Persik Kediri Siap Ganti Pelatih, Marcos Reina Jadi Kandidat Kuat
Kursi pelatih Persik Kediri kini kosong setelah juru taktik asal Malaysia, Ong Kim Swee dipecat pada Kamis (27/11/2025). Saat ini, klub berjuluk Macan Putih sedang mencari pengganti yang tepat untuk memimpin tim dalam kompetisi Super League 2025-2026. Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Marcos Reina, seorang pelatih asal Spanyol.
Rumor kuat mengarah ke Marcos Reina sebagai calon pelatih baru Persik Kediri. Tanda-tanda kuat terlihat dari aksi follow Instagram yang dilakukan oleh bos klub, Arthur Irawan, dan juga asisten pelatih Johan Prasetyo. Keduanya tampaknya sudah memfollow akun Marcos Reina, menunjukkan minat besar terhadap sosok pelatih muda tersebut.
Selain itu, Marcos Reina juga dikabarkan hadir di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, menyaksikan pertandingan Persik Kediri melawan Semen Padang, yang berakhir dengan kemenangan 2-1 atas lawannya. Gol dari Jose Enrique (16′) dan Ezra Walian (34′) menjadi penentu kemenangan tim tuan rumah.
Akun Instagram @infokediri juga memberikan informasi bahwa Marcos Reina terlihat hadir saat laga tersebut berlangsung. Selain itu, ia juga telah difollow oleh Arthur Irawan dan Johan Prasetyo. Dalam tulisan akun tersebut, disampaikan harapan agar tidak ada halangan dalam proses perekrutan Marcos Reina.
Marcos Reina Pernah Diincar PSIM Yogyakarta
Sebelumnya, Marcos Reina juga santer dikaitkan dengan PSIM Yogyakarta awal musim 2025-2026. Pihak klub sempat menjalin komunikasi dengan pelatih asal Spanyol tersebut. Namun, hingga akhirnya, PSIM Yogyakarta resmi menunjuk pelatih asal Belanda, Jean Paul van Gastel, pada 17 Juni 2025 lalu.
Menurut manajer PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna, Marcos Reina sempat menjadi salah satu kandidat utama. Meski begitu, hingga saat ini belum ada kesepakatan apapun antara PSIM dan Marcos Reina. “Ada komunikasi, tapi enggak ngomong sudah deal,” ujar Razzi Taruna.
Marcos Reina dibidik karena usianya yang masih muda dan lisensinya AFC Pro. Namun, hingga saat ini, pihak PSIM belum menemukan solusi yang pas, sehingga mereka memilih Jean Paul van Gastel sebagai pelatih baru.
Profil Singkat Marcos Reina
Marcos Reina lahir di Sant Cugat del Valles, Spanyol, pada 11 Februari 1985. Saat ini, ia berusia 40 tahun. Sebelumnya, ia menjadi pelatih kepala FC Rànger’s, klub divisi utama Andorra. Setelah meninggalkan FC Rànger’s pada 30 Juni 2025, ia menjadi pengangguran hingga saat ini.
Karier Marcos Reina dimulai sebagai pelatih tim junior Sant Cugat Esp pada 1 Januari 2009. Setelah itu, ia mulai bekerja sebagai asisten pelatih di beberapa klub ternama seperti UNAM Pumas, Lobos BUAP, Mazatlán FC, Oakland Roots, Phoenix Rising, dan FC Andorra.
Pada 20 Agustus 2024, Marcos Reina naik jabatan menjadi pelatih kepala FC Rànger’s. Bersama klub tersebut, ia mencatatkan 29 pertandingan dengan raihan 14 kemenangan, 9 seri, dan 6 kekalahan.
Dari segi prestasi, Marcos Reina berhasil meraih gelar USL Cup Champion musim 2022-2023 bersama Phoenix Rising FC, klub divisi dua Amerika Serikat.
Jika resmi bergabung dengan Persik Kediri, Marcos Reina akan menjadi pelatih termuda di Super League 2025-2026. Saat ini, label pelatih termuda disandang oleh Carlos Pena (42 tahun), pelatih Spanyol yang menukangi Persita Tangerang.
Biodata Marcos Reina
- Nama lengkap: Marcos Reina Torres
- Tanggal lahir: 11 Februari 1985 (40 tahun)
- Tempat kelahiran: Sant Cugat del Vallès, Spanyol
- Kewarganegaraan: Spanyol
- Periode rerata sebagai pelatih: 0,86 Tahun
Jejak Karier Marcos Reina
- FC Ranger’s – Pelatih Kepala (20 Agustus 2024 – 30 Juni 2025)
- FC Andorra – Asisten Pelatih dari Ferran Costa (31 Maret 2024 – 30 Juni 2024)
- Phoenix Rising – Asisten Pelatih dari Juan Guerra (22 Agustus 2022 – 8 Januari 2024)
- Oakland Roots – Asisten Pelatih dari Juan Guerra (31 Januari 2022 – 18 Agustus 2022)
- Mazatlán FC – Asisten Pelatih dari Francisco Palencia (1 Juli 2020 – 4 Oktober 2020)
- Lobos BUAP – Asisten Pelatih dari Francisco Palencia (1 Juli 2018 – 6 Juni 2019)
- UNAM Pumas – Asisten Pelatih dari Francisco Palencia (30 Mei 2016 – 22 Agustus 2017)
- Sant Cugat Esp – Pelatih tim Junior (1 Jan 2009 – 29 Mei 2016)
Daftar 18 Pelatih Super League 2025-2026
- Persib Bandung (Bojan Hodak/54 Tahun/Kroasia)
- Persija Jakarta (Mauricio Souza/51 Tahun/Brasil)
- Dewa United Banten FC (Jan Olde Riekerink/62 Tahun/Belanda)
- PSM Makassar (Tomas Trucha/54 Tahun/Republik Ceko)
- PSIM Yogyakarta (Jean-paul van Gastel/53 Tahun/Belanda)
- Persebaya Surabaya (Uston Nawawi/Caretaker/48 Tahun/Indonesia)
- Bhayangkara Presisi Lampung FC (Paul Munster/43 Tahun/Swedia)
- Borneo FC Samarinda (Fabio Lefundes/53 Tahun/Brasil)
- Malut United FC (Hendri Susilo/59 Tahun/Indonesia)
- Bali United FC (Johnny Jansen/50 Tahun/Belanda)
- Persik Kediri (Johan Prasetya/Asisten Pelatih/43 Tahun/Indonesia)
- Persita Tangerang (Carlos Pena/42 Tahun/Spanyol)
- Persis Solo (Peter de Roo/55 Tahun/Belanda)
- Persijap Jepara (Danang Suryadi/Pelatih Interim/Indonesia)
- Arema FC (Marquinhos Santos (46 Tahun/Brasil)
- Madura United FC (Carlos Parreira/44 Tahun/Brasil)
- Semen Padang FC (Dejan Antonic/56 Tahun/Serbia)
- PSBS Biak (Divaldo Alves/47 Tahun/Portugal)










