Alasan Dendi Santoso Membuat Lapangan Sepak Bola
Keinginan pemain Arema FC, Dendi Santoso untuk menghadirkan lapangan sepak bola berkualitas di Malang akhirnya terwujud. Dreams Football Pitch resmi dibuka di Jalan Bugis, Dusun Boro Bugis, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada Kamis (18/12/2025). Lapangan sepak bola ini merupakan hasil kolaborasi Dendi Santoso dan mantan pemain Arema FC, Dalmiansyah Matutu.
Keduanya sangat memahami kultur sepak bola di Malang, terutama karakter dari Arek-arek Malang yang tak pernah lepas dari sepak bola. “Sebagai pemain sepak bola. Impian saya adalah memiliki lapangan sepak bola, dan alhamdulillah, cita-cita saya saat ini tercapai,” kata Dendi Santoso. “Bersama dengan adik saya Matutu, saya akhirnya dapat memiliki lapangan sepak bola yang berkualitas,” imbuhnya.
Berangkat dari pengalaman panjang di dunia sepak bola, keduanya memiliki mimpi yang sama, yakni menghadirkan fasilitas latihan yang layak bagi generasi muda. Dreams Football Pitch pun dibangun sebagai ruang bagi anak-anak dan pemain muda untuk berlatih, berkembang, dan menumbuhkan mimpi menjadi pesepak bola profesional.
Proses pembangunan Dreams Football Pitch memakan waktu hampir satu tahun. Waktu panjang tersebut ditempuh demi memastikan kualitas rumput dan kenyamanan lapangan tetap terjaga. Meski tidak berstatus stadion profesional, lapangan ini dirancang menyerupai miniatur stadion yang aman dan nyaman bagi para pemain. Bangku penonton, hingga rumput yang berkualitas menjadi daya tarik tersendiri di Dreams Football Pitch. Lalu juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung mulai dari mushola, kamar mandi dan shower, hingga ruang ganti pemain.
“Memang untuk saat ini masih belum sempurna. Tapi kami akan mencoba menjadi lapangan ini menjadi sempurna secara bertahap,” ujar Dendi. Sebagai pemain yang juga aktif dalam pembinaan usia muda, Dendi Santoso menaruh perhatian besar terhadap masa depan sepak bola Malang. Melalui Dreams Football Pitch dan Dendi Santoso Soccer School (DSSS) yang telah ia dirikan, Dendi berharap anak-anak desa dan generasi muda memiliki akses terhadap fasilitas olahraga yang memadai.
“Lapangan Dreams ini lahir dari mimpi saya sebagai pemain sepak bola,” ujarnya. “Saya ingin anak-anak di Malang dan generasi muda bisa berlatih di lapangan dengan kualitas rumput yang baik.” “Walaupun tidak seperti stadion besar, setidaknya Dreams bisa menjadi miniatur stadion dan tempat mereka berproses mengejar mimpi,” sebutnya.
Senada dengan Dendi, Dalmiansyah Matutu berharap keberadaan Dreams Football Pitch mampu memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar sekaligus mendukung perkembangan sepak bola di Malang Raya. “Lapangan ini kami harapkan dapat memberikan manfaat bagi generasi muda, membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar, serta turut mendukung perkembangan sepak bola di wilayah Malang Raya,” jelasnya.
Dalam kegiatan soft launching ini juga digelar pertandingan sepak bola yang mempertemukan Komunitas Jersey Malang menghadapi Jurnalis Malang Raya (JMR). Pertandingan uji coba itu berakhir dengan skor 0-5 untuk kemenangan rekan-rekan jurnalis. Meskipun hanya sebagai fun football, Dendi Santoso juga turut memeriahkan laga yang penuh dengan canda tawa itu. Pertandingan tersebut juga dihadiri oleh mantan pemain Arema FC, Sunarto, yang turut bermain membela tim JMR.
Keunikan Jersey Ketiga Arema FC

Arema FC resmi meluncurkan jersey ketiga untuk musim 2025/2026 dengan tampilan berani berwarna merah tua yang elegan dan futuristik. Mengusung konsep comfort to wear atau gaya blokecore, jersey hasil kolaborasi dengan apparel Etams ini dirancang khusus agar tetap modis saat digunakan untuk aktivitas nongkrong maupun acara semi-formal.
Menariknya, selain tersedia hingga ukuran jumbo 5XL, Aremania juga bisa mendapatkan promo gratis box eksklusif untuk setiap pembelian hingga akhir Desember 2025 selama persediaan masih ada. Singo Edan memilih warna merah tua sebagai warna dominan yang memberikan kesan modern, elegan, sekaligus sarat makna kebanggaan. Warna merah tua ini menjadi sorotan karena bukan warna lazim bagi identitas utama Arema. Namun, sentuhan warna tersebut justru menghadirkan nuansa futuristik tanpa menghilangkan jati diri klub.
