My WordPress Blog
Bisnis  

United Tractors (UNTR) Percepat Transisi Energi dengan PLTM Besai Kemu

Perkembangan PLTM Besai Kemu dan Komitmen United Tractors dalam Transisi Energi

PT United Tractors Tbk. (UNTR) melalui anak perusahaan di sektor energi, PT Energia Prima Nusantara (EPN), terus mempercepat agenda transisi energi pada 2025 dengan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Besai Kemu di Way Kanan, Lampung. Proyek yang memiliki kapasitas 2×3,5 MW ini dikelola oleh PT Uway Energi Perdana (UEP) dan diproyeksikan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja produksinya pada tahun depan.

Presiden Direktur UEP Asep Iwan Gunawan menyampaikan bahwa PLTM Besai Kemu menutup 2025 dengan performa yang melampaui proyeksi. Produksi listrik tahun ini diperkirakan mencapai 44,5 GWh, dengan target bisa menyentuh 45 GWh jika kondisi aliran air tetap stabil hingga akhir Desember.

“Tahun ini kami optimistis bisa menutup di kisaran 44–45 GWh. Cuaca bagus, debit air stabil, dan ada perbaikan sistem trash rack mekanis yang baru kami commissioning bulan lalu, sehingga downtime makin kecil,” ujar Asep saat di temui di PLTM Besai Kemu, Kamis (20/11/2025).

UEP sebelumnya menjanjikan pasokan tahunan sebesar 39 GWh kepada PLN. Realisasi yang melampaui target membuat perusahaan kian percaya diri menjaga konsistensi operasional pembangkit yang resmi beroperasi komersial sejak Januari 2024 itu.

Peningkatan efisiensi juga didukung pemasangan trash rack mekanis untuk mengangkat sampah di intake secara otomatis. Perubahan dari sistem manual ini dinilai signifikan dalam mengurangi hambatan aliran air dan menekan potensi henti operasi.

“Dulu semua manual, operator harus turun ke bawah, dan itu juga concern dari sisi keselamatan. Kini mekanisasi mempercepat proses dan meminimalkan stop unit,” tambah Asep.

Untuk 2026, UEP menargetkan produksi tetap berada di rentang 44–45 GWh, dengan mempertimbangkan kondisi hidrologi dan proyeksi cuaca dari BMKG.

“Tahun depan kami akan banyak melihat outlook cuaca. Kalau tetap agak basah seperti sekarang, kami bisa mempertahankan level ini. Tapi kalau lebih kering, kami harus berhitung agar tidak kena penalti capacity factor,” tambah Asep.

Asep juga menegaskan kapasitas pembangkit tidak dapat ditambah karena terikat perjanjian jual beli listrik (PPA) dengan PLN yang menetapkan batas operasi pada 7 MW net. Penambahan kapasitas hanya bisa dilakukan melalui skema tender baru, yang untuk saat ini belum menjadi fokus UEP.

Komitmen Hijau United Tractors (UNTR)

Sementara itu, Direktur EPN Boy Gemino Kalauserang menegaskan bahwa Besai Kemu merupakan bagian dari strategi besar United Tractors untuk memperluas portofolio energi bersih. EPN, sebagai pilar energi UNTR, memegang peran sentral dalam pengembangan proyek-proyek terbarukan.

“Hydro adalah energi bersih yang dapat diperbarui. Ini sejalan dengan arahan Grup Astra untuk berkontribusi pada transisi dari energi fosil menuju energi hijau,” ujar Boy.

PLTM Besai Kemu berdiri di lahan 52 hektare dan terkoneksi ke jaringan PLN melalui express feeder 13 km bertegangan 20 kV. Pembangkit run-of-river tersebut rata-rata menyuplai 33,4 GWh per tahun ke jaringan Lampung dan Sumatra.

Boy menambahkan bahwa keberadaan PLTM Besai Kemu juga terikat kontrak jual beli tenaga listrik (PPA) dengan PLN selama 20 tahun. Karena itu, EPN memastikan keberadaan pembangkit tidak hanya menyuplai energi bersih bagi Lampung dan Sumatra, tetapi juga memberikan manfaat sosial jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

“Karena kontrak kami dengan PLN berlangsung 20 tahun, tugas kami bukan hanya mengaliri energi, tapi memastikan keberadaan kami harmonis dengan lingkungan sekitar dan memberi manfaat yang nyata,” ujarnya.

Boy menjelaskan bahwa area proyek PLTM Besai Kemu mencakup 52 hektare, namun tidak seluruhnya digunakan untuk fasilitas pembangkit. Sebagian lahan yang belum terutilisasi inilah yang kemudian dikerjasamakan dengan BUMDes untuk pengembangan ekonomi lokal melalui budidaya pertanian dan perkebunan, termasuk ikan nila, kopi, jagung, dan padi. Program ini dirancang untuk meningkatkan aktivitas ekonomi desa sekaligus memaksimalkan pemanfaatan aset lahan yang ada.

Ke depan, EPN juga tengah menyiapkan konsep circular economy, di mana hasil budidaya masyarakat dapat menjadi suplai kebutuhan operasional pembangkit—misalnya bahan konsumsi pekerja onsite. Produk-produk tersebut nantinya diharapkan dapat dipasarkan tidak hanya di Ring 1 dan Ring 2, tetapi juga di wilayah yang lebih luas di luar Kecamatan Banjit.

“Itu yang kami maknai dengan mengalirkan energi dan menumbuhkan kehidupan. Bukan hanya elektrifikasi Lampung, tapi memastikan masyarakat sekitar ikut tumbuh bersama kami,” tegas Boy.

PT Energia Prima Nusantara (EPN) merupakan perusahaan energi terbarukan di bawah Grup United Tractors yang berfokus pada pengembangan teknologi energi hijau, mulai dari PLTS atap, PLTM, PLTP, hingga PLTSa. EPN berkomitmen mendukung pengurangan emisi karbon melalui pengembangan pembangkit baru dan solusi energi rendah karbon.

Sejak 2018 hingga Juni 2024, EPN telah memasang 17,3 MWp PLTS atap, dengan tambahan 3,7 MWp dalam proses instalasi dan 12,55 MWp dalam tahap perizinan PLN. Untuk proyek PLTS atap di Astra Daihatsu Motor dan sejumlah perusahaan Astra lainnya, EPN menggandeng PLN Icon Plus.

EPN juga mengembangkan sistem offgrid microgrid hybrid berbasis solar PV–BESS untuk mengurangi konsumsi diesel. Proyek yang berjalan antara lain:
* PAMA BAYA (336 kWp + 60 kWh BESS),
* PAMA MTBU (615 kWp + 200 kWh BESS),
* KPP INDEXIM (369 kWp + 200 kWh BESS).

Total kapasitas mencapai 1,3 MWp dan 460 kWh BESS, dengan perluasan berikutnya di PAMA Teluk Timbau dan PAMA BRCB.

Di sektor pembangkit listrik IPP, EPN mengelola PLTM berkapasitas total 24,4 MW yang telah beroperasi serta 25,4 MW yang sedang dibangun, termasuk plafon PLTP Rantau Dedap sebesar 91,2 MW. Perusahaan juga tengah dalam tahap negosiasi PPA untuk PLTSa Legok Nangka 40 MW.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *