My WordPress Blog

Penipuan Kerja Merajalela di Batam, Korban Kehilangan Jutaan Rupiah

Penipuan Lowongan Kerja di Batam Menggemparkan Masyarakat

Kota Batam kini menjadi pusat penipuan lowongan kerja yang semakin marak. Situasi ini terjadi di tengah kesulitan masyarakat dalam mencari pekerjaan, sehingga banyak orang yang mudah tertarik dengan tawaran pekerjaan yang terlihat menjanjikan. Para pelaku penipuan, yang mengaku sebagai orang dalam (ordal), sering kali menggunakan nama-nama perusahaan besar di Kawasan Industri Batamindo Mukakuning untuk melancarkan aksinya, terutama untuk posisi operator.

Laporan terbaru datang dari akun Instagram @lowongankerjabatamupdatereal, yang sekitar empat hari lalu mengungkap empat korban penipuan lowongan kerja dengan modus mencatut nama PT EX Batam. Pelaku menawarkan korban untuk “dimasukkan” ke perusahaan tersebut dengan meminta uang sebesar Rp4 juta. “Kami diminta bayar lunas, biar langsung medical tanpa tes. Tapi setelah bayar, orangnya menghilang,” ujar salah satu korban.

Banyak Netizen Berbagi Pengalaman Serupa

Postingan tersebut mendapatkan banyak tanggapan dari netizen yang mengalami nasib serupa. Seorang netizen bernama Pina berbagi cerita, “Marak bgt penipuan begini. Kemarin juga hampir kena permainan ya gini, dijanjiin ini itu, ditunda-tunda trs. Tapi untung selamat, semua uangku dibalikin walaupun lama, emosi, dan cape bgt nagihnya,” kata Pina.

Netizen lainnya, @_virkk, juga mengungkapkan bahwa dirinya juga menjadi korban hingga kini tidak ada kabar dari pelaku. Bahkan nomor teleponnya justru diblokir. “Banyak betul ya tabungan ke nerakanya si bodat juni sianri ini,” tulisnya.

Tidak Hanya PT EX Batam, PT SIIX dan PT Epson Juga Dicatut

Selain PT EX Batam, pelaku penipuan juga mencatut nama PT SIIX Batam, perusahaan yang juga terletak di Kawasan Industri Batamindo. Seorang netizen @_vira**k mengaku tertipu Rp300 ribu oleh orang tidak dikenal yang menjanjikan bisa memasukkannya ke PT SIIX. “Masih mending kenal orgnya. Ini aku ketipu ama org yg gak ku kenal dengan uang 300 rb katanya bakal dimasukkan ke PT SIIX,” ungkapnya.

“Sama kak, nama penerima bank, umar dani bukan?” sambut akun @yul.iyan13. “Iya kk, btul kali, kk kenak brapa?” tanya @_virak. “Aku juga ditipu ditawarin masuk PT Epson, udah kebayar 1,9 juta. Ini kayaknya sama kasusnya dgn aku,” ungkap akun @fitria_u**6 sambil menunjukkan bukti transfer ke BRI 027001066780502 atas nama Lezia Maharani pada 11 Oktober 2025.

Korban Transfer Uang ke Umar Dani

Akun TikTok @haloy**i13 juga mengungkapkan kasus penipuan lowongan kerja yang sama. Awalnya ia mendapat chat dari akun TikTok @ethannegara yang menawarkan kerja di PT SIIX Batam. Untuk terlihat meyakinkan, pelaku meminta Yuli mengirim surat lamaran kerja via pos.

Setelah itu, pelaku meminta Rp160 ribu untuk biaya medical check up, lalu meminta tambahan Rp1 juta sebagai tanda jadi yang dijanjikan akan dikembalikan jika gagal masuk kerja. Transfer itu dilakukan Yuli ke nomor BRI 354101063297534 atas nama Umar Dani pada tanggal 8 November 2025 pukul 09.59.48 sebesar Rp160.000. Transfer kedua dilakukan pada hari yang sama, pukul 10.13.34 sebesar Rp1 juta.

“Pokoknya meyakinkan kali, eh,,, setelah itu pelaku menghilang sampai sekarang,” ungkapnya. Begitu sadar telah menjadi korban penipuan, Yuli pun menangis sejadi-jadinya. “Niat cari kerja, malah dikerjain,” katanya kesal.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *