My WordPress Blog

3 fakta bupati Aceh Selatan dipecat: Prabowo marah, Mirwan alasan nazar pribadi bencana ditinggalkan

Tiga Fakta Pemecatan Bupati Aceh Selatan

Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, akhirnya dipecat oleh Partai Gerindra setelah menunaikan ibadah umrah di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda wilayahnya. Kejadian ini memicu kemarahan Presiden Prabowo Subianto, yang menyebut tindakan tersebut sebagai ‘desersi’. Berikut tiga fakta terkait pemecatan Mirwan MS:

1. Kemarahan Keras dan Perintah Pencopotan Langsung oleh Presiden

Presiden RI Prabowo Subianto menunjukkan kekesalannya terhadap Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, yang pergi umrah ke Arab Saudi saat daerahnya dilanda bencana. Dalam rapat terbatas dengan para menteri dan kepala daerah di Aceh, Minggu (7/12/2025) malam, Prabowo menyindir Mirwan yang meninggalkan wilayahnya.

“Memang kalian dipilih untuk menghadapi kesulitan. Kalau mau lari, lari saja, enggak apa-apa. Copot ntar tuh. Mendagri bisa ya diproses?” ujar Prabowo.

Mendagri Tito Karnavian menjawab, “Bisa, Pak,” dan Prabowo menyetujui perintah tersebut. Ia menyebut tindakan Mirwan sebagai desersi, yaitu meninggalkan anak buah dalam kondisi bahaya.

Setelahnya, Prabowo menyampaikan bahwa ia tidak ingin tahu partai mana Mirwan berasal, meskipun sebenarnya Bupati itu merupakan Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan. Belakangan, Sekjen Gerindra Sugiono sudah mencopot Mirwan dari jabatannya.

“Saya enggak mau tanya partai mana itu,” ucap Prabowo.

“Sudah saya pecat,” timpal Sugiono.

“Heh? sudah kau pecat,” imbuh Prabowo.

2. Pemeriksaan oleh Tim Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendagri

Mirwan MS juga berujung diperiksa oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendagri pada Senin (8/12/2025). Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, menyampaikan bahwa pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap Mirwan tetapi juga jajaran pejabat di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan.

“Hari ini informasinya Bupati Aceh Selatan sedang menjalani pemeriksaan oleh Tim Inspektorat kami,” katanya.

Bima menjelaskan, pemeriksaan akan menyelidiki soal kepergian Mirwan mulai dari pembiayaan hingga pihak-pihak yang ikut dengannya menunaikan ibadah umrah. Salah satu pejabat selain Mirwan yang turut diperiksa yakni Plt Sekda Pemkab Aceh Selatan, Diva Samudra Putra.

“Nah sekarang kan juga begitu, ini apakah betul itu ibadah umrah, dengan siapa, pembiayaan dari mana itu penting ya,” kata Bima.

Terkait sanksi yang diberikan, Bima menyebut ketentuannya diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dari aturan tersebut, ada tingkatan sanksi yang akan diberikan dari sanksi teguran, tertulis, hingga pemberhentian sebagai kepala daerah.

“Bahkan mungkin inspektorat bisa merekomendasikan untuk pemberhentian tetap yang kemudian disampaikan kepada Mahkamah Agung begitu itu pintu-pintunya, jadi mari kita tunggu dulu hasil pemeriksaan terhadap Bupati Aceh Selatan,” kata Bima.

Lebih lanjut, Bima menegaskan apa yang dilakukan Mirwan merupakan kesalahan fatal, mengingat keberadaannya begitu penting, sebagai pemimpin beberapa instansi seperti forkopimda, Polres, serta Kodim.

3. Alasan Nazar Pribadi Bencana Ditinggalkan

Sebelumnya, Mirwan sempat menjelaskan alasannya melakukan ibadah umrah di saat wilayah yang dipimpinnya tengah dilanda bencana. Mirwan menyebut niatnya untuk menunaikan ibadah umrah merupakan nazar pribadi.

Sebelum berangkat ke Tanah Suci, Mirwan menyebut kondisi di Aceh Selatan sudah terkendali pasca-banjir. “Sebelum saya berangkat, saya sudah turun langsung mengecek kondisi masyarakat terdampak banjir dan memastikan seluruh OPD bekerja sesuai alur komando,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (5/12/2025).

“Dari hasil koordinasi, situasi saat itu terkendali sehingga saya dapat menunaikan nazar saya untuk melaksanakan ibadah umrah,” urainya.

Mirwan menyebut, sudah kembali ke Tanah Air pada Sabtu (6/12/2025) kemarin dan mengaku akan langsung melakukan koordinasi lanjutan terkait penanganan bencana di Aceh Selatan.

“Saya akan segera kembali ke Tanah Air pada 6 Desember 2025, dan Insya’Allah pada hari Minggu sudah tiba kembali di Aceh. Pemerintah daerah terus bekerja untuk memastikan penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan lancar,” tutupnya.


Hendra Susanto

Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *