepemimpinan dengan mengakomodir figur-figur muda dalam jajaran kepemimpinan strategis. Ia menegaskan bahwa partai politik harus responsif terhadap perubahan ini agar tetap eksis. Contoh yang bisa diambil adalah pola kombinasi antara kader senior dan energi baru (anak muda) yang sering digunakan oleh partai lain seperti Golkar atau PDIP.

Selain faktor usia, Jhon Retei juga menyoroti pentingnya memilih ketua yang memiliki jabatan publik, baik di eksekutif maupun legislatif. Ia mencontohkan strategi Partai Golkar yang menempatkan kader dengan posisi strategis di pemerintahan (seperti Wakil Gubernur atau Wali Kota) dalam struktur partai. Keberadaan kader yang memegang kekuasaan pemerintahan menjadi energi besar untuk menggerakkan mesin partai.

Proses Seleksi Calon Ketua DPW PKB Kalteng

Sebelumnya, Ketua DPW PKB Kalteng, Habib Ismail, menyampaikan bahwa lima nama yang diusulkan merupakan kader-kader terbaik yang dinilai layak memimpin PKB Kalteng ke depan. Nama-nama tersebut antara lain:

  • Habib Ismail
  • Rahmanto Muhidin, Wakil Bupati Murung Raya
  • Wiwin Susanto, Wakil Ketua DPRD Katingan
  • H. Gogo Purman Jaya, Ketua DPC Barito Utara
  • Pipit Setyorini, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah

Habib Ismail menjelaskan bahwa seluruh nama tersebut akan diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB untuk diproses sesuai mekanisme partai. Proses seleksi meliputi fit and proper test dalam istilah PKB itu UKK, Uji Kelayakan dan Kepatutan. Selain itu, ada tes psikologi dan interview.

Proses penetapan kepengurusan DPW PKB Kalteng ditargetkan rampung pada awal tahun 2026. Habib Ismail berharap keputusan DPP nantinya dapat diterima seluruh kader PKB di Kalteng demi soliditas partai ke depan. Ia berharap PKB bisa meningkatkan perolehan kursi di legislatif, dari 4 kursi menjadi 8 kursi, serta mendapatkan satu kursi di DPR RI.

Konsolidasi Partai dan Strategi Masa Depan

Menurut Jhon Retei, kemampuan mengkonsolidasi partai ditentukan oleh kapasitas kepemimpinannya. Siapapun dari lima nama tersebut yang terpilih, diharapkan mampu meningkatkan perolehan kursi PKB di legislatif pada pemilu mendatang. Selain itu, Muswil juga mengusulkan nama-nama untuk Dewan Syuro dan kepengurusan DPW PKB Kalteng periode mendatang.

Habib Ismail menjelaskan bahwa proses pengusulan hanya berupa nama, bukan jabatan. Nama A jadi sekwil tidak. Nanti itu yang menentukan semua adalah DPP. Kita cuma mengusulkan nama-nama pengurus, baik itu Dewan Syuro maupun Dewan Tanfidz. Itu saja.

Dengan adanya proses seleksi yang ketat dan rencana konsolidasi yang matang, PKB Kalteng berharap bisa memperkuat posisinya sebagai partai politik yang dinamis dan adaptif terhadap perubahan. Dengan strategi yang tepat dan kepemimpinan yang kuat, PKB diharapkan mampu meraih hasil yang lebih baik dalam pemilu mendatang.

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *