Kronologi Penembakan Massal di Pantai Bondi
Pada hari Minggu, 14 Desember 2025, terjadi penembakan massal yang menewaskan 12 orang di Pantai Bondi, New South Wales, Australia. Dua pria terekam melepaskan tembakan dari jembatan penyeberangan ke arah keluarga dan kerumunan orang yang berkumpul di bawahnya. Menurut informasi dari pihak berwenang, salah satu pelaku penembakan juga termasuk dalam korban tewas. Selain itu, sebanyak 29 orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk dua petugas polisi.
Saksi mata yang berada di daerah North Bondi mengatakan bahwa mereka mendengar beberapa ledakan keras sebelum melihat orang-orang di sekitar mereka terluka dan berdarah. Saksi mata lainnya, Marley Carroll, menyebutkan bahwa ia mendengar dua dentuman keras sebelum “sekumpulan orang” berlari ke arahnya. Mereka berlari menjauh dari penembak ke arah saksi, sehingga membuat para saksi sadar bahwa semua orang di sekitar mereka sedang berlarian.
Waktu Kejadian dan Respons Awal
Polisi mulai menerima laporan tentang tembakan yang dilepaskan di area Archer Park di Pantai Bondi pada pukul 6:47 sore waktu setempat atau pukul 14:47 siang WIB. Pada saat yang hampir bersamaan, telepon seluler di Sydney bagian timur mulai berdering karena teman dan keluarga saling bertanya dengan tergesa-gesa: “Apakah kamu di Bondi?”
Di grup Facebook populer Bondi Local Loop, pesan-pesan putus asa mulai muncul, seperti “Apa yang sebenarnya terjadi di pantai?” Sejumlah video mulai beredar di kalangan warga setempat. Dalam rekaman yang diverifikasi oleh ABC, terlihat dua pria berdiri di jembatan penyeberangan beton di ujung utara pantai, menembak ke arah kerumunan orang. Beberapa sudut pandang serangan juga ditangkap dari drone yang berada di atas pada saat itu.
Di area bawah jembatan penyeberangan terdapat mobil-mobil yang diparkir, di mana orang-orang berlindung di sana. Video menunjukkan bahwa pada pukul 7:30 malam atau pukul 15:30 sore WIB, salah satu pelaku bersenjata berpindah dari jembatan ke trotoar dan dilumpuhkan oleh seorang warga. Dalam rekaman tersebut, seorang pria terlihat mengendap-endap di belakang pelaku penembakan sebelum merebut senjata api dan mengarahkannya ke penyerang. Pria ini dipuji sebagai pahlawan karena berhasil melucuti senjata salah satu penembak.

Respons dan Penanganan Korban
Pada pukul 7:30 malam atau pukul 15:30 sore WIB, sebuah video yang memperlihatkan dua pria berbaring telungkup di jembatan penyeberangan tersebar di kalangan warga setempat. Dalam video tersebut, para pria itu tidak bergerak dan polisi berusaha memborgol mereka sementara warga setempat merekam kejadian tersebut dan berteriak kepada para pelaku penembakan.
Respons yang luar biasa telah terjadi di Bondi, dengan penduduk setempat, wisatawan, dan petugas penyelamat pantai merawat para korban luka. Penduduk setempat menawarkan ruang tamu mereka kepada mereka yang terjebak di daerah tersebut untuk duduk, menunggu, dan mengobrol. Petugas penyelamat pantai Bondi mengunggah di media sosial bahwa sementara serangan teroris sedang berlangsung, mereka masih menyelamatkan orang-orang dari ombak di laut.
Puluhan unit polisi dan ambulans merespons, dengan operasi besar-besaran yang berlangsung selama berjam-jam setelah penembakan berhenti. Pada pukul 9:36 malam atau 17:36 sore WIB, polisi menetapkan peristiwa ini sebagai serangan teroris. Pihak berwenang menutup area luas di sekitar Pantai Bondi, menghentikan mobil-mobil yang memasuki area tersebut. Mereka memperingatkan bahwa meskipun satu pelaku bersenjata telah tewas dan yang lainnya ditahan, mereka meyakini ada ancaman dari alat peledak rakitan di dalam kendaraan pelaku di lokasi kejadian.
Identifikasi Pelaku dan Situasi Terkini
Hampir pada waktu yang sama, salah satu pelaku penembakan diidentifikasi sebagai Naveed Akram. Pada pukul 11 malam atau 19:00 malam WIB, polisi mengkonfirmasi bahwa bahan peledak telah diamankan dan dipindahkan, dan meskipun tidak ada lagi operasi aktif, lokasi tersebut kini secara resmi menjadi tempat kejadian perkara.
Lazimnya, pada Minggu siang, Pantai Bondi menjadi destinasi warga karena sangat indah dan sangat populer. Di ujung utara, banyak orang berkumpul untuk menikmati matahari terbenam di pantai, di taman, dan di bukit yang menawarkan pemandangan seluruh pantai. Terdapat area yang sering digunakan untuk festival dan acara, serta taman bermain anak-anak.
Untuk mencapai ujung utara pantai yang terkenal di dunia ini, pejalan kaki dapat menyeberangi jembatan beton yang membawa mereka dari jalan utama yang membentang di sepanjang pantai, Campbell Parade, melewati tempat parkir mobil ke area berumput, pasir, dan akhirnya ke laut. Ini adalah jalur yang sering dilalui oleh pengunjung Pantai Bondi.
Namun pada Minggu sore, dua pria berdiri di jembatan penyeberangan itu dengan senjata api dan membunuh beberapa orang serta melukai puluhan lainnya. Di area di depan mereka, sedang diadakan festival Yahudi. Acara Chanukah by the Sea dilaporkan dihadiri oleh keluarga, dan para pejabat mengatakan setidaknya satu anak mengalami luka-luka. Hari Minggu adalah hari pertama Chanukah, atau Hanukkah, sebuah festival cahaya Yahudi yang berlangsung selama delapan hari. Perdana Menteri Anthony Albanese mengatakan penembakan itu adalah “serangan yang ditargetkan terhadap warga Yahudi Australia pada hari pertama Hanukkah”.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