Dengan tagline “Worn With Pride”, jersey ini dirancang tak sekadar untuk pertandingan, tapi juga untuk gaya hidup dinamis para Aremania. Bagi para penggemar, jersey ini tersedia mulai dari ukuran S hingga 5XL, dengan harga khusus untuk kategori big size. Manager Arema FC Store, Tjiptadi Purnomo menyebut, harga jersey ketiga Arema FC ini dibanderol sekitar Rp550 ribu. “Untuk harganya masih sama. Di kisaran Rp 550 ribu,” ucap Tjiptadi kepada , Kamis (18/12/2025).
Sebagai bonus peluncuran, Arema FC memberikan promo free box hingga akhir Desember 2025 selama persediaan masih ada. Rencananya, jersey merah ini akan menjalani debut perdananya saat Arema FC menjamu Madura United di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Selasa (23/12/2025). “Insya’Allah sudah siap digunakan oleh tim dalam laga home terdekat,” kata Tjiptadi.
Tjiptadi Purnomo, menjelaskan, pemilihan warna merah tua bertujuan untuk menghadirkan karakter yang tenang namun kuat. Selain itu, kesan yang ditampilkan membuat jersey ini cocok untuk dipakai nongkrong atau acara casual lainnya. “Untuk jersey ketiga ini, Arema FC ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda. Tidak melulu soal olahraga, tapi juga bisa dipakai untuk nongkrong atau aktivitas lain,” paparnya. “Warna merah tua ini simpel, elegan, dan tetap menunjukkan kebanggaan,” imbuh Tjiptadi.
Secara visual, jersey ini menggunakan logo huruf singkatan AFC (Arema FC). Desainnya pun lebih mengedepankan konsep comfort to wear (nyaman dipakai), sedikit bergeser dari musim-musim sebelumnya yang biasanya kental dengan filosofi histori yang berat. “Sekarang lebih ke kenyamanan. Siapa pun bisa memakainya tanpa mengurangi ciri khas Arema,” ujar Tjiptadi. “Desain berkerah membuat jersey ini juga cocok dipakai di acara semi formal,” tambahnya.
Dari segi teknis, jersey produksi apparel Etams ini menggunakan material kain jacquard yang ringan dan nyaman. Terdapat motif singa futuristik yang menyatu dalam warna merah sebagai simbol kekuatan. Mengusung tema blokecore, jersey ini memadukan unsur olahraga, fashion, dan gaya kasual modern.
Pekan ke-15 Setelah Jeda Kompetisi
Super League sendiri akan kembali bergulir pada 20 Desember 2025 setelah jeda kompetisi dalam rangka SEA Games 2025. Seluruh pertandingan akan disiarkan secara langsung oleh pemegang hak siar, Indosiar, kecuali laga Persib Bandung Vs Bhayangkara FC. Pekan ke-15 akan dibuka dengan pertandingan Dewa United Vs Persis Solo di Banten International Stadium, Sabtu (20/12/2025). Laga big match lainnya adalah Persib Bandung Vs Bhayangkara FC yang secara mengejutkan tidak akan disiarkan Indosiar.
Pertandingan akan berlangsung pada Minggu (21/12/2025) pukul 19.00 WIB yang dalam unggahan terbaru Indosiar jadi satu-satunya laga yang tak disiarkan. Unggahan ini kemudian banyak dikomentari oleh bobotoh yang kecewa tim kesayangannya tidak disiarkan secara langsung di TV Nasional. Adapun laga ini akan tayang di Vidio.com secara live.
Sementara itu, pertandingan Semen Padang Vs Persija Jakarta tetap terjadwal pada Senin 22 Desember 2025 pukul 19.00 WIB di Stadion H. Agus Salim, Padang. Berikut jadwal Super League pekan ke-15 selengkapnya:
Sabtu (20/12/2025)
– Dewa United Vs Persis Solo 15.30 WIB
– Persebaya Surabaya Vs Borneo FC 19.00 WIB
Minggu (21/12/2025)
– Persita Tangerang Vs Persik Kediri 15.30 WIB
– PSM Makassar Vs Malut United 15.30 WIB
– Persib Bandung Vs Bhayangkara FC 19.00 WIB
Senin (22/12/2025)
– PSBS Biak Vs Bali United 15.30 WIB
– Semen Padang Vs Persija Jakarta 19.00 WIB
Selasa (23/12/2025)
– Arema FC Vs Madura United 15.30 WIB
– Persijap Jepara Vs PSIM Yogyakarta 19.00 WIB










